Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

3 Alasan Laundry Self Service Lebih Unggul daripada Laundry Kiloan

Karisma Nur Fitria oleh Karisma Nur Fitria
22 Agustus 2025
A A
5 Tipe Orang yang Sebaiknya Jangan Menggunakan Laundry Self Service Mojok.co

5 Tipe Orang yang Sebaiknya Jangan Menggunakan Laundry Self Service (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Anak kos seperti saya tidak bisa jauh-jauh dari jasa laundry. Apalagi yang di kosnya memang tidak disediakan mesin cuci. Cukup merepotkan sih jika harus mencuci sendiri terus. Dan belakangan ini, saya memilih laundry self service untuk membereskan tumpukan cucian yang menggunung, ketimbang laundry kiloan.

Dulunya, saya pakai jasa laundry kiloan. Selama ngekos di Jogja, saya sudah bolak-balik ganti langganan laundry kiloan. Alasannya beragam. Misalnya, gara-gara harganya mahal, cuciannya nggak bersih, disetrika tapi masih lecek, atau drama pakaian hilang. Akhirnya saya diberi saran oleh seorang kawan untuk mencoba laundry self service. Eh, dari yang awalnya coba-coba jadi keterusan. 

Laundry self service lebih murah ketimbang laundry kiloan 

Soal harga, laundry self service jauh lebih murah daripada laundry kiloan. Meski tidak setiap saat menggunakan jasa laundry, tapi penting buat memikirkan biayanya. Ini jadi alasan pertama kenapa laundry self service jadi pilihan andalan saya. 

Laundry kiloan biasanya pasang harga sekitar 5 ribu per kilo. Pengalaman saya, bahkan ada laundry yang menerapkan sistem minimal laundry 2 kg. Jadi, meski berat laundrynya cuma 1 kg bayarnya tetap 2 kg. Kalau begini lumayan juga, kan. 

Harga itu jauh berbeda dengan laundry self service. Laundry di tempat langganan saya, cuma 20 ribu per 8 kg. Ini nih yang jadi pertimbangan penting buat kaum mendang-mending seperti saya. Dengan harga segitu pakaian sudah bersih, wangi, dan bisa langsung dipakai nggak khawatir lagi tuh baju apek.

Coba bandingkan kalau harga laundry kiloan biasa 8 kg bisa sampai 40 ribu. Hampir separuh harga selisihnya. Belum lagi ada perbedaan harga jenis pakaian di laundry kiloan. Misalnya, sprei, selimut, handuk, harganya pasti jadi lebih mahal. Kalau di laundry self service, saya belum ketemu sama persoalan begitu.

Laundry self service lebih efisien 

Saya semakin sering menggunakan laundry self service karena lebih efisien. Laundry kiloan biasanya butuh waktu 2 sampai 3 hari baru selesai. Ini cukup lama sih. Kalau ada yang bilang “Laundry kiloan juga bisa express kok”. Masalahnya, harganya bisa jadi 2 kali lipat cuci biasa. Nggak cocok buat saya. 

Beda cerita kalau laundry self service. Setidaknya saya cuma butuh waktu 1 jam untuk menunggu cucian selesai. 20 menit buat mencuci dan 40 menit buat mengeringkan pakaian. Kalau ditanya bosan nggaknya ketika menunggu itu. Ya, pandai-pandai kita saja sih ngatur waktunya. 

Baca Juga:

Alasan Saya Bertahan dengan Mesin Cuci 2 Tabung di Tengah Gempuran Mesin Cuci yang Lebih Modern 

4 Dosa Pemilik Jasa Laundry yang Merugikan Banyak Pihak

Begini, di sela-sela menunggu itu saya biasanya sambil melakukan hal lain. Misalnya, bisa sambil ditinggal makan atau sambil ngerjain tugas semisal kepepet. Inilah yang menjadikan laundry self service itu lebih efisien. Saya jadi bisa mengerjakan beberapa hal sekaligus sambil menunggu cucian selesai. 

Tidak ada drama pakaian hilang

Alasan terakhir ini mungkin juga sering dialami pengguna laundry kiloan biasa. Apalagi kalau bukan drama pakaian hilang atau tertukar. Masalahnya, saya juga mengalaminya sendiri. 

Saya ingat betul bagaimana drama pakaian hilang atau tertukar ketika memakai jasa laundry kiloan. Waktu itu, saya belum mengenal laundry self service dan masih langganan laundry kiloan. Satu hari saya mengambil laundry tanpa mengecek kembali apakah itu benar pakaian saya. Sesampainya di kos, yang benar saja. Satu kantong laundry saya tertukar dengan milik orang lain. 

Saya masih memaklumi hal itu yang penting baju saya masih utuh kembali. Tetapi, setelah kejadian itu ternyata drama pakaian hilang terjadi. Begini, satu waktu saya membongkar pakaian laundry dan bolak-balik memastikan karena sepertinya ada yang hilang. Dan benar, ada 1 pakaian yang hilang. 

Memang harganya itu nggak seberapa, tapi ini soal lain. Saya coba menanyakan pakaian itu kepada pemilik jasa laundry tapi tidak mendapatkan solusi apa-apa. Bilangnya sih akan dikabari lagi. Tetapi, sampai sekarang nggak ada kabarnya tuh. Saya jadi kapok laundry kiloan kalau begini. 

Drama semacam ini nggak saya dapatkan ketika memilih self service. Saya jadi bisa memantau pakaian sendiri. Kalau lagi nggak di tempat, cucian saya juga nggak akan hilang karena ada penjaganya. Jadi nggak perlu takut ada drama pakaian yang hilang apalagi tertukar.

Laundry self service memang superior, apalagi jika kamu nggak pernah musingin baju nggak harus disetrika, atau malah hobi setrika baju. Lebih murah, lebih cepat, lebih efektif. Lalu, apa lagi yang jadi pertimbangan?

Penulis: Karisma Nur Fitria
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Tipe Orang yang Sebaiknya Jangan Menggunakan Laundry Self Service

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Agustus 2025 oleh

Tags: cuci baju efisiencuci selimut murahLaundrylaundry kiloanlaundry self service
Karisma Nur Fitria

Karisma Nur Fitria

Karisma Nur Fitria, dari menulis dia jadi suka jalan-jalan.

ArtikelTerkait

Laundry Adalah Kegiatan Rumah Tangga yang Paling Dihindari Ibu-ibu terminal mojok

Laundry Adalah Kegiatan Rumah Tangga yang Paling Dihindari Ibu-ibu

11 Mei 2021
tipe pelanggan laundry mojok

3 Tipe Pelanggan Laundry, dari Manusia Normal hingga Manusia Kurang Ajar

29 Oktober 2020
Siasat Mencuci Pakaian di Laundry Self Service agar Lebih Hemat dan Nggak Ribet Mojok.co

Siasat Mencuci Pakaian di Laundry Self Service agar Lebih Hemat dan Nggak Ribet

15 September 2024
Perbedaan Laundry Kiloan dan Laundry Self Service, Kamu Pilih yang Mana?

Perbedaan Laundry Kiloan dan Laundry Self Service, Kamu Pilih yang Mana?

2 November 2022
Jasa Laundry Kiloan Bikin Frustrasi: Saya Kehilangan Baju Bermerek hingga Dapat Pakaian Dalam Orang Lain Mojok.co

Jasa Laundry Kiloan Bikin Frustrasi: Saya Kehilangan Baju Bermerek hingga Dapat Pakaian Dalam Orang Lain

7 Juli 2025
cuci baju

Jangan Ejek Laki-laki yang Nyuci Baju dan Masak Sendiri

7 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali Mojok.co

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

29 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
PTC Surabaya dan PCM Surabaya, 2 Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

PTC dan PCM, Dua Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan
  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.