Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Uang Kembalian Adalah Tanggung Jawab Penjual, Bukan Pembeli. Jangan Menyuruh Pembeli untuk Mencari Tukaran Uang Atau Tambah Belanjaan!

Fadil Ahmad Muzakir oleh Fadil Ahmad Muzakir
5 Januari 2024
A A
Uang Kembalian Adalah Tanggung Jawab Penjual, Bukan Pembeli!

Uang Kembalian Adalah Tanggung Jawab Penjual, Bukan Pembeli. Jangan Menyuruh Pembeli untuk Mencari Tukaran Uang Atau Tambah Belanjaan! (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Akhirnya saya juga yang mengalah demi memecahkan masalah tersebut, walaupun sebenarnya saya berharap ada solusi yang ditawarkan pihak apotek yang bisa menjadi jalan keluar untuk masalah uang kembalian tersebut. Akan tetapi solusi yang mereka tawarkan kerap memberatkan saya sebagai konsumen. Hal itulah yang membuat saya mau tak mau harus menukar uang terlebih dulu sembari ngedumel dalam hati.

Setiap deadlock terjadi, yang bersedia berusaha untuk menyelesaikan masalah adalah saya. Itu pun atas inisiatif saya sendiri untuk menukarkan uang terlebih dulu atau membeli barang lain—yang tidak saya butuhkan—ke warung atau pedagang lain dengan harapan mendapat uang kembalian receh. Saat mencari warung kelontong atau pedagang lain pun bukan perkara gampang mengingat tak semua warung dan pedagang mau menerima tukaran uang. Jadi, saya harus pilih-pilih juga dalam hal ini. Repot betul, kan?

ADVERTISEMENT

Berdasarkan pengalaman saya, penjual tak pernah ada inisiatif untuk menukarkan uang atau memberi solusi yang tidak memberatkan pembeli. Ora ada effort-nya pisan gitu, lho!

Penjual harusnya memiliki inisiatif

Sebenarnya masalah uang kembalian ini bisa diantisipasi dengan cara saya membawa uang pas atau uang yang nominalnya tidak terlalu besar. Hal tersebut sudah saya lakukan juga, kok. Dan sejauh ini, hal itu cukup efektif untuk melancarkan proses transaksi yang ideal. Sayangnya, saya tidak selalu memegang uang pas. Ada beberapa situasi yang mengharuskan saya datang ke apotek dengan membawa uang yang nominalnya besar sambil berharap bahwa pihak apotek punya kembalian. Sialnya, tetap saja mereka tidak menyediakan uang kecil.

Setelah beberapa kali mengalami masalah uang kembalian, saya jadi berpikir bahwa sepertinya ini bukan masalah yang bisa dianggap sepele. Para penjual seharusnya memperhatikan betul masalah ini karena termasuk dalam pelayanan bagi konsumen yang mana pelayanan haruslah memuaskan dan meninggalkan kesan yang baik bagi konsumen. Jangan sampai hal sepele seperti uang kembalian ini membuat pelanggan enggan datang dan berbelanja lagi. Kalau sudah begini, siapa yang dirugikan?

Saya cenderung menitikberatkan kepada pihak penjual yang harusnya lebih berusaha dalam masalah uang kembalian. Penjual memang sepatutnya menyediakan uang kembalian. Jika penjual selalu menyediakan uang kecil, ketika ada pembeli yang bertransaksi dengan uang nominal besar jadi tidak masalah. Dan jika tidak punya uang kembalian, maka yang harus berusaha mencarinya adalah penjual. Jadi sekali lagi, uang kembalian menjadi tanggung jawab penjual, bukan pembeli yang disuruh mencarinya atau malah disuruh tambah belanjaan!

Penulis: Fadil Ahmad Muzakir
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Membaca Karakter Pedagang saat Nggak Punya Uang Kembalian.

Baca Juga:

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

Dosa pengusaha kuliner, pakai foto makanan hasil AI hingga pembeli merasa tertipu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2024 oleh

Tags: pembelipenjualUanguang kembalianuang receh
Fadil Ahmad Muzakir

Fadil Ahmad Muzakir

Selalu berani untuk mencoba.

ArtikelTerkait

Bikin Video Boxing Sama Pentingnya dengan Video Unboxing

Bikin Video Boxing Sama Pentingnya dengan Video Unboxing

10 Mei 2022
Perjalanan Saya Berdagang dan 5 Kebiasaan Pembeli yang Bikin Hilang Akal

Perjalanan Saya Berdagang dan 5 Kebiasaan Pembeli yang Bikin Hilang Akal

28 Juli 2022
Salahkah Menulis demi Uang? kaya

Salahkah Menulis demi Uang?

17 Oktober 2022
Panik Pas ATM Tertelan Bisa Berujung Kena Penipuan

Mana yang Lebih Berbahaya: Aksi Skimming di ATM atau Risiko Diambil Tuyul?

10 Mei 2020
Dear Pedagang Kecil, Jangan Tolak Uang Receh Sebagai Alat Pembayaran Terminal Mojok

Dear Pedagang Kecil, Jangan Remehkan Uang Receh dari Konsumen

28 Januari 2021
bisnis pertemanan orang ruwet mojok

Sebelum Mulai Bisnis, Pastikan Rekanmu Nggak Ruwet

1 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan

Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan

23 Juli 2026
Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman Mojok.co

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman

24 Juli 2026
Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi jasanya menandai hari jadi Klaten pada 28 Juli akan selalu diingat Mojok.co

Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi perannya untuk hari jadi Klaten akan selalu diingat

28 Juli 2026
Pesan untuk orang tua ambis yang khawatir anaknya nggak juara kelas Mojok.co

Pesan dari orang tua untuk sesama orang tua, stop paksa anak yang baru masuk SD jadi juara kelas

24 Juli 2026
Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian Mojok.co

Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian 

25 Juli 2026
Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

28 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.