Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

3 Tips Thrifting Pakaian supaya Nggak Kena Tipu

Rahadian oleh Rahadian
17 April 2022
A A
3 Tips Thrifting Pakaian supaya Nggak Kena Tipu

3 Tips Thrifting Pakaian supaya Nggak Kena Tipu (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum mulai berburu, sebaiknya ketahui tiga tips thrifting berikut ini

Sejak lama, saya sebenarnya ingin thrifting pakaian. Namun, karena belum berpengalaman membeli pakaian bekas, maka saya menunda membelinya. Apalagi jual beli barang bekas itu, termasuk pakaian bekas, pastinya nggak bisa dipisahkan dari ulah pedagang licik. Saya khawatir malah akan mendapatkan pakaian di luar ekspektasi.

Kebetulan, saya punya teman yang punya usaha sablon dan konfeksi atau menjahit pakaian. Beberapa waktu lalu, saya mampir ke rumahnya. Ia sudah menjalankan usaha tersebut sejak ia lulus SMA. Selain untuk bersilaturahmi karena kami sudah lama tak bertemu, saya pun menyempatkan bertanya bagaimana sih caranya agar mendapatkan pakaian bekas yang bagus. Dari hasil obrolan saya dengannya, saya mencatat ada tiga tips penting agar mendapatkan pakaian bagus saat thrifting.

Berikut tiga tips thrifting tersebut.

#1 Sentuh seluruh bagian kain pakaian

Yang namanya pakaian bekas, nggak tertutup kemungkinan ada cacatnya. Misalnya, bolong karena terkena rokok atau sobek karena benda tajam. Jadi, sebelum membeli pakaian bekas, baik atasan atau bawahan, sentuh seluruh bagian kain, baik pada bagian dalam atau bagian luar. Perhatikan kedua bagian ini dengan seksama. Hal ini bertujuan untuk mengecek apakah ada sobek atau lubang pada pakaian.

Display baju (Pixabay.com)

#2 Periksa setiap sambungan pada kain

Kata teman saya, sebagian pakaian yang diterima oleh pedagang pakaian bekas dalam kondisi sobek pada bagian sambungannya. Nah, pada bagian sambungan yang sobek, kadang diakali dengan jahitan tambalan. Tentunya, pelaku hal ini ya pedagang licik.

Jahitan ini sebenarnya bukan untuk memperbaiki sambungan yang sobek. Melainkan untuk mengecoh pembeli agar pakaian terkesan bagus. Jahitan tambalan ini akan terlepas setelah beberapa hari pemakaian. Makanya seperti yang saya katakan di awal, jual-beli barang bekas itu nggak bisa terlepas dari pedagang licik.

Tumpukan jins (Pixabay.com)

Teman kuliah saya pernah membeli celana panjang hitam di salah satu tempat thrifting. Ia tertarik membelinya karena harganya murah dan warnanya masih tampak tajam. Hanya saja, ada sobek pada beberapa saku. Setelah beberapa hari, sambungan bagian tengah belakang celananya sobek. Menurut penjelasan teman saya, celana itu menggunakan jahitan tambalan.

Baca Juga:

3 Hal yang Wajib Diganti Saat Beli Mobil Bekas agar Tidak Menyesal Kemudian 

Alasan Saya Bertahan dengan Mesin Cuci 2 Tabung di Tengah Gempuran Mesin Cuci yang Lebih Modern 

Untuk mengecek apakah terdapat jahitan tambalan pada sambungan, baik pada atasan atau bawahan, lakukan cara berikut. Pertama, berdirikan pakaian. Kedua, gunakan tangan kiri untuk memegang. Sedangkan tangan kanan digunakan untuk menarik pakaian perlahan-lahan. Lalu, lakukan sebaliknya. Bila terdapat sobek pada sambungan, maka kita sebaiknya tak membelinya. Menurut saya sih, ini tips thrifting yang wajib banget dilakuin.

Celana jins (Pixabay.com)

#3 Kenali karakteristik kain

Ulah pedagang licik pakaian bekas lainnya yaitu tak jujur soal jenis kain. Teman dari teman saya yang pengusaha konfeksi itu pernah membeli set pakaian piyama di salah satu tempat thrifting. Menurut sang penjual, kain piyama ini terbuat dari bahan katun sehingga adem saat dikenakan. Bahan katun itu memang punya permukaan yang adem.

Namun, setelah teman saya yang pengusaha konfeksi itu memeriksanya, ternyata kain piyama ini menggunakan kain polyester. Kain polyester itu punya permukaan lebih gerah. Jadi, dari titik ini, kalo mau thrifting pakaian, jangan terlalu percaya dengan penjelasan penjual. Sebaiknya membekali diri dengan pengetahuan karakteristik kain. Jangan sampai kena tipu seperti apa yang dialami oleh teman dari teman saya yang pengusaha konfeksi itu.

Setelah mendapatkan penjelasan dan tips thrifting dari teman saya itu, saya berencana thrifting pakaian di beberapa tempat. itulah, tiga tips thrifting pakaian supaya nggak kena tipu. Nah, gimana? Semoga tips yang saya utarakan bermanfaat bagi yang akan thrifting pakaian. Selamat berburu!

Penulis: Rahadian
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Panduan Thrifting bagi Pemula

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 April 2022 oleh

Tags: bekaspakaianthriftingTips
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

3 Tips Makan di Restoran All You Can Eat biar Nggak Rugi Terminal Mojok

3 Tips Makan di Restoran All You Can Eat biar Nggak Rugi

2 Februari 2022
Menghasilkan Uang Kekinian ala Kreator_ Content Creator Juga Bisa Sejahtera terminal mojok.co

Menghasilkan Uang Kekinian ala Kreator: Content Creator Juga Bisa Sejahtera

29 Juni 2021
Tips Membuat Tempe Mendoan Enak terminal mojok

Tips Membuat Tempe Mendoan Enak

26 Oktober 2021
4 Tips Membeli Android Second biar Nggak Kena Tipu

4 Tips Membeli Android Second biar Nggak Kena Tipu

26 Maret 2022
4 Tips Punya Kolam Koi Meski Belum Punya Rumah Sendiri terminal mojok (1)

4 Tips Punya Kolam Koi Meski Belum Punya Rumah Sendiri

4 November 2021
Saya Kelar Mengerjakan Tesis dalam 4 Bulan, dan Ini Cara Saya

Saya Kelar Mengerjakan Tesis dalam 4 Bulan, dan Ini Cara Saya

21 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.