Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Warteg Kharisma Bahari Ngringin Condongcatur, Tempat Sahur Paling Nyaman di Jogja dan Aman dari Klitih

Khoirul Atfifudin oleh Khoirul Atfifudin
13 Maret 2024
A A
Warteg Kharisma Bahari Ngringin Condongcatur, Tempat Sahur Paling Nyaman di Jogja dan Aman dari Klitih

Warteg Kharisma Bahari Ngringin Condongcatur, Tempat Sahur Paling Nyaman di Jogja dan Aman dari Klitih (Dokumentasi penulis)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi kalian penduduk Jogja yang mau cari tempat sahur, Warteg Kharisma Bahari Ngringin Condongcatur bisa jadi opsi. Aman dari klitih!

Sudah hampir 5 tahun saya merantau di Jogja. Tapi dari mulai kuliah hingga kini bekerja saya jarang sekali makan di warteg. Bukan apa-apa. Saya tipikal orang yang kadang malas untuk mengeksplor tempat makan baru. Jadi seringnya makan ya di burjo/warmindo.

ADVERTISEMENT

Tapi makin ke sini, ternyata saya sadar bahwa pola pikir semacam itu perlu saya renungkan lagi. Mengingat mencari tempat makan baru menjadi hal yang cukup penting. Biar tidak bosan makan di tempat itu-itu lagi dan mencari sensasi baru.

Nah baru-baru ini saya coba untuk mengeksplor warteg.  Sebab sekarang ini bisa dibilang warteg telah menjamur di berbagai penjuru nusantara. Apalagi kalau sudah menyebut Kharisma Bahari, mungkin kebanyakan orang sudah tahu nama yang melegenda itu.

Berbeda dulu ketika saya masih menjadi mahasiswa baru, sekitar tahun 2019-an, Warteg Kharisma Bahari masih minim. Sekarang malah kabarnya sudah 30-an outlet terbesar di berbagai titik yang ada di Yogyakarta. Pertumbuhan yang masif dalam rentang waktu 5 tahun itu.

Menurut informasi yang saya cari, awalnya Warteg Kharisma Bahari dirintis sejak oleh Sayudi. Ia mulai membangun Warteg Kharisma Bahari pertama di Jakarta Selatan yang sampai detik ini memiliki cabang ratusan di penjuru nusantara.

Bahkan saya punya kecurigaan saat ini Warteg Kharisma Bahari akan menjadi pesaing warmindo dan warung masakan Padang. Tapi mari kita lupakan kecurigaan itu. Sebab saya mau memberikan rekomendasi Warteg Kharisma Bahari kepada kalian semua yang nanti kebingungan mencari tempat untuk sahur saat bulan Ramadan.

Tempat yang nyaman di Warteg Kharisma Bahari Ngringin Condongcatur

Nah salah satu tempat yang akan saya rekomendasi adalah Warteg Kharisma Bahari yang dekat dengan kampus FBE UII. Lebih tepatnya di daerah Ngringin Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Saat saya tanya, Warteg ini sudah membantu mengenyangkan perut pelanggan sejak Agustus 2022 lalu.

Baca Juga:

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman

Sebagai orang yang pernah tinggal di sana, saya harus jujur kalau Jogja kini menjelma jadi kota besar yang membosankan

Jujur, yang saya suka dari tampilan Warteg Kharisma Bahari yakni dengan mengusung konsep yang simpel, tapi tidak melupakan kebersihan dan kenyamanan para pelanggan. Bagaimana tidak, tempat makan ini berukuran sekitar 5×4 meter dengan baluran cat putih dan hijau disertai tempelan-tempelan brand yang disertai dengan pencahayaan yang terang, tapi tidak mencolok.

Warteg Kharisma Bahari di Ngringin Condongcatur ini terbilang bersih. Belum lagi ada kipas angin, parkir gratis, juga CCTV yang memberikan kenyaman bagi para pelanggan yang makan di situ.

Oh ya, satu lagi, poin plus yang saya lihat pada Warteg Kharisma Bahari adalah tempat itu menyediakan cermin, seperti di tempat potong rambut. Saya bilang poin plus karena tidak bisa dimungkiri baik laki-laki maupun perempuan suka berada di depan kaca. Belum lagi ketika nanti habis makan bisa langsung mengecek apakah ada sisa-sisa makanan yang menempel di gigi. Itu dari segi kenyamanannya saya beri nilai 8 dari 10.

Menu masakan gaya rumahan

Soal menu masakannya juga tidak kalah dengan kenyamanan yang ditawarkan. Sebagai tipikal orang yang tidak aneh-aneh memilih makanan saya suka dengan sajian menu yang dihindangkan. Layaknya menu-menu rumahan pada umumnya.

Waktu itu sebelum saya memilih menu saya menanyakan kira-kira menu apa saja yang pelanggan sering pesan, jawab pemilik Warteg adalah ayam, mie, kentang, dan sate usus. Tanpa berlama-lama saya coba untuk menjajal ayam goreng dengan pelengkap mie dan sambal cabai merah. Kebetulan saya belakangan sedang bulking, jadi saya memilih dada ayam yang kaya akan protein.

Sensasi rasanya sendiri gurih, rempah-rempah untuk bumbu masakan terpadu dengan merata. Dan saya kira tidak banyak penyedap atau micin yang dicampurkan di dalamnya. Ini yang terus terang saya suka. Karena entah mengapa lidah saya kurang cocok dengan masakan yang kebanyakan micin dan penyedap rasa buatan.

Sedangkan untuk minumannya sendiri saya pesan teh hangat. Rasanya mirip dengan minuman yang ada di rumah ketika ibu saya membuatkan teh sewaktu saya pulang dari Jogja. Sehabis makan yang disertai dengan minum teh hangat, kemudian sebat beberapa batang, rasanya begitu nikmat.

Aman dari klitih!

Oh ya untuk harganya sendiri relatif terjangkau karena saya hanya membayar 17 ribu saja dengan menu nasi ayam+mie dan minuman teh hangat. Secara keseluruhan untuk menu itu saya beri nilai 8 dari 10 juga.

Praktisnya dari cerita saya di atas itu, Warteg Kharisma Bahari sangat cocok untuk menjadi pilihan saat sahur di bulan Ramadan ini. Mengingat tempat ini buka 24 jam dengan menawarkan berbagai kenyamanan dari segi menu dan tempat. Satu lagi, Warteg Kharisma Bahari di Ngringin, Condongcatur dekat dengan keramaian. Jadi tak usah khawatir ada klitih ketika mau berangkat dan pulang dari warteg ini.

Penulis: Khoirul Atfifudin
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Semua Makanan di Warteg Itu Red Flag dan Alasan Ekspansi Warteg Kharisma Bahari Adalah Kabar Baik untuk Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Maret 2024 oleh

Tags: condongcaturJogjawartegWarteg Kharisma Bahari
Khoirul Atfifudin

Khoirul Atfifudin

Sedang memiliki ketertarikan pada musik dan dunia tulis-menulis.

ArtikelTerkait

Suka Duka Tinggal di Pemukiman Padat Penduduk di Jogja (Unsplash)

Kampung Padat Penduduk di Jogja Jauh Lebih Nyaman ketimbang Jakarta, meski Sering Bikin Kesal Juga

19 Agustus 2024
Kasta Ayam Goreng Tepung di Jogja, Olive Chicken Masih Merajai Mojok.co

Kasta Ayam Goreng Tepung di Jogja, Olive Chicken Masih Merajai

6 September 2024
Surat Terbuka untuk Pembenci Perantau di Jogja: Hanya Dhemit yang “Pribumi Jogja”, Kalian Bukan! konten kreator jogja

5 Saran untuk Kreator Konten Jogja agar Makin Banyak Follower dan Endorsement meski Nggak Punya Kreativitias Sama Sekali

22 Juli 2025
Jalan Wirobrajan, Jalan Paling Menyebalkan di Jogja

Jalan Wirobrajan, Jalan Paling Menyebalkan di Jogja

12 Januari 2022
Perlahan tapi Pasti, Warmindo Menggeser Angkringan dari List Tempat Makan Murah terminal mojok.co

Gunungkidul Adalah Kawasan yang Menciptakan Romantisme Jogja

1 Desember 2020
Nanggulan, Tempat Terbaik untuk Healing dan Nongkrong di Kulon Progo

Nanggulan, Tempat Terbaik untuk Healing dan Nongkrong di Kulon Progo

20 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sleman Tanpa UGM dan UNY Cuma Jadi Kabupaten Sunyi dan Mati

Sleman jadi besar dan hebat justru karena tidak punya “pusat kota”, kemajuan tersebar merata di segala penjurunya

26 Juli 2026
Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer Mojok.co

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer

20 Juli 2026
Warkop STK, penyelamat kaum duit pas-pasan yang ingin healing di Surabaya

Warkop STK, penyelamat kaum duit pas-pasan yang ingin healing di Surabaya

22 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co tukang cukur madura

Balasan terhadap tulisan tukang cukur Madura: sampai kapan Madura terus dikaitkan dengan hal-hal yang tidak ada hubungannya?

24 Juli 2026
Yamaha Fazzio, motor matic paling ciamik untuk dimodifikasi. Mau gaya proper matic, japanese cargo, retro, hingga racing, semuanya jadi keren

Yamaha Fazzio, motor matic paling ciamik untuk dimodifikasi. Mau gaya proper matic, japanese cargo, retro, hingga racing, semuanya jadi keren

24 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.