Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Betapa Teganya Oknum-oknum yang Menyebarkan Berita Bohong pada Warga Tuban yang Sedang Dihantam Bencana

Sugiati oleh Sugiati
25 Maret 2024
A A
Betapa Teganya Oknum-oknum yang Menyebarkan Berita Bohong pada Warga Tuban yang Sedang Dihantam Bencana

Betapa Teganya Oknum-oknum yang Menyebarkan Berita Bohong pada Warga Tuban yang Sedang Dihantam Bencana (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jum’at 22 Maret 2024, masyarakat di Kabupaten Tuban diguncang oleh gempa bumi sebanyak 3 kali yang memiliki skala bermacam-macam. Diantaranya pada pukul 11:22:45 WIB gempa dengan skala 6 magnitudo, kedua pada pukul 12:31:12 WIB gempa dengan skala 5.3 magnitudo. Dan yang terakhir pada pukul 15:52:58 WIB gempa dengan skala 6.5 kembali mengguncang bumi Tuban hari ini.

Meski menurut BMKG, gempa ini dipastikan tidak berpotensi tsunami. Tapi, tetap saja, warga Tuban tetap harap-harap cemas dan ada trauma mendalam.

ADVERTISEMENT

Maret Kelabu bagi warga Tuban

Maret bagi kami, warga Tuban, adalah bulan paling kelabu tahun ini. Betapa tidak, berbagai musibah harus kami alami di tengah hiruk pikuk Ramadan dan berbagai persiapan lebaran. Pertama, kami harus menghadapi banjir bengawan yang memiliki kedalaman cukup serius beberapa minggu lalu, hingga aktivitas menyambut Ramadan pertama kami menjadi karut marut. Meski begitu kami terus berdoa agar semuanya selamat.

Tidak hanya itu, puting beliung datang dan menimpa masyarakat Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, dekat rumah saya. Akibat musibah ini, musala dilahap angin mengerikan itu.

Ketiga, dan saya harap jadi yang terakhir, adalah gempa. Sungguh, Maret bagi saya dan warga Tuban lainnya sangat kelabu. Entah pertanda apa, semoga semua baik-baik saja.

Seakan Tuhan mengingatkan kami

Saking banyaknya musibah yang terjadi bulan ini, takbir bergema di langit-langit Tuban. Masyarakat bersorak takbir menyaksikan teguran Allah yang maha dahsyat. Saya menyaksikan sendiri, tepat pada hari ini, kala gempa itu mengguncang tanah kelahiran saya. Masyarakat bersorak takbir, memohon ampunan dan perlindungan kepada Sang Mahapasti.

Saya mengikuti mereka, sembari melamun sejenak untuk mengingat bahwa benar, mungkin ini adalah satu di antara peringatan-Nya.

Trauma

Beruntung, bahwa di desa saya tidak ada korban jiwa atau bangunan ambruk seperti di berita-berita. Sebab, banyak di sekitar kami yang terkena efek gempa cukup parah dan begitu menampar. Saya dan warga Tuban lainnya cukup trauma.

Baca Juga:

Legen Tuban kini serba oplosan, tak layak jadi oleh-oleh khas daerah

Pantai Semilir Tuban, Tetap Menawan di Tengah Kepungan Industri

Sungguh, saat duduk saja saya selalu waswas dan seakan goyang-goyang, padahal tidak. Tapi, yang tak bisa saya pahami, kok ya masih ada oknum-oknum yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mendongkrak popularitas.

Ada saja oknum yang menakut-nakuti warga Tuban

Ada saja oknum-oknum yang berusaha memanfaatkan kesempatan ini untuk mendongkrak popularitas dengan menyebarkan berita bohong, tidak valid, atau tanpa sumber yang jelas. Bukannya malah memberi informasi bagi kami, tetapi malah menyebabkan takut dan trauma yang berkepanjangan bagi warga Tuban.

Padahal efek berita bohong ini benar-benar mengerikan. Bayangkan, di saat warga Tuban begitu fragile, sensitif terhadap hal-hal yang berpotensi mengancam nyawa, dihantam berita negatif yang bikin mereka makin goyang. Kalau tidak ada kejadian buruk, tentu berita tersebut dengan mudah ditepis. Tapi, ketika mental sedang rapuh-rapuhnya, mana bisa?

Sayangnya, itu realitas masa kini. Trauma orang lain, jadi cara terbaik merengkuh klik. Manusia hari ini seakan-akan tak bisa hidup tanpa klik. Tak peduli bahwa mereka bisa saja bikin banyak manusia kehilangan akal dan nalar.

Semoga oknum-oknum tersebut segera sadar, dan apa-apa yang terjadi, tidak menimpa mereka.

Penulis: Sugiati
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Berkaca pada Kampung Miliarder Tuban, Ganti Rugi Bukanlah Solusi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Maret 2024 oleh

Tags: banjirbencanagempaHoaxTuban
Sugiati

Sugiati

Mahasiswa Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura. Pencipta puluhan karya yang berhasil terbit di website dan menerbitkan dua buku solonya, serta beberapa buku antologi.

ArtikelTerkait

Mahasiswa Biadab Mengusir Pengungsi Rohingya di Aceh (Unsplash)

4 Pertanyaan tentang Aceh yang Selalu Bikin Orang Aceh Geleng-geleng. Nggak, Kita Nggak Mengisap Ganja Tiap Hari!

24 Januari 2024
Kediri Bakal Jadi Sungai, Sumpah Lembu Suro yang Jadi Kenyataan

Kediri Bakal Jadi Sungai, Sumpah Lembu Suro yang Jadi Kenyataan

15 Agustus 2023
aplikasi android body temperature diary hoaks gagal paham aplikasi android ga guna bohong hoaks mojok

Body Temperature Diary dan Aplikasi Android Lain yang Bikin Gagal Paham

11 April 2020
Derita Tinggal di Cirebon Bagian Timur, Daerah Pinggiran Kabupaten Cirebon yang Sering Dilupakan

Derita Tinggal di Cirebon Bagian Timur, Daerah Pinggiran Kabupaten Cirebon yang Sering Dilupakan

15 Maret 2024
Jakarta Banjir Itu Biasa, tapi Kalau Wonosobo Banjir itu Baru Luar Biasa (Lucu)

Jakarta Banjir Itu Biasa, tapi Kalau Wonosobo Banjir itu Baru Luar Biasa (Lucu)

12 Desember 2024
4 Hal Unik Jadi Santri di Pesantren Langitan terminal mojok.co

4 Hal Unik Jadi Santri di Pesantren Langitan

25 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026
Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026
Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.