Sri Asih, Superhero Perempuan Pertama Indonesia Hadir di Jogja

sri asih mojok.co

Pevita Pearce,Jefri Nichol dan Fadly Faisal, pemain film Sri Asih saat ditemui di Yogyakarta, Minggu (11/09/2022).(yvesta ayu/mojok.co)

MOJOK.CO – Kalau Amerika Serikat punya Wonder Woman, Indonesia memiliki superhero perempuan yang tidak kalah tangguhnya. Adalah Sri Asih atau Alana, jagoan perempuan pertama yang tampil dalam cerita bergambar (cergam) Indonesia yang diciptakan oleh Bapak Komik Indonesia, RA Kosasih.

Sosok Sri Asih ini yang akhirnya ditampilkan dalam film terbaru Screenplay Bumilangit. Bakal tayang perdana pada 6 Oktober 2022 mendatang, tokoh Sri Asih diperankan artis Pevita Pearce. Sri Asih sebelumnya sempat muncul di film “Gundala” arahan Joko Anwar pada 2019 silam.

Tokoh ini dimunculkan sebagai penawar dahaga akan hadirnya tokoh jagoan perempuan Indonesia yang bisa dibanggakan. Sri Asih muncul pertama kali sekitar setengah abad yang lalu, tepatnya pada tahun 1953.

Jelang pemutaran perdananya Oktober nanti, para pemeran film Sri Asih hadir dalam program Meet and Greet di Jogja City Mall pada hari Minggu (11/9/2022) Pevita yang ditemui Mojok bersama dua peman lainnya, Jefri Nichol dan Fadly Faisal, mengungkapkan kebahagiaannya bisa memerankan Sri Asih. Berlatih keras untuk belajar tinju dan bela diri, dia sempat merasa terbebani memerankan tokoh superhero Indonesia.

“Sempat terbebani memerankan Sri Asih karena ini kan tokoh [jagoan] lama yang legendaris dari Indonesia, tapi senang sekali bisa terpilih memerankan sri asih,” paparnya.

Pevita mengakui, selama ini dia lebih banyak berperan dalam film-film drama romantis. Karenanya dalam film baru garapan sutradara Sartri Dania Sulfiati atau Upi tersebut, dia berupaya belajar banyak hal, termasuk belaja bela diri dari tim Iko Uwais.

Dia belajar bela diri selama satu tahun lebih sebelum proses syuting film. Karenanya selama proses film berlangsung selama tiga tahun, 90 persen adegan laga dilakukan sendiri oleh Pevita tanpa bantuan stuntwoman.

“Ini film pertama saya yang banyak koreo fight-nya. Saya disini dibantu Uwais Team. Seru, chalenging,” jelasnya.

Dalam film berdurasi 135 menit ini, sejumlah sineas film lain juga ikut andil. Sebut saja Christine Hakim sebagai Eyang Mariani serta Surya Saputra sebagai Prayogo Adinegara.

Selain itu ada Reza Rahadian sebagai Jatmiko, Randy Pangalila sebagai Mateo Adinegara, Jenny Zhang sebagai Sarita Hamzah, Dimas Anggara sebagai Kala, Revaldo sebagai Jagau. Faradina Mufti sebagai Renjana, Fadly Faisal sebagai Gilang dan Messi Gusti sebagai Alana kecil.

Sementara Jefri mengungkapkan, dia juga mendapatkan banyak pengalaman berharga selama bermain di film Sri Asih. Dedikasi semua pemain dan kru film yang luar biasa selama tiga tahun membuatnya selalu semangat untuk bermain sebaik mungkin di film tersebut.

“Aku juga salut dengan dedikasi para perempuan [melalui film] ini yang menjadi superhero dalam keseharian,” paparnya.

Film yang menceritakan tentang Alana, perempuan yang berpisah dari kedua orangtuanya saat letusan gunung berapi. Film ini mengisahkan perjuangan Alana mencari jati diri pasca diadopsi oleh seorang wanita kaya yang berusaha membantunya menjalani kehidupan normal.

Saat beranjak dewasa, Alana menemukan kebenaran dia bukan manusia biasa. Dia bisa menjadi kebaikan untuk kehidupan atau sebaliknya menjadi kehancuran bila ia tidak dapat mengendalikan amarahnya. Sebagai titisan Dewi Asih, Alana menghadapi banyak rintangan yang di dalamnya mengungkap banyak rahasia baru tentang siapa dirinya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA She-Hulk, Serial Baru dari MCU dengan Komedi yang Ringan

Exit mobile version