Pengalaman Ditolong Saat Motor Mogok dan Nggak Punya Uang Menyadarkan Saya Jogja Masih Berhati Nyaman

Seperti slogannya, Jogja (masih) berhati nyaman. Banyak orang baik dan hangat di kota ini yang telah membantu saya.
Geliat Kos LV Malang: Belum Setenar, Seheboh, dan “Tersentralisasi” Kos LV Jogja, tapi Sama-sama Dianggap Meresahkan

Meski kos LV Malang jelas tak semasif kos LV Jogja, bukan berarti hal tersebut bikin Kera Ngalam diam
Membayangkan Sewon Bantul Tanpa ISI Jogja, Cuma Jadi Daerah Antah-berantah

Sulit rasanya membayangkan Sewon Bantul tanpa ISI Jogja. Daerah ini mungkin cuma jadi kapanewon antah-berantah yang kurang “hidup”.
Jogja Tetaplah Kota Terbaik untuk Ditinggali, sekalipun Mukanya Berair karena Banjir, dan Penuh Jerawat Berbentuk Tukang Parkir Liar

Pada akhirnya, Jogja tetaplah kota yang begitu pantas untuk dicinta. Kota ini tetap bikin orang jatuh cinta, apa pun alasannya.
Sebagai Orang Bandung, Saya Bersyukur Bisa Merantau dan Kuliah ke Jogja

Sebagai orang asli Bandung, saya malah merasa lebih tenang hidup di Jogja. Semua serba dekat dan warganya ramah serta suka menolong.
Pengalaman Tinggal di Kos LV Jogja dan Melihat Langsung Mahasiswa Rela Membayar Mahal demi Maksiat dan Kebebasan

Tinggal di kos LV di Jogja membuka mata saya. Bahwa mahasiswa dan pekerja rela membayar mahal demi kebebasan. Meski isinya maksiat.
Jogja Bukan Hanya Milik Warga Lokal, Suara Perantau Juga Penting untuk Kemajuan Kota

Jogja yang kita cintai bukan hanya milik satu golongan, satu marga, atau satu KTP. Ia adalah ruang hidup bersama, tempat bertemunya berbagai latar belakang dengan satu tujuan: kehidupan yang lebih baik.