Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi

Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Layak Diperebutkan, Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi Mojok.co

Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Layak Diperebutkan, Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi (unsplash.com)

Beasiswa pemerintah Turki bernama Turkiye Burslari atau beasiswa YTB layak diperjuangkan.

Beasiswa LPDP yang tengah ramai diperbincangkan memang menarik. Penerima atau awardee bisa mendapat banyak keuntungan seperti biaya pendidikan, biaya hidup bulanan, kesehatan, buku, penelitian, publikasi, hingga seminar internasional. Tidak heran kalau kewajiban penerimanya pun jadi nggak main-main. Salah satunya, kewajiban mengabdi 2N+1 yang sedang banyak dibicarakan di timeline media sosial dan pemberitaan. 

Di tengah ramainya pembahasan itu, saya rasanya “gatel” untuk memberitahu tentang beasiswa pemerintah Turki bernama Turkiye Burslari atau yang lebih dikenal dengan beasiswa YTB (Yurtdışı Türkler ve Akraba Topluluklar Başkanlığı).

Tidak bermaksud untuk membandingkan dengan LPDP, saya cuma pengin ngasih tahu aja ada beasiswa ke luar negeri lain yang benefit-nya nggak kalah menarik. Lebih dari itu, peluang lolosnya besar dan tidak wajib untuk mengabdi pada pihak siapa pun. Dan, saya salah satu penerima beasiswa ini sejak 2024. 

Peluang diterima beasiswa Turkiye Burslari lebih besar

Bahasa menjadi kendala banyak orang ketika hendak belajar ke luar negeri. Sebab, kebanyakan beasiswa mensyaratkan pendaftar mengantongi sertifikat TOEFL atau IELTS dengan minimal skor tertentu. Sementara, mendapatkan sertifikat bahasa tidaklah mudah. Seseorang harus mengikuti tes bahasa yang sulit itu. Belum lagi, harga mengikuti tes bahasa tidaklah murah. 

Tidak heran banyak calon pendaftar gentar duluan di tahap ini. Jangankan ikut seleksi dan lolos, mau daftar aja susah susah. Namun, tenang saja, skenario ngenes semacam itu nggak akan ditemui di proses seleksi beasiswa Turkiye Burslari atau beasiswa YTB. Sebab, beasiswa ini nggak wajib menyertakan sertifikat TOEFL atau IELTS.

Tidak perlu takut akan keterbatasan bahasa. Beasiswa YTB menyediakan program pelatihan bahasa bagi awardee selama setahun di Turki. Semua itu dilakukan sebelum studi benar-benar dimulai.   

Selain itu, peluang lolos beasiswa ini semakin besar karena belakangan ada skema-skema baru. Beberapa tahun terakhir ada semacam joint scholarships yang membuat penerima beasiswa bisa mendapat beasiswa yang sumber pendanaannya bukan hanya dari Turkiye Burslari. Menarik kan? 

Beasiswa yang nggak ribet

Persyaratan beberapa beasiswa itu rumit. Pendaftar diwajibkan menerjemahkan dokumen berbahasa Indonesia ke bahasa Inggris maupun mendaftarkannya ke notaris. Beberapa bahkan mensyaratkan untuk mengirimkan dokumen fisik ke kedutaan besar negara tujuan studi. Terbayangkan betapa ribet dan betapa besar biaya untuk syarat-syarat itu. 

Akan tetapi, tenang saja, Turkiye Burslari tidak mensyaratkan itu. Semua pendaftaran dilakukan secara online. Pendaftar juga tidak perlu melakukan translasi dokumen maupun syarat-syarat yang ribet dan mahal lainnya. 

Saat kuliah, setahu saya awardee juga tidak punya syarat minimal IPK atau nilai. Seperti mahasiswa pada umumnya, awardee cuma perlu mengulang mata kuliah yang nilainya belum lulus.  

Hanya saja, sebagai penerima beasiswa yang berasal luar negeri, ada perasaan malu kalau mendapat nilai jelek. Secara tidak langsung, awardee menjadi representasi negara asal. Itu mengapa penerima beasiswa berusaha sebaik mungkin sepanjang masa studi. Terlebih, beasiswa ini memberikan reward kepada awardee yang punya IPK tinggi. Namanya Başarı Bursu, uang saku beasiswa bisa naik kalau mengantongi award ini. 

Tahu apa yang lebih menarik dari itu? Tidak ada kewajiban untuk mengabdi pada pihak manapun setelah lulus. Awardee tidak diminta bekerja pada pemerintah maupun perusahaan Turki. Tidak diminta untuk kembali ke negara asal juga. Bebas aja gitu. 

Hanya saja, sebagai seseorang yang sudah merasakan sulitnya menempuh studi di luar negeri, saya yakin keinginan untuk menjadi bermanfaat bagi banyak orang itu pasti ada. Walau tidak ada kewajiban A-Z, saya yakin ada perasaan eman-eman kalau ilmu selama studi nggak berdampak.

Berkaca dari awarde beasiswa Turkiye Burslari atau beasiswa YTB yang saya kenal dan sudah lulus, kebanyakan dari mereka balik ke Indonesia melanjutkan jadi akademisi. Kurang berdampak apa coba? 

Mengenal Turkiye Burslari atau Beasiswa YTB

Beasiswa Türkiye Bursları atau lebih dikenal dengan beasiswa YTB adalah program beasiswa yang didanai pemerintah Turki. Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi S1, S2, dan S3 di universitas-universitas di Turki. Turkiye Burslari bersifat penuh (fully funded), mencakup biaya pendidikan, tunjangan hidup bulanan, tiket pesawat, asrama, asuransi kesehatan, serta kursus bahasa Turki selama satu tahun.

Beasiswa yang mulai diperkenalkan pada 2012 ini dikelola oleh Presidency for Turks Abroad and Related Communities (YTB) dan bekerja sama dengan beberapa institusi, termasuk YÖK, Yurt-Kur, General Directorate of Migration Management, dan Ministry of Foreign Affairs. Itu mengapa, para pendaftar tidak perlu khawatir akan penyelenggaraannya, dijamin aman. Jadi tunggu apalagi? Kalian yang penasaran akan beasiswa ini bisa langsung meluncur ke laman website mereka di sini

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Hal yang Harus Disiapkan sebelum Kuliah di Turki.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version