Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

3 Tipe Driver Ojol yang Red Flag Banget di Mata Sesama Driver Ojol

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
1 Mei 2025
A A
Menjadi Driver Ojol Adalah Jalan Ninjaku Hadapi Susahnya Cari Pekerjaan demi Wujudkan Mimpi

Menjadi Driver Ojol Adalah Jalan Ninjaku Hadapi Susahnya Cari Pekerjaan demi Wujudkan Mimpi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya telah bekerja sebagai driver ojol selama hampir satu dekade di jalanan Bandung Raya. baik ngojol fokus, maupun sekadar sampingan mencari tambahan lain. Di usia kerja yang hampir satu dekade itu, selain mengenal seluk beluk jalanan di Bandung Raya, saya pun mengetahui berbagai celah kecurangan yang sering dilakukan sesama driver ojol yang pastinya merugikan pengguna jasa maupun sesama driver.

Berikut ini adalah tingkah laku driver ojek online yang red flag di mata driver lain yang merugikan sesama driver ojol dan pengguna jasa ojol:

Driver ojol yang memakai fake GPS dan aplikasi tuyul

Tingkah laku driver ojol pertama yang red flag di mata driver lain adalah oknum driver yang menggunakan aplikasi tambahan fake GPS dan aplikasi tuyul.

Aplikasi tambahan fake GPS biasanya digunakan driver ojol untuk mengelabui sistem aplikasi dalam menentukan lokasi mereka. Misalnya, seorang oknum driver yang berada di Buahbatu dapat mengatur lokasinya seolah-olah berada di Trans Studio Mall Bandung, tempat banyaknya orderan masuk. Dengan begitu peluang mendapatkan pesanan di lokasi tersebut meningkat, meskipun si driver sebenarnya tidak berada di titik sana. Praktik seperti ini merugikan driver lain yang jujur menunggu di lokasi yang asli nongkrong di sana.

Sedangkan istilah “tuyul” dalam dunia perojolan merujuk kepada aplikasi tambahan yang digunakan untuk membuat orderan fiktif. Aplikasi tuyul bekerja secara otomatis, seolah-olah seorang pengemudi ojol sedang menjemput dan mengantarkan penumpang sesuai dengan titik pesanan. Dengan aplikasi ini juga, oknum pengemudi ojol bisa mengumpulkan uang banyak tanpa harus berkendara capek-capek di jalan.

Keuntungan yang didapat oknum ojol dari menggunakan aplikasi tuyul ini yaitu berasal dari jumlah poin yang dikumpulkan. Dalam sehari, oknum ojol dengan aplikasi tuyul ini bisa mengumpulkan banyak poin dan berbagai bonus. Sementara pengemudi ojol lain yang jujur, harus bekerja keras dengan panas-panasan dan kehujanan untuk mengumpulkan poin demi memperoleh bonus tambahan dari aplikator.

Driver ojol yang merebut penumpang dari driver lain

Pengalaman saya yang hampir satu dekade ngaspal di jalanan membuat saya paham bahwa persaingan di dunia ojol kini jauh lebih ketat dibandingkan masa awal kemunculannya. Dulu, promo ongkos melimpah karena pihak aplikator sering bakar uang dan jumlah penumpang sebanding dengan driver, menciptakan kompetisi yang sehat.

Namun zaman kiwari, kini jumlah driver ojol semakin melonjak karena minimnya pembatasan pendaftaran, sementara jumlah penumpang jauh menurun. Akibatnya, persaingan dunia ojol menjadi tidak sehat, bahkan memicu praktik saling merebut penumpang yang dapat menyebabkan pertengkaran.

Baca Juga:

4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain

4 Sikap Green Flag Driver Ojol yang Bikin Penumpang Nyaman

Saya pernah merasakan perihnya akan direbut penumpang oleh driver lain. Saat orderan nyantol di notifikasi HP, saya pun senang dan siap bergegas menjemput penumpang. Ketika akan menjemput penumpang, tiba-tiba ada driver lain yang memaksa penumpang yang nyantol di notifikasi HP saya. Kenapa? Supaya membatalkan pesanannya dan beralih kepada mereka. Beruntung, saya berhasil mencegahnya, meski hampir berujung keributan. Pengalaman ini bukan hanya dialami saya, tetapi juga banyak driver lain akibat sulitnya mendapatkan orderan.

Meminta atau memaksa penumpang untuk mengasih tip

Yang terakhir, driver ojol yang red flag di mata driver lain adalah yang meminta tip kepada penumpang. Bahkan, ada sampai maksa minta tip lebih kepada penumpang.

Di berbagai media sosial sudah beberapa kali viral kelakuan oknum driver yang meminta tip kepada penumpang dengan cara halus bahkan sangat memaksa. Beberapa hari kemarin di timeline “X” diramaikan kejadian driver ojol yang mengantarkan pesanan makanan seharga 700 ribu, dia mengeluh hanya diucapkan terima kasih saja dan berharap dikasih tip. Karena tidak dikasih tip, ia mempostingnya di grup ojol dengan emot tertawa.

Postingan itu bukannya mendapat atensi yang positif, justru dapat reaksi negatif dari pengguna jasa ojol maupun sesama driver. Karena kejadian itu, ada yang berceloteh:

“Bayangin kalian order makanan online, udah bayar harga sesuai dan ongkir sesuai yg tertera di aplikasi, udah sopan mengucapkan terima kasih, tapi masih dighibahin di grup khusus ojol?”

Bahkan, sesama driver ojol pun marah akan kelakuan si oknum driver tadi. Karena kejadian kemarin, dampaknya bisa merusak nama baik profesi ojol. Pengguna jasa ojol pun bisa malas menggunakan aplikasi ojol lagi.

Saran saya sebagai driver ojol kepada driver lain, berikan pelayanan terbaik tanpa perlu meminta tip kepada penumpang. Setelah memberikan pelayanan terbaik dan penumpang/customer merasa puas, bisa jadi dapat tip.

Di atas adalah beberapa tipe driver ojol yang red flag di mata sesama driver ojol. Artikel ini tidak ada maksud memecah belah sesama driver yang sama-sama berjuang di kerasnya jalanan. Tapi, sebagai sesama driver kita harus bersaing secara sehat dan memberikan pelayanan prima kepada penumpang/pengguna jasa ojol supaya mendapatkan bintang lima dan mendapatkan tip tanpa perlu meminta-minta.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Jenis Penumpang Ojol Red Flag di Mata Driver, Bikin Istigfar Sepanjang Jalan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Mei 2025 oleh

Tags: driver ojolred flagtip ojol
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

driver ojol

Komunikasi Antara Driver Ojol dan Penumpang: Soal Titik Penjemputan Baiknya Saling Memahami Saja

30 Agustus 2019
5 Menu Red Flag Starbucks. Jangan Dipesan kalau Nggak Mau Kecewa

5 Menu Red Flag Starbucks. Jangan Dipesan kalau Nggak Mau Kecewa

9 Agustus 2023
Naik Angkot di Depok Hanya untuk Mereka yang Punya Nyali, Armada Bobrok dan Sopir Ugal-ugalan Mojok.co sopir angkot

5 Ulah Sopir Angkot yang Bikin Kesal Penumpang, Salah Satunya Hobi Ugal-ugalan

20 Agustus 2024
Rasanya Naik Ojol di Bandung, Jogja, Jakarta dan Malang

Rasanya Naik Ojol di Bandung, Jogja, Jakarta dan Malang

21 Desember 2019
Driver Ojol Harusnya Punya Standar Skill Wajib terminal mojok.co

Nggak Cuma Customer, Driver Ojol Juga Bisa Ngasih Bintang Satu ke Penumpangnya!

13 Januari 2020
5 Rekomendasi Menu Warteg Populer buat Vegetarian Terminal Mojok

3 Makanan Red Flag dan Sebaiknya Dihindari di Warteg karena Nggak Dijaga Kebersihannya

3 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku karena Kita Suka yang Kasar dan Berisik, bukan yang Saleh kayak Zenix

15 Februari 2026
Al Waqiah, Surah Favorit Bikin Tenang Meski Kehilangan Uang (Unsplash)

Al Waqiah, Surah Favorit yang Membuat Saya Lebih Tenang Meski Kehilangan Uang

20 Februari 2026
5 Kasta Sirup Indomaret Paling Segar yang Cocok Disuguhkan Saat Lebaran Mojok.co rekomendasi sirup

Urutan Sirup dengan Gula Tertinggi hingga Terendah, Pahami agar Jangan Sampai Puasamu Banjir Gula!

15 Februari 2026
5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu Mojok.co

5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu

15 Februari 2026
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada Mojok.co

Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.