Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Hal yang Harus Dihindari Saat Berkunjung ke Flores

Alexandros Ngala Solo Wea oleh Alexandros Ngala Solo Wea
30 September 2023
A A
3 Hal yang Harus Dihindari Saat Berkunjung ke Flores

3 Hal yang Harus Dihindari Saat Berkunjung ke Flores (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pariwisata di Flores saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Jika dulu Flores dianggap sebagai daerah tertinggal, stigma tersebut perlahan mulai pudar seiring berjalannya waktu karena pariwisatanya mulai diperhitungkan. Wisatawan lokal dan mancanegara banyak yang datang ke sini. Tentu saja ini berdampak positif.

Akan tetapi, di sisi lain tentu ada dampak negatif yang ditimbulkan. Misalnya, perilaku wisatawan yang merugikan seperti melanggar lalu lintas hingga wisatawan yang enggan menghargai budaya masyarakat lokal. Hal ini tentu membuat masyarakat Flores geram.

Nah, kalau kalian kebetulan hendak berkunjung ke Flores, ada baiknya kalian membaca artikel ini sampai habis. Saya akan membagikan beberapa hal yang harus kalian hindari saat datang ke sini.

#1 Jangan memanggil orang dengan nama belakangnya di Flores

Orang-orang dari luar Flores biasanya memanggil nama seseorang dengan menyingkat namanya. Misalnya, nama saya Alexsandros dan kalian memanggil saya dengan panggilan Sandros saja. Nah, saat berkunjung ke Flores, usahakan kalian nggak memanggil orang seperti itu.

Jadi begini, nama-nama orang Flores kebanyakan cukup unik dan jadinya bakal aneh kalau kalian hanya memanggil namanya “sebagian”. Contohnya nama seorang teman saya adalah Caetanus. Jika kalian menyingkat namanya dengan memanggul Anus kan nggak enak kedengarannya, ya. Bukannya bikin akrab malah memancing keributan, kan. Makanya usahakan memanggil seseorang di Flores dengan nama lengkap biar nggak terjadi salah paham.

#2 Jangan memetik buah yang tumbuh di pinggiran jalan

Jika kalian berkunjung ke Flores, kalian mungkin akan menemukan banyak pohon buah-buahan yang tumbuh di pinggiran jalan seperti pohon jambu, mangga, jeruk, durian, dll. Meski pohonnya di pinggir jalan, tentu saja ada yang punya. Jadi, sebaiknya kalian nggak asal memetik buah-buahan tersebut.

Begini, konon kalau kalian memetik buah-buahan yang tumbuh di pinggir jalan, kalian bisa terkena ru’u (seperti mantra/magis). Ru’u dipercaya bisa mendatangkan penyakit seperti gatal-gatal, bisul, atau sakit telinga. Tujuan ru’u agar buah di pohon yang tumbuh di pinggir jalan tersebut nggak dicuri orang. Untuk sembuh dari penyakit akibat terkena ru’u, seseorang harus dibura (disembur pakai air sirih pinang) oleh si empunya ru’u.

Jadi, kalau kalian pengin makan buah, mending minta pada empunya pohon dengan baik-baik (menunggu hingga empunya pohon datang) atau beli aja lah di pasar terdekat daripada kena ru’u. Kenyang nggak, sakit iya.

Baca Juga:

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

#3 Dilarang berkendara ugal-ugalan

Jika kalian berkendara di Flores, kalian harus ekstra hati-hati karena di sini banyak hewan peliharaan warga lokal seperti sapi, kambing, anjing, ayam, domba, babi, dll., yang dibiarkan bebas berkeliaran di jalanan. Jika kalian menabrak hewan-hewan tersebut, saya jamin kalian dalam keadaan nggak baik-baik saja.

Hewan-hewan peliharaan tersebut merupakan salah satu sumber penghasilan utama banyak warga Flores. Selain bikin empunya hewan geram, kalian berisiko cedera atau dimintai ganti rugi yang jumlahnya bikin minta ampun dan nggak masuk akal. Jadi, kalau kalian berkendara di sini, sebaiknya berkendaralah dengan santai dan hati-hati. Lagi pula kalian kan bukan anak jalanan, ngapain juga ugal-ugalan dan kebut-kebutan?

Ketiga hal di atas sebaiknya dihindari agar liburan kalian di Flores nyaman dan menyenangkan. Jika berkunjung ke suatu daerah, perilaku seperti menjaga kebersihan, nggak berkata kasar, serta menghargai budaya setempat adalah etika dasar yang nggak perlu diajarkan, apalagi ditulis dalam artikel ini.

Jadi, kapan mau ke Flores?

Penulis: Alexandros Ngala Solo Wea
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Flores Nggak Perlu Diromantisasi, Nggak Bakalan Bisa!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 September 2023 oleh

Tags: Florespulau floreswisatawan
Alexandros Ngala Solo Wea

Alexandros Ngala Solo Wea

Laki-Laki asal Indonesia Timur (Flores). Menaruh perhatian pada isu-isu di Indonesia Bagian Tumur.

ArtikelTerkait

tukang masak

Pesta, Peran Penting Tukang Masak dan Kebaikan yang Kalian Peroleh

13 Juli 2019
Bogor Dibenci Wisatawan Bukan karena Pemerintahnya, tapi Ulah Masyarakatnya Sendiri

Bogor Dibenci Wisatawan Bukan karena Pemerintahnya, tapi Ulah Masyarakatnya Sendiri

13 Februari 2025
Menguak Alasan Warung Kopi di Flores Sering Sepi Pengunjung Terminal Mojok

Menerka Alasan Warung Kopi di Flores Sering Sepi Pengunjung

2 Maret 2021
Jangan Berwisata ke Pantai Pulau Merah Banyuwangi saat Libur Panjang, Cuma Bikin Kesal

Jangan Berwisata ke Pantai Pulau Merah Banyuwangi saat Libur Panjang, Cuma Bikin Kesal

31 Oktober 2023
3 Tips untuk Wisatawan Jogja biar Mudah Pahami Jalanan Jogja terminal mojok.co

4 Tips untuk Wisatawan Jogja biar Mudah Pahami Jalanan Jogja

22 November 2021
Malang Terasa Lebih Nyaman Saat Saya Masih Jadi Mahasiswa daripada Jadi Wisatawan

Malang Terasa Lebih Nyaman Saat Saya Masih Jadi Mahasiswa daripada Jadi Wisatawan

18 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

30 Januari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.