Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Terminal Bungurasih Momok bagi Pengguna Jalan Raya Waru Sidoarjo, Bikin Macet Ora Umum!

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
24 Februari 2024
A A
Terminal Bungurasih Momok bagi Pengguna Jalan Raya Waru Sidoarjo, Macet Ora Umum! Mojok terminal bungurasih surabaya

Terminal Bungurasih Momok bagi Pengguna Jalan Raya Waru Sidoarjo, Macet Ora Umum! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak ada yang lebih tabah dari pengendara yang melewati Jalan Raya Waru Sidoarjo alias jalan di depan pintu keberangkatan Terminal Bungurasih. Melewati titik itu perlu kesabaran ekstra karena kerap terjadi kemacetan. Padahal jalan itu cukup vital karena menjadi akses antara Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya.  

Terminal Bungurasih adalah terminal terbesar se-Jawa Timur. Tidak heran kalau lalu-lalang orang di sekitar kawasan ini begitu padat. Hanya saja, saya merasa kemacetan yang ditimbulkan terminal ini benar-benar mengesalkan. Pengguna jalan bisa lho berjam-jam terjebak oleh simpul kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Waru, tepatnya di pintu keberangkatan bus-bus dari terminal.

Depan pintu keberangkatan Terminal Bungurasih jalan utama penghubung Sidoarjo-Surabaya

Saya coba sedikit beri penjelasan kenapa titik ini bisa begitu padat. Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, Terminal Bungurasih atau yang juga dikenal dengan Terminal Purabaya merupakan terminal terbesar di Jawa Timur. Terminal ini menjadi gerbang utama Kota Surabaya dari arah barat, selatan, dan timur. Tidak heran kalau tempat ini begitu sibuk.

Sementara itu, Jalan Raya Waru yang ada di depan pintu keberangkatan Terminal Bungurasih merupakan jalur utama orang Sidoarjo yang ingin ke Surabaya, begitu pula sebaliknya. Nggak heran kalau jumlah kendaraan yang melintas di jalan ini cukup banyak. Padahal, lebar Jalan Raya Waru tidaklah seberapa, hanya cukup dilewati oleh 1 mobil dan 2 motor berjajar. Itu mengapa jalan ini kerap sekali terlihat padat kendaraan. Apalagi jalan ini juga harus menampung bus-bus dari terminal.

Saya adalah salah satu warga yang sehari-hari melewati kawasan ini demi ke Surabaya. Setiap hari saya berangkat dari Delta Sari, Waru, Sidoarjo, ke kampus Unesa Ketintang Surabaya. Pengalaman saya, jalan tersebut memang sering macet, entah jam berapa aja. Mungkin karena terminal ini beroperasi selama 24 jam ya. Itu mengapa setiap ngampus saya berangkat kurang lebih satu jam lebih awal agar tidak terlambat. 

Penumpang lebih banyak menunggu di pintu keluar ketimbang di dalam terminal

Saya beri alasan lain kenapa kawasan Terminal Bungurasih ini bisa macet tidak tertahankan. Ternyata, banyak penumpang bus yang memilih menunggu di pintu keberangkatan terminal daripada di dalam, di tempat yang sudah disediakan. Ini memperparah kemacetan karena bus harus beberapa kali berhenti untuk mengangkut penumpang. 

Saya juga kurang paham kenapa penumpang lebih suka menunggu bus di pintu terminal. Padahal fasilitas terminal terbesar di Jawa Timur sangat lengkap dan memadai lho. Fasilitas di sana meliputi lajur nomor bus, kantin, pangkalan ojek, loket, tempat parkir, toilet, dan semuanya bersih. 

Pihak Dishub yang menyadari situasi ini sebenarnya sudah beberapa kali memberikan larangan supaya bus tidak mengangkut penumpang di depan pintu keluar. Namun, beberapa bus tetap ngeyel. Terutama bus-bus lintas jurusan, seperti Sugeng Rahayu, Sumber Kencono, Bagong, Harapan Jaya, Ladju, Mira, dan banyak bus lain. 

Baca Juga:

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Sebenarnya apa yang dilakukan bus itu juga nggak salah-salah amat menurut saya. Mereka hanya memenuhi permintaan penumpang. Kebetulan penumpang lebih senang menunggu bus di pinggir jalan itu, mau tidak mau bus mengangkut mereka. Jangan salah, di pintu keluar ini tidak hanya ada penumpang yang bersiap menaiki bus saja lho, di sana juga ada tukang ojek, pedagang kaki lima, dan pengguna jalan lain. Bisa dibayangkan betapa padatnya, bukan? 

Jalan Raya Waru menjelma menjadi jalan berbahaya 

Sebagai jalan yang pasti dan selalu ramai dipadati banyak orang, bukan hal yang tidak mungkin jika kawasan ini menjadi momok bagi pengguna jalan. Jalan Raya Waru atau depan pintu keberangkatan Terminal Bungurasih, telah menjadi salah satu titik rawan kecelakaan di perbatasan Sidoarjo-Surabaya. Beberapa kecelakaan lalu lintas sering terjadi di sini. Bahkan, per 2023, ada beberapa laporan laka lantas yang sampai menelan korban jiwa.

Kecelakaan memang sulit terhindarkan mengingat pengendara dari arah Sidoarjo harus berkompetisi dengan bus-bus yang berangkat dari terminal itu. Di sisi lain, ada ratusan orang yang menunggu di pintu keberangkatan terminal yang juga memadati jalan. Maka di situlah, saat bus-bus tersebut bersaing masuk ke Jalan Raya Waru yang sempit, risiko kecelakaan pun semakin tinggi.

Dalam pandangan sempit saya, jelas perlu adanya skema penertiban. Setidaknya, peraturan larangan mengangkut penumpang di depan pintu keluar terminal harus diperketat. Fungsinya adalah untuk mencegah penumpukan bus, menurunkan tingkat kemacetan, dan mempertinggi angka keselamatan. Bagi saya, itu adalah langkah penting untuk segera dioptimalkan.

Pintu keluar Terminal Bungurasih memang menjadi tantangan tersendiri bagi para pengendara di perbatasan kota besar seperti Sidoarjo dan Surabaya. Namun dengan upaya perbaikan dan penegakan peraturan yang tepat, kita dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar dan aman di jalur ini. Tentunya, ini perlu kolaborasi bersama. Jadi, untuk sekarang, kalian harus tetap waspada dan sabar dulu.

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Jalan Wonosobo-Banjarnegara Lebih Cocok Jadi Wahana Uji Nyali daripada Jalur Antarkabupaten

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2024 oleh

Tags: SidoarjoSurabayaterminal bungurasih sidoarjoterminal purubaya
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

Depot Bebek Bang Arif Surabaya: Warung Bebek Enak yang Mampu Menandingi Bebek Purnama, Saya Jamin!

Depot Bebek Bang Arif Surabaya: Warung Bebek Enak yang Mampu Menandingi Bebek Purnama, Saya Jamin!

2 Maret 2024
Membantah Klaim Jembatan Suramadu sebagai Biang Kerok Berbagai Masalah di Surabaya Mojok.co

Membantah Klaim Jembatan Suramadu sebagai Biang Kerok Berbagai Masalah di Surabaya

16 Oktober 2024
4 Rekomendasi Kuliner Jogja untuk Wisatawan Surabaya yang Lidahnya Rewel Mojok.co

4 Rekomendasi Tempat Kuliner Jogja untuk Wisatawan Surabaya yang Lidahnya Rewel

15 September 2025
5 Tempat yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi di Surabaya terminal mojok (1)

5 Tempat yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi di Surabaya

1 Desember 2021
Betapa Ruwet Masalah PPDB Surabaya: Zonasi Gagal Total dan Orang Tua Masih Berebut Sekolah Favorit

Betapa Ruwet Masalah PPDB Surabaya: Zonasi Gagal Total dan Orang Tua Masih Berebut Sekolah Favorit

3 Juli 2024
Layanan Adminduk Ribet dan Cuma Bikin Kecewa: Jember Harusnya Belajar dari Surabaya

Layanan Adminduk Ribet dan Cuma Bikin Kecewa: Jember Harusnya Belajar dari Surabaya

12 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

Fisioterapis, Profesi Menjanjikan dan Krusial di Tengah Masyarakat yang Sedang Begitu Gila Olahraga

18 Januari 2026
Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

18 Januari 2026
Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026
Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik Mojok.co

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

19 Januari 2026
KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

Pengalaman Naik Kereta Sri Tanjung Surabaya-Jogja: Kursi Tegaknya Menyiksa Fisik, Penumpangnya Menyiksa Psikis

13 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.