Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Teknik Peredam Malu yang Sering Dipakai Orang Indonesia Saat BAB

Melynda Dwi Puspita oleh Melynda Dwi Puspita
7 Maret 2021
A A
bab

bab

Share on FacebookShare on Twitter

Urusan buang hajat memang jadi sebuah kebutuhan setiap orang, yang biasanya dilakukan di waktu matahari masih muncul malu-malu. Ibarat makan tiga kali sehari, buang air besar (BAB) juga menjadi rutinitas kegiatan. Nggak lengkap rasanya kalau nggak BAB, Iya kan?

Frekuensi BAB yang saya tau setiap orang itu berbeda-beda. Ada yang sekali setiap hari, tiga hari sekali, bahkan ada yang seminggu sekali. Memang kadang-kadang keinginan BAB alias buang tai nggak tentu datangnya. Kalau sedang makan makanan pedas atau kuantitas makanan yang masuk ke perut membludak, sudah pasti jadwal BAB datang tiba-tiba.

Nah, waktu ingin boker tiba-tiba ini yang jadi masalah. Kalau mau BAB di rumah sendiri nggak masalah, mau gimana pun modelnya. Tapi, kalau harus BAB di toilet umum atau bahkan numpang di WC rumah teman ini yang jadi persoalan. Apalagi kalau baru pertama kali berkunjung atau nggak terlalu akrab sama pemilik rumah. Pasti ada perasaan sungkan alias malu, iya kan?

Makanya, saya pernah baca kalau toilet-toilet di Jepang, klosetnya ada fitur penghasil suara untuk meredam aktivitas buang hajat. Ya, kalau negara yang terkenal maju karena teknologinya itu sih sudah pasti nggak kaget jika ada toilet keren seperti itu. Boro-boro di Indonesia, sudah kebanyakan pakai jamban jongkok, kalaupun ada kloset duduk, seringkali mampet dan punya segudang masalah lainnya.

Makanya banyak akal yang biasanya digunakan sebagian orang untuk menutupi sedikit aib saat BAB. Kan nggak lucu kalau ada orang cakep tapi kedengeran kentut atau keluar suara aneh-aneh waktu buang hajat. Bisa turun deh nilai ketampanan/kecantikannya di mata orang yang mendengar ia BAB.

Walaupun nggak penting-penting amat, setidaknya kreativitas orang Indonesia untuk menutupi gengsi saat BAB ini perlu dibahas. Lalu, inilah cara-cara yang saya tau, biasanya digunakan orang Indonesia kalau lagi BAB di toilet umum.

#1 Menghidupkan kran air

Hayo, ngaku aja, siapa nih yang kalau BAB kudu ngidupin kran air? Saya yakin, hampir setiap orang sudah pernah melakukan metode ini. Suara guyuran alias aliran air yang keluar dari dalam kran dirasa mampu menyamarkan suara-suara mengganggu waktu BAB.

Tapi, kalau mau melakukan cara ini, harus dipastikan kondisi debit air yang keluar harus memang cukup deras. Kalau di wilayah pedesaan, air yang keluar dari sumur bawah tanah dijamin masih agak banter. Tapi. kalau di daerah perkotaan ini sering banget kedapatan air yang keluar sangat kecil atau bahkan nggak keluar sama sekali. Mengingat air itu barang mahal kalau di kota-kota.

Baca Juga:

Tips untuk Samarkan Bau dan Bunyi Saat BAB di Toilet Umum

BAB di Terminal itu Bayar Lho!

#2 Nyetel lagu dari HP keras-keras

Banyak orang yang ke toilet selalu bawa hp. Entah mau balas chat dari doi, scroll Instagram atau Facebook, atau juga sambil dengerin lagu. Kalau saya sendiri nggak pernah rasanya bawa hp ke dalam toilet, lah wong saya ini sering teledor.

Saya nggak mau nanti hp saya harus bernasib nahas karena harus terjatuh ke dalam lubang kloset dan diselimuti adonan warna kuning, walaupun harganya hanya satu jutaan. Seorang teman, pernah menceritakan jika sudah dua kali ia apes karena hpnya berenang di WC, tapi gitu ya nggak kapok.

Makanya bagi sebagian orang, membawa smartphone ke dalam WC menjadi sebuah kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi. Seringkali orang-orang menghidupkan lagu dengan volume yang keras waktu BAB. Katanya sih, tujuan mereka sebenarnya untuk menutupi suara-suara yang keluar dari lubang anus.

Kebanyakan jenis lagu yang disetel memiliki karakteristik seperti mengeluarkan gaung atau distorsi. Biasanya seperti lagu rock dan genre nge-beat lainnya. Selain itu, katanya biar BAB-nya lebih semangat. Kalau lagu mellow sudah pasti nggak terlalu memberikan efek menutupi suara dong.

#3 Saat emas keluar, langsung disiram

Ada tim yang ngumpulin feses sampai banyak dan kalau sudah selesai, lalu disiram. Ada pula tim yang kalau sekali feses keluar langsung disiram. Kalau kamu tim yang mana? Saya rasa tim ngumpulin feses sampai banyak ini bisa dilakukan kalau lagi BAB di rumah. Ataupun saat kran air mengalir deras.

Tapi, kalau kondisi kran mati, nggak bawa HP pula, sudah dipastikan kalau metode menyiram feses langsung saat akan keluar ini menjadi pilihan. Mengguyur air banyak-banyak mampu menutupi suara nggak enak waktu feses keluar.

Nah, kira-kira rekan-rekan punya cara lain untuk menutupi suara BAB yang antimainstream?

BACA JUGA BAB di Terminal itu Bayar Lho! dan tulisan Melynda Dwi Puspita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Maret 2021 oleh

Tags: bab
Melynda Dwi Puspita

Melynda Dwi Puspita

Sebutir pasir pantai asal Probolinggo, Jawa Timur.

ArtikelTerkait

Tips untuk Samarkan Bau dan Bunyi Saat BAB di Toilet Umum terminal mojok.co

Tips untuk Samarkan Bau dan Bunyi Saat BAB di Toilet Umum

15 Maret 2021
wc jongkok

Perdebatan Mana yang Lebih Nyaman: WC Jongkok atau WC Duduk

20 Juli 2019
bab

BAB di Terminal itu Bayar Lho!

9 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mobil Innova Reborn, Mobil yang Bisa Dianggap sebagai Investasi Terbaik sekaligus Mesin Penghasil Uang innova reborn diesel

Saya Akhirnya Tahu Kenapa Innova Reborn Diesel Dipuja Banyak Orang, Beneran Sebagus Itu!

7 Januari 2026
Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

13 Januari 2026
3 Alasan Ayam Geprek Bu Rum Harus Buka Cabang di Jakarta ayam geprek jogja oleh-oleh jogja

Sudah Saatnya Ayam Geprek Jadi Oleh-oleh Jogja seperti Gudeg, Wisatawan Pasti Cocok!

10 Januari 2026
Lulusan S2 Nelangsa dan Ijazahnya Tak Lagi Bisa Diharapkan (Unsplash)

Lulusan S2 Nelangsa dan Ijazahnya Tak Lagi Jadi Harapan, Bikin Saya Juga Ingin Bilang kalau Kuliah Itu Scam

9 Januari 2026
3 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Mojok.co jurusan PAI

Saya Tidak Ingin Menjadi Guru walaupun Memilih Jurusan PAI, Bebannya Tidak Sepadan dengan yang Didapat!

11 Januari 2026
Angka Pengangguran di Karawang Tinggi dan Menjadi ironi Industri (Unsplash) Malang

Warga Karawang Terlihat Santai dan Makmur karena UMK Sultan, padahal Sedang Berdarah-darah Dihajar Calo Pabrik dan Bank Emok

12 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik
  • “Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa
  • Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan
  • Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa
  • Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah
  • 5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.