Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Alasan Opah Neneknya Upin Ipin Harus Menikahi Tok Dalang, Penyayang dan Kaya Raya

Allya oleh Allya
17 April 2024
A A
Alasan Opah Neneknya Upin Ipin Harus Menikahi Tok Dalang, Penyayang dan Kaya Raya Mojok.co

Alasan Opah Neneknya Upin Ipin Harus Menikahi Tok Dalang, Penyayang dan Kaya Raya (The official Upin & Ipin Facebook Fanpage)

Share on FacebookShare on Twitter

Tok Dalang sangat husband material. Cocok kalau bersanding dengan Opah, neneknya Upin Ipin. 

Saya penggemar tontonan anak-anak Upin dan Ipin. Usia saya memang nggak bisa dibilang anak-anak, tapi entah mengapa tontonan ini masih seru untuk ditonton. Salah satu hal yang membuat saya terus mengikuti kartun asal negeri Jiran ini adalah keunikan setiap tokohnya. 

Selain duo kembar Upin dan Ipin, karakter yang menyita perhatian saya adalah Tok Dalang atau yang biasa dipanggil Atok. Saya tidak sendiri, ternyata banyak penonton kagum dengan karakter yang satu ini. Kekaguman itu juga pernah ditulis oleh salah satu penulis Terminal Mojok dengan tulisan berjudul Tok Dalang Bukan Cuma Tokoh Figuran, Ia Sosok Penting yang Menginspirasi dalam Serial Upin dan Ipin. 

Secara garis besar, tulisan itu sudah merangkum semua kelebihan Tok Dalang. Namun, penulis luput akan satu hal. Sosok bernama asli Isnin bin Khamis itu punya semua bahasa cinta atau istilah kerennya, love language. Sedikit informasi, love language adalah cara seseorang untuk mengekspresikan rasa sayang atau cinta. Ada 5 jenis love language, yakni acts of service, word of affirmation, quality time, physical touch, dan receiving gifts. 

Saya yakin  Tok Dalang di masa muda jadi rebutan wanita. Love language-nya membuat Tok Dalang dipandang sebagai pemuda yang sangat soft, humble, dan multitasking. Menariknya, selama saya menonton episode demi episode Upin dan Ipin, Tok Dalang juga menunjukkan sisi itu terhadap Opah. Walau memang, love language acts of service-lah yang paling ketara.  

Tok Dalang jelas jatuh hati pada Opah neneknya Upin dan Ipin

Sudah sejak lama saya mengamati gerak-gerik Tok Dalang dalam setiap episode Upin dan Ipin. Selama pengamatan itu, saya curiga kakek 72 tahun itu menaruh hati pada Opah. Tok Dalam tampak begitu perhatian dan lemah lembut terhadap Opah. Namun, saya belum yakin betul karena Tok Dalang memang perhatian ke semua orang. Apalagi dia menjabat sebagai Kepala Kampung Durian Runtuh. 

Kecurigaan saya benar-benar terkonfirmasi ketika menonton episode Terompah Opah. Atok dengan penuh keberanian dan tekad menyelamatkan terompah atau alas kaki milik Opah yang hanyut di sungai. Kejadian itu memang terjadi ketika mereka masih anak-anak, tapi begitu membekas hingga puluhan tahun setelahnya. Sejak saat itu, segala perbuatan baik Atok ke Opah saya artikan lebih dari pertolongan pimpinan kampung ke warganya. 

Dugaan saya, pertemanan yang terjalin sejak kecil menumbuhkan bibit-bibit cinta di antara keduanya. Saya masih belum menelusuri kenapa Opah nggak menikah dengan Tok Dalang di saat muda. Namun, melihat episode demi episode Upin dan Ipin, saya optimistis harapan itu masih mungkin tercapai. 

Baca Juga:

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

Bayangkan saja, Opah yang begitu teguh itu bisa luluh dengan bujukan Tok Dalang ketika sedang merajuk. Kalau Atok nggak berharga di mata Siti, nama asli Opah, mana mungkin perkataannya didengarkan dan dituruti. Saya yakin bibit-bibit sayang semasa kecil masih ada yang tersisa. 

Acts of service Tok Dalang ke Opah memang nomor satu

Atok adalah seseorang yang selalu Opah andalkan ketika kesulitan. Kepercayaan itu nggak muncul begitu saja. Saya yakin Atok selalu berupaya menunjukkan rasa sayangnya dengan berbagai tindakan dan pertolongan yang dia lakukan. Atok juga selalu membantu ketika rumah Opah rusak. Dia juga sering memberikan apapun yang Opah butuhkan. 

Salah satu tayanan yang meyakinkan saya akan hal itu adalah episode Angin Puting beliung. Pada saat itu puting beliung melanda Kampung Durian Runtuh. Opah yang khawatir langsung menelpon Atok untuk mencari Upin dan Ipin. Saking paniknya, Opah menelepon sambil menangis. Dengan heroik, Atok rela keluar rumah untuk mencari duo kembar itu. Atok rela mempertaruhkan keselamatannya demi cucu orang. Kalau nggak berdasar rasa sayang ke Opah, saya yakin Tok Dalang akan menyuruh orang lain saja untuk mencari dua bocah itu. 

Sosok ayah dan kakek yang dibutuhkan Upin dan Ipin

Sudah saya singgung sebelumnya, masih ada harapan Opah dan Tok Dalang berakhir di pelaminan. Selain Tok Dalang yang memang menaruh hati pada Opah, saya merasa Opah memerlukan sosok seperti Tok Dalang dalam hidupnya. Lebih tepatnya, cucu-cucu Opah butuh sosok kebapakan dalam hidup mereka. 

Seperti yang kita tahun, Upin dan Ipin adalah yatim piatu yang tidak sempat merasakan kasih sayang seorang ayah dan ibu. Mungkin kasih sayang seorang ibu bisa didapat dari Opah, tapi kalau kasih sayang seorang ayah? Saya merasa hanya Tok Dalang yang bisa memenuhi itu semua. 

Pada sebuah episode duo kembar itu menangis tersedu-sedu karena merindukan sosok ayah. Mereka berharap ada ayah yang dapat mengajarkan cara bermain layang-layang, menangkap ikan,  mengajak bermain, atau sekedar menuruti kemauan mereka. 

Nah, saya melihat keinginan-keinginan itu hanya bisa dipenuhi oleh Tok Dalang. Kalian masih ingatkan bagaimana Atok membantu duo kembar mencari ikan cupang, mengajak mereka ke sawah, mencari ikan, panen durian, dan banyak kegiatan lain. 

Atok yang kaya raya

Kalau Tok Dalang betulan menikah dengan Opah, saya rasa Upin dan Ipin nggak perlu khawatir soal kesejahteraan di masa mendatang. Tok Dalang terkenal kaya rasa di Kampung Durian Runtuh. Kakek satu ini punya aset yang menggunung. Salah satunya, kebun durian yang luas. Selain itu, dia juga punya berbagai usaha seperti jual  buah-buahan, kayu, beternak angsa dan ayam. Oiya, jangan lupa bisnis homestay yang pengunjungnya dari berbagai negara itu. 

Pendapatan dari berbagai  bisnis itu seluruhnya untuk dirinya sendiri. Anak-anak dan cucu Atok sudah mandiri. Nggak heran, dalam episode Uang Lama, diperlihatkan kalau dia memiliki banyak tabungan. Intinya, Tok Dalang itu orang kaya. 

Nah, di atas beberapa alasan yang membuat saya sangat mendukung hubungan Opah dan Tok Dalang lanjut hingga pelaminan. Selain materi, lelaki yang sering mengenakan peci itu bisa memberikan kasih sayang secara penuh ke Opah, Kak Ros, serta Upin dan Ipin. Itulah yang paling penting, sebab secara kesejahteraan, Opah dan cucu-cucu sebenarnya sudah terpenuhi. Hal itu pernah dibahas dalam tulisan di Terminal Mojok dengan judul Jarang Kelihatan Susah, Ternyata dari Sini Sumber Pendapatan Keluarga Upin dan Ipin

Penulis: Allya
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 3 Teori Mind Blowing yang Menjelaskan Rajoo Jarang Muncul dalam Serial “Upin Ipin”

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 April 2024 oleh

Tags: AtokKak RosKamping Durian RuntuhopahTok Dalangupin-ipin
Allya

Allya

ArtikelTerkait

Cikgu Melati dalam Serial Upin Ipin Perlu Introspeksi Diri. Kasih Tugas Boleh, tapi yang Masuk Akal

Cikgu Melati dalam Serial Upin Ipin Perlu Introspeksi Diri. Kasih Tugas Boleh, tapi yang Masuk Akal

3 Maret 2024
Sisi Gelap Kampung Durian Runtuh Upin Ipin yang Nggak Disadari Penonton

Sisi Gelap Kampung Durian Runtuh Upin Ipin yang Nggak Disadari Penonton

1 Maret 2024
4 Hal yang Jarang Orang Bicarakan tentang Serial TV Upin Ipin Mojok.co

4 Hal yang Jarang Orang Bicarakan tentang Serial TV Upin Ipin

8 November 2025
Membayangkan Uncle Muthu dalam Serial Upin Ipin Jadi Penjual Angkringan

Membayangkan Uncle Muthu dalam Serial Upin Ipin Jadi Penjual Angkringan

19 Februari 2024
4 Kenakalan Upin Ipin yang Paling Keterlaluan dan Jadi Red Flag (Upin Ipin Fandom)

4 Kenakalan Upin Ipin Zaman Dulu yang Paling Keterlaluan

17 April 2025
upin ipin indonesia mojok.co

Alasan Saya Nggak Pernah Bosan sama Upin Ipin

11 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya Mojok.co

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

20 Maret 2026
Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

20 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.