Informasi
ADVERTISEMENT

UIN Salatiga Menyimpan Salah Paham yang Menyesatkan

UIN Salatiga Menyimpan Salah Paham yang Menyesatkan (Unsplash)

Sudah bukan STAIN atau IAIN

Saya harus meluruskan anggapan ini. Pasalnya, masih banyak yang memanggil kampus ini dengan STAIN. Awalnya, UIN Salatiga memang mendapatkan julukan STAIN atau Sekolah Tinggi Islam Negeri. Status tersebut kemudian berubah lagi menjadi IAIN (Institut Agama Islam Negeri). 

Nah, hingga akhirnya 2022, kampus ini beralih menjadi UIN. Mungkin, dulu, banyak menyapanya STAIN karena itu nama yang awal dulu dipakai. Sekarang panggil kampus ini UIN Saga ya, bukan lagi STAIN.

Nggak tentang ngaji terus

Salah satu salah paham yang malah menggelikan adalah kalau kuliah di UIN Salatiga itu isinya kuliah sama ngaji saja. Ya memang, agama adalah fondasi. Bahkan mahasiswa wajib mengambil mata kuliah wajib. Mungkin itulah perbedaannya dengan kampus umum. 

Tapi ya jangan lantas memberikan cap bahwa di sini soal mengaji saja. Semuanya seimbang, kok. Kamu bisa merasakan pengalaman mengikuti acara shalawatan dan festival musik yang keren. Bahkan beberapa kali mengundang artis seperti Abah Lala, Yeni Inka, Woro Widowati, hingga Feby Putri! So, jangan anggap lagi kalau hanya seputar ngaji, tapi juga ada keseruan lain.

Itulah beberapa salah paham tentang UIN Salatiga yang sering menjadi pertanyaan. Terdengar lucu dan gemas, tapi bisa juga menyesatkan.

Penulis: Wulan Maulina

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 10 Istilah yang Cuma Diketahui Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2026 oleh .

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.