Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Game

‘Sleeping Dogs’, Gim Underrated yang Lebih Bagus ketimbang GTA V

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
7 Juli 2021
A A
sleeping dogs gim hongkong mojok

sleeping dogs gim hongkong mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Mungkin di antara kalian, para gamer, tidak banyak yang mengenal gim berjudul Sleeping Dogs. Saya sendiri pertama kali memainkan gim ini pada 2013, saat main ke kosan teman. Saat itu, di kalangan mahasiswa, gim-gim seperti Pro Evolution Soccer 2013 atau Grand Theft Auto V jauh lebih populer untuk dimainkan. Saat pertama kali melihat gim ini, saya dibuat tertarik karena judulnya aneh. Sleeping Dogs kan artinya anjing tidur, ini developer gimnya niat bikin nggak sih? Judulnya aneh banget!

Singkatnya, yang dikembangkan oleh Square Enix ini adalah Grand Theft Auto versi Hongkong karena setingnya berada di Kota Hongkong. Seperti gim Grand Theft Auto yang sudah kita kenal, gim ini memungkinkan kita untuk berbuat sesukanya, mulai dari merampok toko, mencuri mobil, menghajar orang tak berdosa yang kita temui di jalan, hingga membunuh polisi sekalipun. Meskipun begitu, gim ini jauh lebih asyik daripada Grand Theft Auto.

ADVERTISEMENT

Tokoh utama pada gim ini, Wei Shen adalah perwira Kepolisian Hongkong yang mencoba masuk ke dalam organisasi kriminal Sun On Yee, untuk mendapatkan informasi dari dalam. Sun On Yee sendiri adalah plesetan dari organisasi kriminal Hongkong sesungguhnya yang bernama Sun Yee On. Sebelum pindah ke San Fransisco dan kuliah di sana, Wei Shen ini menghabiskan masa kecil dan masa remajanya dengan para anggota Sun Yee On. Makanya, pas dia balik ke Hongkong, dia disuruh Kepolisian Hongkong untuk masuk ke dalam organisasi tersebut melalui teman lamanya tersebut. Sekilas, mirip dengan jalan cerita film The Raid 2 yang dibintangi oleh Iko Uwais.

Kalau kalian mengira gim Grand Theft Auto itu penuh kekerasan, cobain deh main gim ini. Gim ini jauh lebih sadis karena adegan perkelahiannya yang lebih brutal. Meskipun kita bisa menggunakan senjata api, fokus utama permainan ini adalah perkelahian yang dilakukan dengan tangan kosong. Kenapa begitu? Sebab Hongkong sama seperti Indonesia, di mana untuk mendapatkan senjata api itu susahnya minta ampun.

Di sini kita akan berkelahi dengan sangat brutal seperti yang dipertontonkan Iko Uwais dalam film The Raid 2. Bukan baku hantam biasa, seringkali kita diharuskan menggunakan benda-benda di sekitar kita untuk berkelahi. Seperti menggunakan kap mobil untuk menghajar kepala lawan atau menggunakan kunci inggris untuk menghajar lawan. Betul-betul sadis pokoknya pertarungannya!

Dengan gim yang bersetting di Kota Hongkong, saya seolah menonton film laga yang diperankan oleh Jackie Chan di tahun 90-an. Ada banyak adegan kejar-kejaran di gang sempit Kota Hongkong yang sangat kelam karena ada begitu banyak kesenjangan sosial yang terjadi di Kota Hongkong. Selain itu, ada banyak kasus perjudian, kasus prostitusi, kasus narkoba, human trafficking, yang melibatkan organisasi kriminal Sun On Yee yang sangat rapi karena melibatkan banyak pihak seperti oknum Kepolisian Hongkong dan para politisi Hongkong.

Sebagai polisi yang sedang menyamar, kita sebagai tokoh utama dibuat galau bukan main. Berusaha menyelesaikan tugas kita sebagai perwira Kepolisian Hongkong, tapi menjerumuskan teman masa kecil kita ke penjara, atau berusaha menyelamatkan teman masa kecil kita dari penjara tapi  terancam hukuman berat dari Kepolisian Hongkong. Pilihan tersebut memang sulit, tapi kita melakukannya dengan taruhan nyawa, karena sebelumnya ada polisi yang ketahuan menyamar dan polisi tersebut dibunuh secara perlahan dan sadis oleh anggota Sun On Yee. Kalau kamu jadi Wei Shen, bakal gimana coba?

Meskipun jago banget berkelahi dengan tangan kosong meski dikeroyok banyak penjahat, Wei Shen masih manusia biasa. Dia harus memulihkan dirinya karena PTSD (post-traumatic stress disorder), setelah melihat kakak kandung, Mimi Shen bunuh diri. Mimi Shen bunuh diri setelah kecanduan heroin bertahun-tahun. Dia sampai terpaksa jadi PSK untuk sekadar bisa mengkonsumsi heroin.

Baca Juga:

Pekalongan Kota Cheater, Julukan yang Bikin Suhu Kerap Dikira (Aslinya) Cupu

Mengenang Bisnis Rental PS yang Sempat Berjaya, Kini Merana

Sejak awal, Kepolisian Hongkong ragu untuk menyuruhnya menyusup ke Sun On Yee karena khawatir Wei akan melalaikan tugasnya sebagai perwira polisi untuk dendam pada pelaku yang membuat Mimi Shen bunuh diri. Kepolisian Hongkong pun ragu dengan Wei Shen karena khawatir akan membelot dan berbalik jadi penjahat..

Makanya, gim ini sukses membuat emosi saya naik turun karena latar belakang Wei Shen yang penuh dengan kisah yang emosional. Belum lagi, ketika ada teman kita yang terbunuh pada gim ini, saya betul-betul merasa dendam pada pelakunya. Saya betul-betul berusaha membalaskan dendam Wei Shen tersebut seolah-olah itu teman saya di dunia nyata yang terbunuh. Semua ini tentu saja karena storyline apik yang telah ditulis oleh Square Enix.

Selain karena storyline yang apik, saya juga merekomendasikan gim ini karena gim ini ringan banget. Hanya bermodalkan laptop dengan RAM 2GB, dan prosesor minimal Core 2 Duo, serta kapasitas hard disk 15GB, kamu sudah bisa memainkan gim epik ini. Lupakan Grand Theft Auto V yang berat tersebut, dan mulailah memainkan Sleeping Dogs. Ceritanya jauh lebih rumit dan pertarungannya jauh lebih nyata.

BACA JUGA Sebaiknya ‘Fast and Furious’ Dirampungkan saja, Ketimbang Makin Ngaco dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: gimgta vHiburan Terminalhongkongsleeping dogssquare enix
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

'Nevertheless': Cerita Fakboy Gaya Baru, Bukan Lagi Buaya, tapi Kupu-kupu terminal mojok.co

‘Nevertheless’: Cerita Fakboy Gaya Baru, Bukan Lagi Buaya, tapi Kupu-kupu

2 Juli 2021
‘Makan Besar’ Trans7_ Acara Masak Gede-gedean yang Menghibur dan Nggak Lebay terminal mojok

‘Makan Besar’: Acara Masak Gede-gedean yang Menghibur dan Nggak Lebay

4 Juli 2021
Kang Yo Han Vs Kim Ga On, Hakim Mana yang Lebih Dibutuhkan Indonesia_ terminal mojok

Kang Yo Han vs Kim Ga On, Hakim Mana yang Lebih Dibutuhkan Indonesia?

9 Agustus 2021
Sayembara Pemuda Ideal_ Si Boy atau Si Doel_ terminal mojok

Memilih Pemuda Ideal: Si Boy atau Si Doel?

21 Juli 2021
FIFA aturan baru sepak bola neymar mojok

Aturan Sepak Bola Baru Bikinan FIFA Blas Ra Mashok!

23 Juli 2021
Bukan ASN Atau TNI_POLRI, Bang Jarwo Adalah Representasi 'Idamanmu' yang Sesungguhnya terminal mojok

Bukan ASN Atau TNI/POLRI, Bang Jarwo Adalah Representasi ‘Idamanmu’ yang Sesungguhnya

3 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Sleman semakin mahal, tetapi narasi kota mahasiswa murah tetap dipelihara

15 Juli 2026
Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua (Mojok.co/Aly Reza)

Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua

17 Juli 2026
Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co yusril fahriza

Lamongan butuh dipimpin Yusril Fahriza agar makin maju dan kalcer, dan saya serius!

20 Juli 2026
Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja Mojok.co

Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja

21 Juli 2026
Dosa pengusaha kuliner, pakai foto hasil AI untuk jualan hingga pembeli merasa tertipu Mojok.co

Dosa pengusaha kuliner, pakai foto makanan hasil AI hingga pembeli merasa tertipu

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.