Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sokaraja Banyumas Tak Cuma Punya Soto dan Getuk, Kecamatan Ini Bahkan Sempat Jadi Penguasa Dunia Seni Lukis!

Ana Maria Dian Ayu Sekarsari oleh Ana Maria Dian Ayu Sekarsari
29 Mei 2025
A A
Tanpa Kecamatan Sokaraja, Banyumas Hanyalah Remah-Remah Kue Lebaran. Nggak Menarik Sama Sekali!

Tanpa Kecamatan Sokaraja, Banyumas Hanyalah Remah-Remah Kue Lebaran. Nggak Menarik Sama Sekali! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika pertama kali mendengar kata Kecamatan Sokaraja Banyumas, yang sering diingat pasti kuliner soto Sokaraja dan getuk goreng saja. Padahal sebenarnya selain kuliner, Sokaraja juga punya andalan lain yang tidak kalah menariknya. Hanya saja, kulinernya memang begitu ikonik, hingga orang-orang lupa bahwa suatu kota jelas lebih dari sepiring makanan.

Tapi, okelah, memang tidak bisa membahas Sokaraja tanpa membahas dua kuliner andalan mereka, yaitu soto Sokaraja dan getuk goreng. Jadi, mari kita bahas ini dulu.

Soto Sokaraja, bagi kalian yang belum tahu, adalah menggunakan sambal kacang sebagai sambalnya, lalu ketupat, tauge, daun bawang, daging sapi atau suwiran daging ayam, dan kerupuk warna-warni.

Bosan dengan soto Sokaraja? Tinggal mampir ke Getuk Goreng Asli Haji Tohirin (Sanpirngad) yang berada di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Sokaraja. Getuk yang sudah ada sejak tahun 1918 itu mempunyai tiga varian rasa getuk goreng; seperti gula jawa, cokelat, dan durian.

Namun, seperti yang sudah saya bilang di awal, Sokaraja Banyumas tak hanya tentang soto dan getuk. Bagi kalian yang ingin berkunjung ke Sokaraja, tapi tak tahu apa saja yang khas di sana, entah landmark atau hal yang terkenal, ini saya beri daftarnya.

Rumah Batik Anto Djamil

Sokaraja Banyumas punya batik Anto Djamil yang kualitasnya tidak kalah bagus dengan batik Jogja maupun batik Solo. Rumah Batik Anto Djamil ini berdiri sejak tahun 2006 oleh Anto Djamil sendiri. Batik yang dijual berupa batik Banyumasan yang pakemnya dari hitam sogan yang tajam dan tegas tapi motifnya sederhana. Misalnya motif Lumbon yang menggambarkan daun talas bertangkai tunggal yang memiliki makna bahwa orang Banyumas bisa bersosialisasi atau beradaptasi dengan baik tanpa membeda-bedakan orang.

Selain batik Banyumasan, Rumah Batik Anto Djamil juga menjual batik cap; baik cap malam maupun cap print dan batik tulis; baik semi-tulis maupun full-tulis. Meskipun masuk ke lokasi rumah galerinya harus blusukan ke gang kecil di Sokaraja, tetap membuat Rumah Batik Anto Djamil ramai dikunjungi oleh pengunjung yang ingin berburu batik.

Depo Pelita, toserbanya Sokaraja

Bisa dibilang Depo Pelita adalah semacam gabungan antara Electronic City, Mitra10, Az.ko, dan Informa tapi versi kearifan Sokaraja Banyumas. Dulu Depo Pelita pertama kali buka dengan nama Pelita Sokaraja di Jalan Jenderal Sudirman No. 724, Sokaraja. Awalnya hanya menjual barang elektronik dan bahan bangunan saja. Lalu seiring berjalannya waktu Pelita mulai ramai dikunjungi tidak hanya oleh orang Sokaraja maupun Purwokerto dan Banyumas saja. Tetapi juga daerah tetangga seperti Banjarnegara dan Purbalingga.

Baca Juga:

Kecamatan Purwokerto Lebih Populer daripada Kabupatennya, Banyumas, Bikin Banyak Orang Salah Paham

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

Kemudian pada 2006, Pelita membuka cabang baru di Jl. Menteri Supeno No.10 Sokaraja dengan nama Depo Pelita. Sekarang barang-barang yang dijual di Depo Pelita tidak hanya barang elektronik dan bahan bangunan saja. Namanya saja toserba, semua ada. You name it, Depo Pelita have it.

Bahkan Depo Pelita juga punya waterpark bernama Depo Bay Waterpark yang berada di dalam kawasan Depo Pelita. Selain itu, Depo Pelita juga membuka cabang di kota lain seperti Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.

Seni lukis Sokaraja: sempat berjaya pada masanya

Dulu Sokaraja Banyumas sempat berjaya lewat industri seni lukis pada tahun 1960-an hingga 1980-an. Bahkan Sokaraja sempat menjadi pusat galeri lukisan terpanjang di Asia Tenggara pada tahun 1970-an. Seni lukis Sokaraja juga menjadi saksi kehadiran pelukis Sokaraja yang lahir dan berkontribusi pada dunia seni lukis. Pelukis Sokaraja menorehkan ekspresi mereka melalui lukisan bergaya Mooi Indie yang indah dan elok.

Mooi Indie adalah aliran seni lukis yang berkembang pada abad ke-19 memperlihatkan keindahan Hindia Belanda pada saat itu. Biasanya lukisan Mooi Indie berupa pemandangan sawah, suasana pegunungan, sungai yang mengalir dan keindahan alam lainnya.

Sayangnya kejayaan seni lukis di Sokaraja redup pada 1990-an. Akibatnya, banyak pelukis beralih dari membuat lukisan pemandangan alam ke lukisan latar belakang studio foto. Ada juga pelukis yang berhenti karena harga bahan lukis, terutama cat lukis yang semakin melambung dan perubahan zaman.

Namun, ada juga pelukis yang berusaha melestarikan seni lukis Sokaraja agar tidak punah, salah satunya adalah Zen Ahmad, pelukis asal Sokaraja yang terus berjuang memperkenalkan kembali seni lukis Sokaraja kepada warga Sokaraja. Selain itu, acara Sokaraja Mbigart #3 yang diadakan pada akhir tahun lalu itu bertujuan membangkitkan minat warga terhadap seni rupa, khususnya seni lukis Sokaraja.

Sokaraja Banyumas, memang beneran lebih dari soto dan getuknya. Ia punya potensi, dan sayang rasanya kalau kita sederhanakan dengan kulinernya saja. Jadi, kapan berkunjung?

Penulis: Ana Maria Dian Ayu Sekarsari
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tanpa Kecamatan Sokaraja, Banyumas Hanyalah Remah-remah Kue Lebaran. Nggak Menarik Sama Sekali!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Mei 2025 oleh

Tags: banyumasSokarajasoto sokaraja
Ana Maria Dian Ayu Sekarsari

Ana Maria Dian Ayu Sekarsari

Lahir dan tinggal di Purwokerto.

ArtikelTerkait

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
Curug Cipendok Banyumas, Wisata Alam yang Menenangkan Pikiran Mojok.co

Curug Cipendok Banyumas, Wisata Alam yang Menenangkan Pikiran

31 Agustus 2024
Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

16 Desember 2025
Purwokerto Barat Kecamatan Terbaik di Purwokerto dan Banyumas (Unsplash)

Purwokerto Barat: Kecamatan Terbaik di Purwokerto dan Seantero Banyumas

13 Mei 2024
Kalau Jogja Bikin Muak, Purwokerto ternyata Bikin Saya Menyesal (Unsplash)

Jogja Bikin Muak, Purwokerto Bikin Menyesal: Kisah 2 Kota yang Menjadi Korban Jahatnya Romantisme karena Mengaburkan Realita yang Ada

11 November 2025
5 Alasan Orang Banyumas Susah Bikin Move On terminal mojok.co

5 Alasan Orang Banyumas Susah Bikin Move On

1 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cipatat, kecamatan di Bandung Barat yang kontribusinya sering luput dari perhatian orang-orang Mojok.co

Kasihan Kecamatan Cipatat lebih sering diingat buruknya, padahal punya banyak kontribusi lain bagi Bandung Barat

31 Juli 2026
Sisi Gelap Pangalengan Bandung yang Katanya Indah bak Surga Dunia

Label wisata elit Pangalengan itu bualan, selama transportasi umumnya masih jalan di tempat

28 Juli 2026
Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu Mojok.co

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

26 Juli 2026
Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik Mojok.co

Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik

28 Juli 2026
Jaga ikhtiar Bupati Klaten beresin borok PD BKK Klaten (Pexels)

Yang paling penting adalah jagain ikhtiar Bupati Hamenang menyelesaikan luka lama yang dibikin PD BKK Klaten

29 Juli 2026
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Jangan bebani mahasiswa KKN dengan tugas yang harusnya dikerjakan negara

30 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.