Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Eksklusif! Wawancara Singkat dengan Angin, “Pelaku Utama” Tragedi Kanjuruhan

Iqbal AR oleh Iqbal AR
19 Maret 2023
A A
Eksklusif! Wawancara Singkat dengan Angin, "Pelaku Utama" Tragedi Kanjuruhan

Eksklusif! Wawancara Singkat dengan Angin, "Pelaku Utama" Tragedi Kanjuruhan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarahan Suku Angin

Apakah kabar ini sampai di dunia per-angin-an? Angin-angin yang lain gimana perasaannya? Apakah kecewa juga?

Ya pasti sampai, Mas. Geger geden malah. Suku Angin di pucuk gunung rahasia sana marah-marah. Tapi saya tenangkan mereka. Biar saya selesaikan sendiri. Rasanya ingin membalas dengan bikin masuk angin, tapi kasian. Lemah teles, Mas. Gusti Allah sing mbales.

ADVERTISEMENT

Berarti nggak ada tindakan lanjutan dari Angin? Melaporkan ke pihak yang berwajib dengan pasal pencemaran nama baik, misalnya?

Buat apa, Mas? Pertama, pasal itu pasal karet. Kami nggak suka. Kedua, hasil pengadilan kemarin itu sudah jadi bukti. 135 lebih nyawa yang hilang karena tindakan brutal aparat saja tidak mendapat keadilan. Semua divonis ringan, bahkan ada yang dibebaskan sama pengadilan. Ngapain kami cari keadilan ke orang-orang goblog dan nggak punya nurani, yang tidak bisa memberikan keadilan?

Tapi, tentu saja kami tetap membuat laporan, yaitu kepada Tuhan. Sebab, hanya Tuhan Yang Maha Adil.

Terus gimana perasaan Lek Angin melihat para korban yang tidak mendapat keadilan soal kasus ini?

Tentu prihatin, Mas. Saya juga heran dan kecewa, kok para korban Tragedi Kanjuruhan ini tidak mendapat keadilan. Angin-angin gini saya masih punya nurani, masih punya rasa peri kemanusiaan.

Intinya, kami ya cuma bisa mendoakan yang terbaik untuk korban, Mas. Semoga mereka diberi kekuatan, ketabahan untuk menjalani hidup yang penuh ketidakadilan ini. Mungkin sekarang para korban tidak mendapat keadilan. Tapi suatu saat, keadilan akan datang dengan cara-cara yang terbaik. Itu doa dari kami.

Baca Juga:

Malang pernah terkenal dengan solidaritas masyarakatnya yang tinggi. sayang, solidaritas itu kini bisa dengan mudah dibeli

Tragedi Kanjuruhan Cuma Jadi Album Foto Berdebu yang Terlupakan dan Tak Akan Pernah Diselesaikan

Berhubung hari sudah malam, saya juga sudah ngantuk dan mules banget, kayaknya saya sudahi dulu wawancaranya. Terima kasih sudah bersedia saya wawancarai.

Sama-sama, Mas Iqbal. Saya lihat Mas Iqbal tadi beberapa kali menguap dan bersendawa sambil ngelus-ngelus perut. Kalau saya makin lama berada di sini, nanti Mas Iqbal malah masuk angin. Intinya, terima kasih juga sudah memberikan saya ruang untuk bicara. Salam untuk para korban, dan semoga keadilan tetap berpihak pada korban.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tragedi Kanjuruhan: Menormalisasi Hal yang Tidak Normal Adalah Mula Malapetaka

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 Maret 2023 oleh

Tags: anginpelaku utamatragedi kanjuruhanvonis
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

2 Tahun Tragedi Kanjuruhan dalam Dunia Doa dan Harapan Semu (ANTARA FOTO:Ari Bowo Sucipto:pras)

2 Tahun Tragedi Kanjuruhan dalam Dunia Doa dan Harapan Semu

1 Oktober 2024
PSSI dan FIFA sama-sama brengsek. (Mojok.co/Ega Fansuri)

PSSI dan FIFA Membuang Empati ke Tempat Sampah

19 Oktober 2022
Menyatukan Air Mata untuk Tragedi Kanjuruhan, Memeluk Rival Menyudahi Pertikaian (Foto ini milik: @Dicki66)

Menyatukan Air Mata untuk Tragedi Kanjuruhan, Memeluk Rival Menyudahi Pertikaian

5 Oktober 2022
Mataram Is Love, Menyambut Sejuk Persaudaraan Fans PSIM, PSS, dan Persis Solo (Unsplash.com)

Mataram is Love, Menyambut Sejuk Persaudaraan Fans PSIM, PSS, dan Persis Solo

4 Oktober 2022
Menolak Arema FC Main di Bantul Itu Sudah Betul (Unsplash)

Menolak Arema FC Main di Bantul Itu Sudah Betul

5 Januari 2023
Jangan Kaget Iwan Bule Nggak Mau Mundur, Mana Ada Pemimpin yang Waras dan Legowo

Jangan Kaget Iwan Bule Nggak Mau Mundur, Mana Ada Pemimpin yang Waras dan Legowo

4 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua Mojok.co

GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua

9 Agustus 2026
Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang Mojok.co

Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang

9 Agustus 2026
Nalar Cacat Kepala Sekolah yang Menganggap Enteng Bullying pada Siswa

Penyelesaian bullying di sekolah hanya dengan permintaan maaf adalah bukti bahwa hal ini nggak pernah dianggap serius

8 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur Mojok.co

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

8 Agustus 2026
Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.