Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Selain Tukang Parkir Liar, Kehadiran Tukang Ojek Dadakan di Tempat Wisata Religi Tak Kalah Menyebalkan

Nurul Fauziah oleh Nurul Fauziah
8 September 2023
A A
Selain Tukang Parkir Liar, Kehadiran Tukang Ojek Dadakan di Tempat Wisata Religi Tak Kalah Menyebalkan tukang ojek pangkalan

Selain Tukang Parkir Liar, Kehadiran Tukang Ojek Dadakan di Tempat Wisata Religi Tak Kalah Menyebalkan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kota Solo, dengan segala kekayaan budayanya, telah lama menjadi tujuan wisata yang menarik di Indonesia. Di antara berbagai bentuk wisata yang ada, wisata religi memiliki tempat tersendiri di hati para wisatawan. Kota ini memiliki sejumlah masjid yang menjadi daya tarik wisata religi, misalnya Masjid Agung Keraton Surakarta, Masjid Al Wustho Mangkunegaran, Masjid Laweyan, dan yang paling baru, Masjid Raya Sheikh Zayed yang megah. Namun, di balik kemegahan wisata religi ini, ada satu hal yang sering kali menjadi kendala dan menyebalkan bagi para pengunjung, yaitu tukang ojek dadakan.

Tahun ini, kehadiran Masjid Raya Sheikh Zayed telah menambah daya tarik wisata religi di kota ini. Dengan arsitektur yang megah dan menjadi replika dari Masjid Sheikh Zayed di Uni Emirat Arab, masjid ini telah menarik perhatian wisatawan dari berbagai penjuru Indonesia.

“Ingin merasakan beribadah di masjid yang kayak di Arab? Ke Solo aja dulu,” begitu kata kebanyakan orang yang datang. Lantaran populer, masjid ini kerap menjadi tujuan utama para wisatawan, khususnya di masa liburan atau saat ada peringatan hari besar Islam.

Akan tetapi, semakin banyak wisatawan yang datang, makin kompleks juga masalah yang muncul, salah satunya adalah masalah parkir. Di hari-hari biasa, masjid ini dipenuhi masyarakat yang datang berkunjung. Maka nggak heran kendaraan pribadi maupun bus wisata harus diparkir jauh dari lokasi.

Untuk memfasilitasi wisatawan yang datang untuk berwisata religi, warga setempat menyediakan jasa tukang ojek. Mereka membantu mengantarkan wisatawan dari parkiran ke area masjid.

Tukang ojek dadakan di sekitaran tempat wisata religi menetapkan tarif yang tinggi

Masalah kemudian muncul. Tukang ojek dadakan ini sering kali memberikan tarif yang begitu tinggi pada para wisatawan. Karena keterbatasan akses kendaraan di sekitar masjid, para tukang ojek dadakan ini sedikit memonopoli transportasi lokal. Para wisatawan yang berkunjung, terutama mereka yang sudah tua atau kesulitan berjalan jauh, sering kali terpaksa menggunakan jasa ojek dadakan ini.

Di sisi lain, ojek online yang umumnya menjadi alternatif transportasi yang lebih murah dan efisien, dilarang masuk ke area sekitar masjid. Hal ini membuat para penumpang ojek online harus berjalan cukup jauh dari lokasi agar bisa memesan ojek. Situasi ini kurang ideal, terutama bagi mereka yang datang dari luar kota dan nggak familier dengan daerah sekitar masjid.

Masalah lain yang sering kali dihadapi oleh para pengunjung adalah kesulitan menemukan tukang ojek dadakan yang dapat diandalkan. Beberapa tukang ojek mungkin nggak memiliki izin yang sah, atau bahkan bisa jadi hanya muncul saat ada rombongan wisatawan dan kemudian menghilang. Hal ini menciptakan ketidakpastian bagi para pengunjung yang ingin menggunakan jasa ojek untuk berpindah dari lokasi parkiran ke masjid.

Baca Juga:

Sisi Gelap Purwokerto, Kota Seribu Curug yang Membuat Wisatawan Tidak Mau Kembali

Pantai Padang Tempat Wisata yang Sempurna di Kota Padang Seandainya Nggak Ada Parkir Liar

Seharusnya akses transportasi umum ke lokasi wisata religi di Solo ditingkatkan

Dalam upaya mengatasi kemacetan dan kerumitan perkara transportasi selama acara wisata religi, harusnya ada solusi yang diberikan pihak-pihak terkait. Salah satunya adalah meningkatkan akses transportasi umum ke lokasi wisata religi. Misalnya dengan memberikan fasilitas shuttle bus dari area parkir ke area masjid, atau transportasi umum lainnya.

Selain itu, penting juga untuk mengawasi dan mengatur tukang ojek dadakan agar mereka nggak mengeksploitasi situasi ini dengan memberikan tarif yang nggak wajar. Pengawasan yang lebih ketat dan pengaturan tarif yang adil dapat membantu menciptakan pengalaman yang lebih positif bagi wisatawan yang datang.

Selain masalah tukang parkir liar, tukang ojek dadakan yang seenaknya menjadi tantangan yang perlu diatasi

Nggak cuma menyediakan fasilitas yang lebih baik, memberikan edukasi pada pengunjung juga penting. Wisatawan yang datang dan ingin berwisata religi bisa diberi informasi mengenai alternatif transportasi yang tersedia di Solo. Selain itu, perlu juga mengingatkan masyarakat yang datang agar lebih berhati-hati ketika berurusan dengan tukang ojek dadakan yang mungkin nggak memiliki izin resmi.

Selain masalah tukang parkir liar, kehadiran tukang ojek dadakan di tempat wisata religi Solo juga menjadi tantangan yang perlu diatasi bersama. Semua harus dicarikan solusinya guna memberikan pengalaman wisata religi yang baik pada pengunjung yang datang. Saya rasa dengan begitu, kita bisa membuat wisata religi di Solo jadi lebih nyaman dan menyenangkan bagi semua pihak.

Penulis: Nurul Fauziah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Rahasia Tukang Ojek Pengkolan Mengalahkan Ojek Online.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 September 2023 oleh

Tags: parkir liartukang ojektukang parkir liar
Nurul Fauziah

Nurul Fauziah

Anak rumahan yang suka dengan isu sosial.

ArtikelTerkait

Budaya Parkir Sembarangan di Kebun Binatang Bandung Memang Harus Segera Dimusnahkan karena Merugikan Banyak Orang

Budaya Parkir Sembarangan di Kebun Binatang Bandung Memang Harus Segera Dimusnahkan karena Merugikan Banyak Orang

16 Oktober 2024
Bepergian di Palembang Cuma Bikin Emosi: Bukan karena Jarak yang Jauh, tapi karena Macet!

3 Masalah Besar yang Tidak Kunjung Terselesaikan dan Menggerogoti Palembang

29 Januari 2025
Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut tempat parkir ilegal tukang parkir atm, capres surabaya bogor, kota malang polisi cepek qris parkir indomaret

Tukang Parkir: Pekerjaan yang Nggak Bakal Punah meski Zaman Telah Berubah

17 Oktober 2025
Pantai Padang Adalah Tempat Wisata yang Sempurna di Kota Padang Seandainya Nggak Ada Parkir Liar Mojok.co

Pantai Padang Tempat Wisata yang Sempurna di Kota Padang Seandainya Nggak Ada Parkir Liar

8 Februari 2026
Bajingan! Gaji Guru Honorer Jauh di Bawah Tukang Parkir Liar! (Unsplash) finlandia sekolah swasta

Bagaimana Bisa Gaji Guru Honorer Jauh Lebih Rendah dari Tukang Parkir Liar? Mau Mencerdaskan Kehidupan Bangsa kok Harus Sengsara

2 April 2024
Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut tempat parkir ilegal tukang parkir atm, capres surabaya bogor, kota malang polisi cepek qris parkir indomaret

Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut

8 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.