Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Terima Kasih Untuk Drama Korea

Atik Soraya oleh Atik Soraya
28 Juli 2019
A A
drama korea

drama korea

Share on FacebookShare on Twitter

Drama Korea itu beda. Adalah kesan pertama saya menonton drama Korea saat waktu masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Meskipun usia semakin bertambah tua namun pesona drama Korea tidak pernah pudar.

Saya agak lupa drama apa yang pertama kali saya tonton. Tapi, sepertinya Naughty Kiss adalah drama yang membuat saya taat sekali pulang ke rumah tepat waktu hanya untuk menonton drama yang scene-nya banyak dipotong saat disiarkan di salah satu stasiun televisi swasta.

Naughty kiss, drama soal kisah cinta anak SMA yang klise banget, tapi waktu tayang tahun 2010 drama ini tetap saja jadi yang ditunggu-tunggu walau cerita dan alurnya jelas banget khas anak SMA yang jatuh cinta dan klepek-klepek dapat first kiss dari orang yang disukai. Sebucin itu saya sama drakor waktu itu, mau klise atau beda juga tetap saja semua dibabat habis.

Kesibukan sehari-hari membuat intensitas saya menonton drama Korea jauh berkurang bahkan sekarang bisa dihitung pakai jari drama apa saja yang sudah saya tonton. Tapi, kalau lagi suntuk, tanggal tua, dan hanya punya modal wifi maka drama Korea menjadi sebuah jawaban. Beneran deh, kamu juga harus coba nonton salah satu drama Korea saat situasi yang sama menimpa kamu.

Ya ampun, terpujilah wahai engkau orang-orang yang berada di belakang layar pembuatan suatu drama sehingga tontonan ini bisa sangat candu.

Berkat drama Korea, saya percaya kalau pasti masih ada laki-laki romantis yang secara mengejutkan suka meluk dari belakang. Atau sosok yang pendiam tapi ternyata menyimpan banyak cerita dan cinta. Dan mungkin seorang CEO yang ternyata suka sama bawahannya sendiri wqwqwq (saya nulis ini geli sendiri gitu).

Walau spesies laki-laki yang begitu mungkin jarang sekali ditemui, bahkan mungkin nggak bakal mungkin ditemui tapi tidak masalah karena saya senang saat adegan-adegan tadi sering membuat banyak kupu-kupu berterbangan di dada saya.

Belum lagi kalau karakter tokoh perempuan atau laki-laki di drama itu mirip dan relevan sama diri sendiri, saya jamin pasti pecinta drakor bakal nonton itu lebih dari satu kali sambil membuat klaim kalau si lawan main tokoh tersebut adalah pasangan sendiri.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Tapi, ya namanya juga drama pasti ada aja hal yang sebenarnya nyebelin dan rasanya kelewat lebay banget. Atau kadang juga ada alur cerita yang nggak jelas sampai ngebosenin. Manusia pasti ada kurangnya kan my lov.

Drama Korea mengusir sepi. Ia mendatangkan tawa, dan mengundang halu untuk tetap bisa berlama-lama di ingatan saya (dan mungkin penontonnya yang lain). Ceritanya nggak melulu soal cinta, kalau nonton dengan serius pasti ada hal menarik yang sebenarnya diungkapkan terselubung.

Banyak masalah yang diungkapkan sebenarnya bisa relatable af sama kehidupan manusia pada umumnya. Perundungan, perbedaan status sosial, dendam, depresi, trauma, ambisi, kesenjangan sosial, dan sebagainya sering jadi topik yang diangkat di samping masalah per-bucinan.

Terlebih kalau garis besar masalahnya itu benar-benar kejadian dan lagi dirasain saat itu juga. Misalnya di tahun 2016 ada drama Cheese In The Trap yang secara garis besar bahas soal kondisi ekonomi keluarga yang susah buat mahasiswa, bagaimana Hong Seol (Kim Go Eun) si tokoh utama ini berjuang sama kehidupannya sebagai mahasiswa dan pekerja paruh waktu itu yang kadang menguatkan penonton dengan dialog-dialog yang bisa masuk ke Instagram Story buat jadi quotes. Perasaan-perasaan “tenang aja, kamu nggak sendirian. Banyak yang mengalami kepahitan serupa” itu yang ditiupkan oleh drama Korea ke setiap jiwa yang menontonnya.

Atau cerita yang anti mainstream dari drakor berjudul Weightlifting Fairy Kim Bok Joo yang ngupas soal kehidupan atlet perempuan dari cabang angkat besi yang kalut dalam beberapa hal seperti kehidupannya menjadi atlet perempuan di antara minimnya perempuan di dunia angkat besi, soal percintaan, persahabatan, dan keluarga.

Walaupun fiksi, masalah apa yang disampaikan dan diangkat di drama-drama Korea sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mungkin hal itu yang menyebabkan drakor banyak dapat tempat di hati orang-orang di seluruh dunia.

Untuk sebagian orang, drama korea punya daya magisnya tersendiri. Memberikan dorongan dan semangat untuk tetap kuat dalam menjalani hidup lewat cara yang paling nggak biasa. Dialog dan pemerannya yang menghayati adegan menjadi nilai tambah karena kadang kalau suka kebawa perasaan yang dalam si penonton bahkan sampai bisa ikut meneteskan air mata dan merasakan emosi-emosi lain yang ada.

Terima kasih drama Korea.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: Curhatdrama koreanaughty kissPengalaman
Atik Soraya

Atik Soraya

ArtikelTerkait

sidang MK

Di Sidang MK Para Ahli Hukum Berkumpul dan Berdebat, Saat Itulah Saya Kebingungan Memahami Bahasa Level Tingginya

26 Juni 2019
Suzuki Satria 120 R dan Kenangan Cinta Pertama yang Sulit Dilupakan suzuki gsx r150 Suzuki GSX-S150 Touring Edition suzuki smash titan suzuki lets

Pengalaman Menggunakan Suzuki Smash Selama 13 Tahun: Dulu Masih Perkasa, Kini Mulai Renta

22 September 2023
Mengenal Keun-jeol, Cara Memberi Penghormatan Tertinggi Ala Budaya Korea terminal mojok (1)

Mengenal Keun-jeol, Cara Memberi Penghormatan Tertinggi Ala Budaya Korea

24 Juli 2021
afrika

Kisah Orang Indonesia yang Mengabdi Hingga ke Afrika

20 Juli 2019
tukang pangkas rambut

Tukang Pangkas Rambut Berpenghasilan 45 Juta Tiap Bulan: Makanya Jangan Suka Menyepelekan Pekerjaan Orang

8 Agustus 2019
Apa Benar Orang Korea Se-fashionable Karakter di Now, We Are Breaking Up_ terminal mojok

Now, We Are Breaking Up dan Betapa Modisnya Orang Korea

20 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Pantai Padang Adalah Tempat Wisata yang Sempurna di Kota Padang Seandainya Nggak Ada Parkir Liar Mojok.co

Pantai Padang Tempat Wisata yang Sempurna di Kota Padang Seandainya Nggak Ada Parkir Liar

8 Februari 2026
Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

9 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
13 Kosakata Bahasa Madura yang "Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar Mojok.co

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

9 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.