Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Terminal Mangkang Masih Sepi, Tenggelam dalam Bayang-bayang Terminal Terboyo

Fareh Hariyanto oleh Fareh Hariyanto
19 Juli 2023
A A
Terminal Mangkang Masih Sepi, Tenggelam dalam Bayang-bayang Terminal Terboyo

Terminal Mangkang (Farhan Syafid Fhadillah via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Terminal Mangkang hingga kini masih sepi. Masih pada terbayang Terboyo kah?

Membaca Semarang lewat tulisan-tulisan Kang Ahmad Arief Widodo membuat saya rindu kampung halaman. Hingga menggerakkan saya pada akhir pekan lalu untuk pulang ke Semarang menggunakan bus, moda transportasi yang terakhir saya gunakan pulang ke Semarang 10 tahun yang lalu.

Entah angin apa yang membuat saya tergerak pulang dengan bus ke Kota Semarang, hingga akhirnya saya tiba di Terminal Terboyo. Lalu, saya baru sadar kalau Semarang memang tidak sehebat apa yang ditulis Kang Ahmad Arief Widodo, utamanya soal mengatasi urusan transportasi kotanya.

Terminal Terboyo, tak bisa dimungkiri, adalah terminal legendaris yang lekat dengan Semarang. Tapi ancaman rob yang makin tahun makin mengkhawatirkan bikin segala aktivitas perlahan dipindahkan ke Terminal Mangkang dan Penggaron. Nah, kita akan bicara tentang Terminal Mangkang.

Perpindahan aktivitas ini harusnya bikin Terminal Mangkang ramai dan jadi pusat aktivitas transportasi. Tapi, yang terjadi sebaliknya, Mangkang tetap sepi. Terboyo justru tetap ramai, meski statusnya sudah bukan lagi terminal utama.

Rasanya ironis, Terminal Mangkang seakan-akan di bawah bayang-bayang Terboyo, “mantan” yang bagi banyak orang, terlalu susah untuk dilepaskan. Kehidupan memang berjalan meninggalkan yang seharusnya, tapi, seringnya tak semudah itu.

Lokasi Terminal Mangkang yang kurang terjangkau

Lokasi Terminal Mangkang terletak di ujung barat kota Semarang, berbatasan dengan Kabupaten Kendal. Dari lokasinya saja, sudah bisa jadi alasan penumpang dan PO Bus tidak memilihnya jadi pemberhentian. Meski Terminal Mangkang yang notabene terminal bus tipe A sudah ada sejak 2002, tetap saja tidak membikin terminal ini nyantol di kepala orang-orang.

Untuk membuat orang tertarik menggunakan terminal ini memang agak PR. Setidaknya harus bikin rencana matang untuk pengalihan behavior, tapi jelas ini butuh waktu yang lama.

Baca Juga:

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan Semarang

4 Tips Menikmati Lumpia Semarang Tanpa Terganggu Bau Pesing dari Rebungnya

Pemasaran dan Promosi yang Efektif

Terminal Mangkang, pada awalnya, dirancang bukan untuk mengatasi permasalahan kepadatan dan kemacetan yang sering terjadi di Terminal Terboyo. Pandangan orang terhadap Mangkang ya bukan pengganti Terboyo, wajar jika ketika Terboyo “tutup”, orang lebih memilih maksa memakai Terboyo, bukan kepikiran pindah ke Mangkang.

Masih menyambung dengan masalah sebelumnya, perlu ada strategi rekayasa behavior yang tepat agar Mangkang segera terisi. Salah satunya ya, promosi.

Orang bisa move on, salah satunya karena kepincut yang baru. Masalahnya tinggal gimana bikin yang baru ini terlihat menarik, kan?

Pengembangan fasilitas dan layanan

Kalau mau rame, menurut saya sih, bikin terminal ini “mewah” atau lebih mewah dari sekarang. Dibikin lebih kinclong, dari kejauhan udah wah gitu. Dari kasus-kasus yang ada sih, biasanya fasilitas yang lebih bagus bikin pengguna mau beralih. Bisa dengan menjadikan Terminal Tirtonadi sebagai benchmark lah. Niru dikit nggak apa-apa. Meniru semangatnya lho, bukan desain.

Meskipun saat ini Terminal Mangkang masih sepi, tidak ada alasan untuk menyerah. Dalam pengembangan kota, ada potensi untuk mengatasi tantangan dan membangun terminal ini menjadi pusat transportasi yang berfungsi penuh layaknya di Terminal Purabaya Surabaya. Apalagi Terminal Mangkang memiliki potensi besar untuk terhindar dari bayang-bayang mantan yang masih menghantui.

Penulis: Fareh Hariyanto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Katanya Semarang Kota Besar, tapi kok Terminal Busnya kayak Gitu?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2023 oleh

Tags: Semarangterminal mangkangterminal terboyo
Fareh Hariyanto

Fareh Hariyanto

Perantauan Tinggal di Banyuwangi

ArtikelTerkait

Jalan Bangkong Semarang, Jalan Rahasia UNNES dan UNDIP (Unsplash)

Jalan Bangkong Semarang, Jalan Rahasia UNNES ke UNDIP. Sudah Rawan Ambles, Angker Lagi tapi Anehnya Nggak Bikin Kapok

1 Maret 2024
Nikmatnya OTI Fried Chicken Lokal Semarang Kalahkan McD dan KFC: Wajib Makan Minimal Sekali sebelum Meninggal

Nikmatnya OTI Fried Chicken Lokal Semarang Kalahkan McD dan KFC: Wajib Makan Minimal Sekali sebelum Meninggal

18 Juli 2024
4 Hal yang Bikin Saya Iri sama Mahasiswa UNNES

4 Hal yang Bikin Saya Iri sama Mahasiswa UNNES

31 Juli 2023
Bus Trans Semarang: Dicintai karena Memudahkan Penumpang, tapi Dibenci Pengendara Lain karena Ugal-ugalan

Bus Trans Semarang: Dicintai karena Memudahkan Penumpang, tapi Dibenci Pengendara Lain karena Ugal-ugalan

3 Januari 2024
Tertipu Tempat Servis Laptop di Plaza Simpang Lima Semarang, Nggak Diperbaiki Malah Digadaikan Mojok.co

Tertipu Tempat Servis Laptop di Plaza Simpang Lima Semarang, Nggak Diperbaiki Malah Digadaikan

29 Mei 2025
Kisah Pilu Kudus-Semarang: Macet 4 Jam Akibat Banjir Rob yang Tak Kunjung Ditangani dan Terkesan Dianggap Sepele

Kisah Pilu Kudus-Semarang: Macet 4 Jam Akibat Banjir Rob yang Tak Kunjung Ditangani dan Terkesan Dianggap Sepele

14 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan Semarang

11 Maret 2026
Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

11 Maret 2026
Lulus S2 dan Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, padahal Peluang Jadi Akademisi di Surabaya Nggak Kalah Menarik Mojok.co

Lulusan S2 Masih Dituntut Merantau ke Jakarta oleh Keluarga, Seolah-olah Nggak Ada Harapan Jadi Akademisi di Surabaya

10 Maret 2026
Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta Mojok.co

Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta 

6 Maret 2026
Sebaiknya Warga Malang Tidak Terlalu Marah kalau Matos Disebut sebagai Mall Terkecil, Masih Banyak Urusan Lain yang Lebih Penting

Sebaiknya Warga Malang Tidak Terlalu Marah kalau Matos Disebut sebagai Mall Terkecil, Masih Banyak Urusan Lain yang Lebih Penting

7 Maret 2026
Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan (Unsplash)

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

9 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Pengalaman Brengsek Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Dapat Sopir Amatiran Membahayakan Nyawa dan Semburan Muntahan Penumpang
  • Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja
  • Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif
  • Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas
  • Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.