Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

3 Alasan Abang Zain Nggak Pernah Muncul Lagi dalam Serial Upin Ipin

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
11 Februari 2025
A A
3 Alasan Abang Zain Nggak Pernah Muncul Lagi dalam Serial Upin Ipin

3 Alasan Abang Zain Nggak Pernah Muncul Lagi dalam Serial Upin Ipin (Upin Ipin Fandom)

Share on FacebookShare on Twitter

Abang Zain sudah sukses jadi artis

Melihat penampilan Abang Zain dalam serial Upin Ipin yang eksentrik dan hobi memetik gitar, kita patut curiga bahwa dia punya ketertarikan di bidang seni. Saya menduga, sebenarnya ia bercita-cita menjadi artis. Namun sayang sekali dia belum menemukan jalan menuju ketenaran karena tinggal di kampung kecil.

Akan tetapi setelah lama tidak kelihatan di serial Upin Ipin, Abang Zain justru secara mengejutkan muncul di TV. Jejak kemunculan Abang Zain bisa ditelusuri dalam episode perpisahan Cikgu Jasmin. Opah yang sedang asik menonton sinetron di siang bolong tiba-tiba diusik oleh Upin Ipin yang mengadukan kepindahan Cikgu Jasmin. Di layar TV Opah, nampak sesosok pemuda yang penampilannya mirip sekali dengan Abang Zain. Namun, bahasa dan logat yang dipakai di sinetron itu justru khas Jakarta.

ADVERTISEMENT

Makanya saya menduga bahwa Abang Zain sudah sukses menjadi artis di perantauan. Akhirnya Abang Zain berhasil mengikuti passion-nya untuk bekerja di bidang seni. Bahkan dia sukses menjalin kerja sama mintas negara dengan Indonesia. Keren banget nggak tuh?

Cuma tokoh figuran yang kurang berarti

Lantaran hanya berperan sebagai tokoh figuran, peran Abang Zain dalam serial Upin Ipin memang nggak terlalu krusial. Keberadaannya hanya digunakan sebagai pemanis dan penyemarak suasana Kampung Durian Runtuh saja. Maka dari itu screen time dan dialognya juga sangat minim, apalagi pengaruhnya pada jalan cerita.

Keputusan menggantikan Abang Zain dengan Abang Iz tentu sangatlah mudah. Dalam serial Upin Ipin yang baru, Abang Iz punya peran yang cukup sentral. Jadilah posisi Abang Zain di Kedai Runcit harus dilepas demi Abang Iz. Sebab cara termudah agar Abang Iz tetap terlibat aktif di keseharian Kampung Durian Runtuh tanpa terlihat menganggur adalah dengan menempatkannya di Kedai Runcit.

Tidak bisa dimungkiri bahwa Abang Zain adalah tokoh yang menarik walaupun hanya berperan sebagai figuran. Dia sudah muncul sebagai tokoh abang-abangan teladan sejak Upin Ipin musim pertama, jauh sebelum Abang Iz muncul. Jika saja Abang Zain memiliki screen time dan dialog yang kebih banyak dalam serial Upin Ipin, saya yakin dia akan menjadi sosok pemuda idaman yang diunggulkan di Kampung Durian Runtuh.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi.

Baca Juga:

Upin Ipin Serial TV yang Tampak Aman untuk Anak-Anak, tapi Aslinya Bisa Merusak kalau Ditonton Tanpa Dampingan Orang Dewasa

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Februari 2025 oleh

Tags: abang zain upin ipinkedai runcitpilihan redaksiUpin dan Ipinupin-ipin
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

Honda ADV 160 Lebih Cocok untuk Jualan Kopi Starling ketimbang Touring!

Honda ADV 160 Lebih Cocok untuk Jualan Kopi Starling ketimbang Touring!

3 Juni 2023
Universitas Terbuka (UT): Kampus yang Nggak Ribet, tapi Berani Tampil Beda

Universitas Terbuka (UT): Kampus yang Nggak Ribet, tapi Berani Tampil Beda

26 Desember 2025
Episode Awal Layangan Putus Berasa Deja Vu The World of the Married terminal mojok

Episode Awal Layangan Putus: Berasa Deja Vu The World of the Married

30 November 2021
12 Tempat Wisata Klaten yang Seru untuk Liburan Lebaran

12 Hal yang Wajib Kalian Lakukan di Kabupaten Klaten Minimal Sekali Seumur Hidup. Gas buat Libur Lebaran!

6 April 2024
Tulungagung Dianggap Jadi "Pusat" Pesugihan di Jawa Timur, Kenapa?

Tulungagung Dianggap Jadi “Pusat” Pesugihan di Jawa Timur, Kenapa?

30 Januari 2024
7 Orang yang Sebaiknya Nggak Belanja di H&M Terminal Mojok

7 Orang yang Sebaiknya Nggak Belanja di H&M

11 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja malang

Deklarasi Wonogiri sebagai ibu kota mi ayam bakso harusnya menyadarkan Malang bahwa reputasi saja tidak selalu cukup

21 Juli 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jangan cintai Surabaya secara berlebihan, ia juga punya kekurangan yang patut dibicarakan

21 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera Mojok.co

Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera

19 Juli 2026
Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.