Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sisi Gelap Tinggal di Kecamatan Moyudan Sleman

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
9 April 2023
A A
Sisi Gelap Tinggal di Kecamatan Moyudan Sleman

Sisi Gelap Tinggal di Kecamatan Moyudan Sleman (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#3 Susah cari ATM

Orang-orang yang tinggal di pusat Kota Jogja pasti tidak merasa resah kalau susah menemukan mesin ATM. Wajar, soalnya meski tidak membawa uang tunai, pembayaran secara cashless sudah sangat umum dijumpai.

Namun lain halnya jika tinggal di Moyudan. Jangankan QRIS, pembayaran melalui kartu debit saja hanya dapat dilakukan di sejumlah toko besar ataupun minimarket populer. Umumnya, masyarakat di sana masih melakukan transaksi jual beli di pasar tradisional atau toko kelontong yang hanya menerima pembayaran uang tunai.

Sialnya, mencari mesin ATM itu Kecamatan Moyudan Sleman lumayan membutuhkan usaha, terlebih bagi para pengguna BCA. Biasanya, ATM yang tersedia di sekitar sana adalah BRI yang memang memiliki cakupan pasar lebih luas ketimbang bank swasta.

#4 Penakut jangan tinggal di Kecamatan Moyudan Sleman

Tipe parnoan atau penakut terhadap hal-hal mistis juga sebaiknya jangan coba-coba tinggal di daerah pedesaan Moyudan. Setali tiga uang dengan sejumlah tempat yang umumnya jauh dari keramaian, masyarakat di seputaran Moyudan pun masih banyak yang mempercayai keberadaan makhluk astral yang hidup berdampingan dengan mereka. Bahkan, tidak jarang dijumpai tempat pemakaman umum yang berdampingan atau berhadapan langsung dengan rumah penduduk.

Jangan bayangkan tempat pemakaman umum yang tertata rapi dan jauh dari kesan angker. Kuburan di Kecamatan Moyudan Sleman banyak yang masih terasa mengerikan lantaran ditumbuhi pepohonan besar sehingga tetap terlihat gelap meskipun di siang hari.

Tak heran, cerita menyeramkan kerap beredar dari mulut ke mulut masyarakat di sana. Lebih-lebih lagi saat petang menyambangi, suara burung hantu dan lolongan anjing kampung turut membuat suasana semakin mencekam. Pukul 9 malam saja, ruas-ruas jalan biasanya sudah sepi dari lalu lalang orang.

Situasi yang kelam tersebut membuat penjual makanan keliling enggan menjajakan dagangannya begitu hari gelap. Jadi, lebih baik menyimpan makanan di rumah untuk jaga-jaga saat lapar di malam hari karena tidak memungkinkan juga pesan antar makanan secara online. Opsi lainnya, keluar rumah untuk mencari makan sendiri. Akan tetapi, tentu saja pilihan terakhir ini tidak disarankan bagi para penakut.

#5 Siap-siap kedatangan tamu tak diundang

Bukan saja berinteraksi dengan pembeli yang tak diinginkan, masyarakat Kecamatan Moyudan Sleman pasti akrab kedatangan tamu tak diundang. Ini bukan soal makhluk halus lagi, Gaes, melainkan tentang binatang liar dan hewan ternak tetangga.

Baca Juga:

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Warga Moyudan umumnya masih berinvestasi pada hewan ternak seperti sapi, kambing, ayam, dan itik. Khusus untuk ayam, biasanya pemiliknya akan mengumbar mereka di siang hari supaya dapat mencari makanan sendiri. Yang mengesalkan, ayam-ayam tersebut seringkali juga memasuki pekarangan tetangga dan merusak tanaman hias atau bahkan meninggalkan kotoran yang nggak mungkin dibersihkan pemiliknya.

Contoh lainnya adalah jika ada orang yang tengah menggembalakan kambing dan lewat depan rumah, kotoran kambing pasti akan bergelindingan di jalanan. Belum lagi, terkadang, kambing-kambing tersebut iseng memakan tanaman peliharaan penduduk yang diletakkan di halaman rumah sebagai pagar alami.

Akan tetapi, kejadian menjengkelkan tersebut masih tidak seberapa. Hal yang lebih menyeramkan adalah terpaksa menyambut tamu tak diharapkan seperti hewan kaki seribu, ular, dan musang yang siap memangsa ayam ternak penduduk. Bahkan, melansir dari situs Direktorat Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), seorang warga Moyudan pernah menemukan seekor buaya muara ketika memancing di Sungai Progo. Hmm, bisa dibayangkan bagaimana jika hewan karnivora tersebut menyelinap di rumah penduduk?

Itulah beberapa sisi gelap tinggal di Kecamatan Moyudan Sleman. Setelah mengetahui hal-hal tersebut, masih berani tinggal di sini?

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Derita Tinggal di Kecamatan Tegalrejo Jogja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Mei 2023 oleh

Tags: JogjakecamatanMoyudanpilihan redaksisisi gelapSlemanTerminal Sleman
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

3 Pengusaha yang Nggak Kalah Cuan dari Mail tapi Jarang Terekspos dalam Serial Upin Ipin

3 Pengusaha yang Nggak Kalah Cuan dari Mail, tapi Jarang Terekspos dalam Serial Upin Ipin

8 Mei 2024
Seturan dan Babarsari, Padukuhan Kiblat Kehidupan Bebas Yogyakarta Mojok.co

Seturan dan Babarsari, Padukuhan Kiblat Kehidupan Bebas Yogyakarta

22 Maret 2026
3 Kuliner Autentik Gresik yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

3 Kuliner Autentik Gresik yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

15 Desember 2024
Ragam Mobil yang Dijual Kemahalan di Indonesia Terminal Mojok

Ragam Mobil yang Dijual Terlalu Mahal di Indonesia

25 Agustus 2022
Sejarah Sengkarut Bisnis Miras Jogja, Saling Sikut demi Berjualan Air Perdamaian

Sejarah Sengkarut Bisnis Miras Jogja, Saling Sikut demi Berjualan Air Perdamaian

18 Juli 2024
Brongkos, Kuliner Jogja yang Perlu Dapat Sorotan. Jangan Gudeg dan Bakpia Melulu Mojok.co

Brongkos, Kuliner Jogja yang Perlu Dapat Sorotan. Jangan Gudeg dan Bakpia Melulu

20 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.