Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Alasan Saya Nggak Kecewa Masuk UIN Jogja meski Bukan Kampus Impian 

Ifana Dewi oleh Ifana Dewi
27 September 2025
A A
Alasan Saya Nggak Kecewa Masuk UIN Jogja meski Bukan Kampus Impian Mojok.co

Alasan Saya Nggak Kecewa Masuk UIN Jogja meski Bukan Kampus Impian  (uin-suka.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter

UIN Sunan Kalijaga Jogja atau UIN Jogja tidak pernah masuk dalam daftar kampus impian saya. Tidak ada satu pun alasan menarik yang mendorong saya masuk sana. Perguruan Tinggi Negeri Keagamaan Islam (PTKIN) ini saya pilih setelah rencana awal saya kubur rapat-rapat. 

Saat duduk di Madrasah Aliyah (pendidikan setara SMA), saya ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di luar negeri. Negara yang jadi incaran adalah Maroko. Ekosistem keilmuan Islam di sana begitu dinamis. Maroko punya percampuran budaya yang unik karena posisinya sebagai daerah penghubung antara Afrika dan Eropa. 

Bagi keluarga yang sederhana seperti keluarga saya, satu-satunya cara untuk bisa kuliah di luar negeri adalah beasiswa. Sayangnya, mendaftar beasiswa Maroko perlu sejumlah hafalan Quran. Kualifikasi itu tidak saya miliki, maka jelas kegagalan tampak di depan. 

Berat, tapi mimpi itu mau tidak mau saya kubur rapat-rapat. Akhirnya, setelah berbagai pertimbangan matang, pilihan saya jatuh pada Universitas Sunan Kalijaga alias UIN Jogja.  Walau bukan pilihan pertama, saya nggak menyesal  dan pernah merasa salah jurusan di kampus ini. Berikut beberapa alasan masuk kampus UIN Jogja adalah pilihan tepat bagi saya: 

UIN Jogja punya program studi nomor satu seantero negeri

Keinginan melanjutkan studi di Maroko sebenarnya karena kecintaan saya akan keilmuan Islam. Itu mengapa, ketika rencana itu dikubur rapat-rapat, saya mencari alternatif lain yang bisa mengakomodasi minat tersebut. Alasan itu yang membuat saya menjatuhkan pilihan pada UIN Jogja.

Asal tahu saja,  dilansir dari Kumparan, UIN Jogja memiliki pencapaian yang tinggi dalam bidang keislaman, khususnya Theology atau Religious Studies. Di bidang ini, UIN Jogja menempati peringkat terbaik ke-6 se-Asia. Sementara itu, berdasarkan pemeringkatan EduRank pada Maret 2025, UIN Jogja menempati posisi pertama PTKIN terbaik se-Indonesia. 

Data-data itu yang akhirnya membuat saya berpikir, jika saya tidak bisa melanjutkan pendidikan luar negeri, setidaknya saya bisa melanjutkan studi di UIN Jogja. Program studinya saya minati dan kampusnya nggak jelek-jelek amatlah ya. 

Biaya hidup di Jogja yang terjangkau

Selain cocok dengan program studi di UIN Jogja, saya juga cocok dengan biaya hidup di Jogja. Begini, saya jelaskan kondisinya ya. Saya aslinya orang Jakarta yang merantau ke Jogja ketika duduk di bangku MA. Di ibu kota sebenarnya ada juga UIN Jakarta, tapi jaraknya lumayan jauh dari rumah saya. Perjalanan rumah ke kampus bakal menguras energi dan dompet. Sementara, ngekos di sekitar kampus bukan pilihan bijak mengingat biaya hidup di ibu kota yang mahal. Intinya, kuliah di UIN Jakarta bakal boncos. 

Baca Juga:

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

Universitas Terbuka, kampus negeri yang UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswa pula!

Apabila dihitung-hitung, kuliah di UIN Jogja dan ngekos di Kota Pelajar jauh lebih mending daripada ngampus di UIN Jakarta. Di sini, biaya hidup masih bisa diakali dengan berbagai cara. Apalagi biaya kuliah di UIN Jogja juga jauh lebih ramah di kantong saya.

Asal tahu saja, selaras dengan UMR Jogja, UKT di UIN Jogja juga sama jongkoknya. Bayangkan, per semester, saya hanya perlu mengeluarkan biaya kuliah sekitar Rp3 juta saja. Lain halnya di Jakarta yang bisa menyentuh di angka Rp7 juta per semesternya.

Punya banyak peluang 

Di sisi lain, lama tinggal di Jogja memberi saya banyak peluang untuk mencari penghasilan. Jaringan sosial yang sudah terbentuk sejak Aliyah, membuat saya lebih mudah mendapatkan berbagai pekerjaan sampingan. Mulai dari mengajar di pesantren, berdagang, hingga mengerjakan berbagai proyek. Dan, semua itu, bisa saya jalani tanpa mengganggu kuliah.

Di samping kuliah dan pekerjaan sampingan, saya juga bisa melanjutkan ngaji di pondok. Apalagi, saya diminta menjadi pengurus di sana. Sebuah kombinasi pendidikan yang mungkin tidak akan saya dapatkan jika saya memilih kuliah di Jakarta.

Setelah merenungkan perjalanan hingga masuk UIN Jogja, saya rasa keputusan itu adalah keputusan terbaik. Bagaimana tidak? Di sini, saya dituntut belajar banyak hal. Tak hanya pendidikan akademik, tapi saya juga digembleng dalam hal kepemimpinan, manajemen waktu, pengelolaan keuangan, hingga cara menentukan prioritas. Saya merasa, pembelajaran yang saya dapatkan di kampus sekaligus penggemblengan saat menjadi pengurus pondok, akan memberi bekal berharga bagi saya untuk melanjutkan ke kehidupan setelahnya.

Penulis: Ifana Dewi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Alasan Saya Masuk dan Betah Kuliah di UNY hingga S2 dari Awalnya Asal Pilih Saja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 27 September 2025 oleh

Tags: kampus islamkampus jogjakampus negeriPTKINptnPTSUINUIN JogjaUIN SukaUIN Sunan Kalijaga
Ifana Dewi

Ifana Dewi

Seorang hamba amatir yang sedang menekuni seni kehidupan. Satu-satunya hal yang ia kuasai dengan baik hanyalah cara menikmati secangkir kopi

ArtikelTerkait

Rekomendasi Tempat Makan Murah tur Enak dan Wajib Dicobain Maba UIN Jogja terminal mojok

Rekomendasi Tempat Makan Murah tur Enak buat Maba UIN Jogja

15 Juni 2021
Kuliah UIN Jogja Buat yang Mampu-mampu Aja

Kuliah di UIN Jogja Beneran buat yang Mampu-mampu Aja

18 Februari 2023
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
Keunggulan UIN Dibandingkan Perguruan Tinggi Negeri Lain, Biaya Kuliah Lebih Terjangkau Salah Satunya Mojok.co

Keunggulan UIN Dibanding Perguruan Tinggi Negeri Lain, Biaya Kuliah Lebih Terjangkau Salah Satunya

1 Februari 2024
Perubahan Sistem Seleksi Masuk PTN: Niat Baik yang Keliru

Perubahan Sistem Seleksi Masuk PTN: Niat Baik yang Keliru

9 September 2022
Bersyukur Ditolak Unsri dan Diterima UIN Palembang, Ternyata Kampusnya Lebih Nyaman Mojok.co

Bersyukur Ditolak Unsri dan Diterima UIN Palembang, Ternyata Kampusnya Lebih Nyaman

8 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menguak cara kerja dan cuan jasa war tiket konser yang mencapai jutaan rupiah Mojok.co

Menguak cara kerja dan cuan jasa war tiket konser yang bisa mencapai jutaan rupiah

30 Juli 2026
Motor Honda Vario 150, Sahabat Terbaik Toko Kelontong (Unsplash). daihatsu sigra

Honda Vario 150 LED Old, motor yang semakin tua justru semakin diburu, motor Honda terbaik!

27 Juli 2026
Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi jasanya menandai hari jadi Klaten pada 28 Juli akan selalu diingat Mojok.co

Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi perannya untuk hari jadi Klaten akan selalu diingat

28 Juli 2026
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Saya akhirnya mengakui keunggulan Indomaret karena 3 barang ini

28 Juli 2026
Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

31 Juli 2026
Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh (Wikimedia Commons)

Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh, komentator nggak jelas, tapi jangan menghujat dulu

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.