Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

3 Kelakuan Pedagang Makanan Keliling yang Meresahkan Pembeli

Erfransdo oleh Erfransdo
8 September 2024
A A
3 Kelakuan Pedagang Makanan Keliling yang Meresahkan Pembeli

3 Kelakuan Pedagang Makanan Keliling yang Meresahkan Pembeli (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Indonesia tidak pernah kehabisan tukang dagang. Tidak perlu pergi ke rumah makan atau warung terdekat untuk membeli makanan, biasanya di tiap daerah selalu ada saja pedagang makanan yang menjajakan dagangannya keliling menggunakan gerobak. Pedagang keliling ini biasanya pedagang bakso, mie ayam, roti bakar, hingga siomay.

Saya pribadi ketika di kosan selalu menunggu tukang bakso keliling yang kerap diserbu dagangannya oleh para penghuni kos. Kalau ada suara mangkuk yang dipukul sendok, sudah pasti itu adalah tukang bakso keliling yang dimaksud. Namun kadang suara itu juga mirip dengan pedagang mie ayam keliling karena memakai alat yang sama. Intinya setiap pedagang punya ciri khasnya masing-masing ketika berjualan keliling menggunakan gerobak.

Pedagang makanan keliling ini diserbu pembeli karena terkenal dengan harganya yang murah. Meski begitu, beberapa pedagang malah bikin resah pembeli dengan kelakuan sebagai berikut.

#1 Sering melewati pembeli seolah tak butuh uang

Jenis pedagang makanan keliling satu ini biasanya selalu diburu oleh pembeli karena dagangannya yang enak dan harga yang ramah di kantong. Biasanya mereka akan berjualan dengan cara membunyikan suatu alat entah itu piring, mangkuk, audio dalam speaker, atau bahkan secara manual menggunakan suara mulut.

Akan tetapi hal yang bikin pembeli resah adalah saat akan ditemui, si pedagang malah “selonong boy” saja seolah nggak butuh uang. Ini sering terjadi di beberapa daerah terutama kompleks perumahan atau kos-kosan. Intinya kalau nggak mau ditinggal lebih jauh, harus sigap dan cepat, deh. Kalau sudah jauh, mau nggak mau harus kejar sampai dapat sambil meneriaki si pedagang.

#2 Pedagang makanan keliling yang sudah membunyikan mangkuk, tapi ternyata dagangannya sudah habis

Tipe pedagang meresahkan kedua ini biasanya antara gabut atau memang sengaja ingin ngeprank para pembelinya. Saya beberapa kali kena prank pedagang makanan keliling yang iseng mencari pembeli padahal dagangannya sudah ludes alias habis. Sudah mengambil mangkuk dari dapur, eh, baru dibilang habis.

Hal ini kadang terjadi juga ketika kita terlalu percaya diri bahwa dagangannya masih ada sehingga tak masalah untuk menunggu sebentar. Sebab, ketika dilihat lewat jendela, ternyata masih ada beberapa pembeli yang mengerubungi si pedagang. Ketika sudah pada pulang dan giliran kita keluar rumah untuk membeli, dagangannya ternyata sudah habis diserbu pembeli sebelumnya. Kalau begitu, salah sendiri juga, sih.

#3 Tidak konsisten ketika berkeliling, PHP-in pembeli

Setiap pedagang makanan gerobakan biasanya selalu keliling di tempat-tempat tertentu karena sudah ada pelanggan tetapnya. Namun ada juga beberapa pedagang yang berkeliling secara random setiap harinya untuk mencari pembeli yang berbeda. Ketika di kosan, saya selalu menunggu tukang siomay keliling yang biasa jualan dengan cara membunyikan bambu khasnya.

Baca Juga:

Minta Resep Makanan ke Penjual biar Bisa Bikin Sendiri di Rumah dan Hemat, Situ Sehat?

Kisah Penjual Bakpao di Temanggung yang Tetap Merana meski Berganti Dagangan di Bulan Puasa

Satu sampai tiga hari beliau berdagang secara konsisten karena lewat kosan setelah ashar. Tapi keesokan harinya saya nggak mendapati pedagang siomay tersebut. Ada beberapa alasan, sih, sebenarnya. Bisa saja dagangannya sudah habis atau sedang nggak jualan saja. Namun saya pernah bertanya ke pedagang tersebut kenapa kemarin nggak lewat-lewat. Beliau mengatakan bahwa kemarin berkeliling di tempat lain sehingga nggak sempat lewat di depan kosan saya.

Itulah beberapa kelakuan para pedagang makanan gerobakan keliling yang kerap meresahkan para pembeli. Pokoknya, kalau kalian nggak mau kecewa, harus sigap dan buru-buru ketika pedagang favorit kita lewat depan rumah atau kosan daripada kena prank.

Penulis: Erfransdo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Pedagang Makanan Keliling yang Sering Wira-wiri di Depan Rumah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 September 2024 oleh

Tags: pedagang kelilingpedagang makanan
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

5 Pedagang Makanan Keliling yang Sering Wira-wiri di Depan Rumah Terminal Mojok

5 Pedagang Makanan Keliling yang Sering Wira-wiri di Depan Rumah

8 Oktober 2022
Minta Resep Makanan ke Penjual biar Bisa Bikin Sendiri di Rumah dan Hemat, Situ Sehat?

Minta Resep Makanan ke Penjual biar Bisa Bikin Sendiri di Rumah dan Hemat, Situ Sehat?

17 Mei 2024
Strategi Tukang Sayur Keliling agar Tidak Rugi

Strategi Tukang Sayur Keliling agar Tidak Rugi

30 Mei 2023
KPK penilapan duit bansos koruptor jaksa pinangki cinta laura pejabat boros buang-buang anggaran tersangka korupsi korupsi tidak bisa dibenarkan mojok

Pedagang Keliling dan Kenapa Kita Harus Membenci Para Koruptor

30 Juli 2021
Penjual Jipang Keliling di Surabaya Meski Kekurangan Tetap Ikhlas Berbagi Rezeki di Bulan Ramadan

Penjual Jipang Keliling di Surabaya: Meski Kekurangan, Berharap Bisa Bagi-bagi Sandal Jepit kepada Pedagang Keliling Lain di Bulan Ramadan

15 Maret 2024
5 Hal Menyebalkan dari Tukang Bakso Keliling

5 Hal Menyebalkan dari Tukang Bakso Keliling

16 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.