Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Tingkah Laku Sopir dan Kernet Bus Sugeng Rahayu yang Jarang Disadari Penumpang

Efrida Qurotul A'yun oleh Efrida Qurotul A'yun
22 Juli 2023
A A
Tingkah Laku Sopir dan Kernet Bus Sugeng Rahayu yang Jarang Disadari Penumpang

Tingkah Laku Sopir dan Kernet Bus Sugeng Rahayu yang Jarang Disadari Penumpang (Dokumentasi Pribadi Penulis)

Share on FacebookShare on Twitter

Tiap kali naik bus Sugeng Rahayu dari Solo ke Madiun dan sebaliknya, saya kerap bertemu sopir dan kernet dengan tingkah laku kayak gini, nih.

Saya adalah seorang perantau asal Madiun yang tengah menempuh pendidikan di Solo. Sebagai seorang perantau yang jauh dari rumah, saya dituntut untuk mandiri, tak terkecuali ketika harus wira-wiri dari dari kampung halaman menuju perantauan. 

Moda transportasi yang biasa saya gunakan untuk mobilisasi dari kampung halaman menuju perantauan dan sebaliknya adalah bus. Setidaknya, tiga minggu sekali saya naik bus untuk pulang ke Madiun dan kembali lagi ke Solo. Sebenarnya selain naik bus, bisa aja sih melakukan perjalanan dengan sepeda motor. Namun, orang tua melarang saya melakukan perjalanan panjang tersebut sendirian. 

Bus yang menjadi langganan saya untuk pulang pergi Madiun-Solo adalah bus Sugeng Rahayu ekonomi. Untuk menuju Madiun dari Solo atau sebaliknya, butuh waktu setidaknya 2-3 jam perjalanan. Lumayan juga, kan?

Sekilas tentang bus Sugeng Rahayu

Sugeng Rahayu merupakan salah satu perusahaan otobus yang cukup legendaris dari Jawa Timur. Bus ini telah beroperasi sejak tahun 1981. Pemilik PO Sugeng Rahayu adalah Setyaki Sasongko. Awalnya, PO ini bermodalkan 6 unit bus. Rute awalnya adalah Surabaya-Jogja. Awalnya, PO ini bernama Sumber Kencono. 

Bus Sumber Kencono cukup dikenal masyarakat di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jogja karena kecepatannya yang luar biasa. Masyarakat gemar naik bus ini karena nggak ngetem lama di tempat tertentu. Sayangnya, reputasi bus ini rusak akibat ulah oknum sopir yang ugal-ugalan sehingga kerap mengakibatkan kecelakaan. Masyarakat pun memelesetkan nama Sumber Kencono menjadi Sumber Bencono (Sumber Bencana). 

Akhirnya, bus ini berganti nama menjadi Sugeng Rahayu yang memiliki makna selamat dan sejahtera. Seiring dengan pergantian namanya, banyak rute baru yang dibuka oleh pihak PO. Beberapa rute di antaranya Surabaya-Purwokerto, Surabaya-Solo-Semarang, Surabaya-Cilacap, dan Jember-Cilacap.

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, saya adalah salah satu pelanggan setia bus Sugeng Rahayu. Selama naik bus satu ini, saya kerap memperhatikan tingkah laku para sopir dan juga kernet bus ketika sedang bertugas. Awalnya saya nggak begitu menyadari, tapi makin ke sini, saya baru sadar kalau para sopir dan kernet bus rupanya memiliki kebiasaan yang mereka lakukan di perjalanan. Mungkin tingkah laku mereka ini jarang disadari atau bahkan nggak disadari sama sekali oleh penumpang lainnya. 

Baca Juga:

Pertama Kali Naik Bus Harapan Jaya dari Semarang ke Blitar: AC Bocor, Ban Pecah, tapi Snack Melimpah

3 Kekurangan Bus Hasti yang Bikin Tersingkir dari Jalanan Kediri

Apa saja tingkah laku sopir dan kernet bus Sugeng Rahayu tersebut? Berikut di antaranya.

Baca halaman selanjutnya

Tingkah sopir dan kernet yang perlu diperhatikan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2023 oleh

Tags: Busbus sugeng rahayukernet bussopir busSugeng Rahayu
Efrida Qurotul A'yun

Efrida Qurotul A'yun

Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang percaya pada kekuatan kata. Memiliki visi masa depan dan deretan cita-cita yang melampaui batas imajinasi

ArtikelTerkait

Dosa Sopir Bus Mira dan Sugeng Rahayu yang Bikin Pengendara Lain Jengkel

Dosa Sopir Bus Mira dan Sugeng Rahayu yang Bikin Pengendara Lain Jengkel

8 Agustus 2023
Terminal Sruwen Semarang: Tempatnya Strategis, tapi Sepinya Bikin Miris

Terminal Sruwen Semarang: Tempatnya Strategis, tapi Sepinya Bikin Miris

30 Januari 2024
5 Orang yang Seharusnya Nggak Naik Bus Ponorogo-Trenggalek Terminal Mojok

5 Orang yang Seharusnya Nggak Naik Bus Ponorogo-Trenggalek

12 Februari 2022
Pengalaman Naik Bus ALS Medan-Bukittinggi dan Toilet yang Tak Terlupakan terminal mojok

Pengalaman Naik Bus ALS Medan-Bukittinggi dan Toilet yang Tak Terlupakan

12 November 2021
Rosalia Indah Adalah Sebaik-baiknya Teman Perjalanan Darat dari Palembang ke Bogor

Rosalia Indah, Sebaik-baiknya Teman Perjalanan Darat dari Palembang ke Bogor

24 Mei 2023
Jangan Hidup di Lamongan kalau Nggak Punya Kendaraan Pribadi, Transportasi Umum Nggak Bisa Diharapkan Mojok.co

Jangan Hidup di Lamongan kalau Nggak Punya Kendaraan Pribadi, Transportasi Umum Nggak Bisa Diharapkan

24 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Wisata Semarang yang Bisa Bikin Kamu Kapok Jika Salah Momen Berkunjung

Jangan Ngaku Pengusaha Hebat kalau Belum Sukses Jualan di Semarang!

7 Januari 2026
3 Hal yang Sebaiknya Jangan Diunggah di LinkedIn kalau Tidak Ingin Menyesal Mojok.co

Bukannya Upgrade Diri, Malah Nyalahin dan Bilang LinkedIn Aplikasi Toksik, Aneh!

5 Januari 2026
5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part Mojok.co

5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part

8 Januari 2026
Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

5 Januari 2026
4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7 Mojok.co

4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7

10 Januari 2026
5 Mitos Kebumen yang Bikin Orang Luar Mikir Dua Kali sebelum Berkunjung

5 Mitos Kebumen yang Bikin Orang Luar Mikir Dua Kali sebelum Berkunjung

5 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja
  • Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.