Pandangan Saya Terhadap Jogja Berubah Setelah Merantau, Ternyata Kota Ini Nggak Istimewa Amat

Dulu, saya pernah cinta buta terhadap Jogja. Namun, cinta itu luntur dan berubah setelah saya merantau. Kota ini nggak se-istimewa itu.
Harus Punya Tabungan Rp20 Juta di Usia 25 Tahun, Fresh Graduate UMR Jogja Cuma Bisa Nangis Mendengarnya

Tabungan Rp20 juta di usia 25 tahun nggak relate bagi fresh graduate yang digaji UMR Jogja. Mending, sesuaikan tabungan dengan kemampuan aja.
4 Hal Tak Terlupakan bagi Orang Jakarta Saat Pertama Kali Berkunjung ke Jogja

Bagi saya, orang Jakarta, berkunjung ke Jogja meninggalkan kesan menyenangkan. Berikut 4 hal tak terlupakan ketika menikmati kota pelajar.
3 Kesalahan Sepele KRL Jogja Solo yang Cukup Mengganggu Penumpang

Kesalahan-kesalahan kecil yang ada di KRL Jogja Solo baiknya mendapat perhatian dari pihak KAI supaya menjadi bahan evaluasi.
Penderitaan Warga Jeron Beteng Jogja yang Rumahnya Digusur dan Terpaksa Pindah ke Bantul. Ongkos Semakin Mahal dan Fasilitas Kesehatan Terasa Kurang

Terpaksa pindah ke Bantul setelah rumah di Jeron Beteng Jogja digusur adalah penderitaan tersendiri. Ongkos mahal dan kesehatan sangat kurang
Bangunjiwo Bantul Daerah Memprihatinkan: Pusatnya Klitih Jogja, Isinya Gondes, dan Rawan Kecelakaan tapi Saya Masih Setia untuk Menetap

Bangunjiwo Bantul rawan bahaya. Mulai dari menjadi pusat klitih Jogja, hingga rawan kecelakaan karena penuh gondes ugal-ugalan di jalan.
Ketika Jogja Nggak Ramah bagi Orang Buta Arah Mata Angin, Google Maps Adalah Penyelamat

Warlok Jogja terbiasa memakai arah mata angin untuk memberi petunjuk jalan. Orang yang buta arah mata angin lebih mengandalkan Google Maps.