Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Sisi Gelap di Balik Semakin Banyaknya Tukang Sayur Keliling

Faiz Al Ghiffary oleh Faiz Al Ghiffary
24 Juni 2023
A A
Sisi Gelap di Balik Semakin Banyaknya Pedagang Sayur Keliling (Unsplash)

Sisi Gelap di Balik Semakin Banyaknya Pedagang Sayur Keliling (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Tapi, gimana kalau pedagangnya sudah renta? Terlebih banyak dari mereka yang hanya hidup sebatang kara. Kebanyakan dari pedagang tua ini menerima sayuran dari tengkulak dan hanya berjualan di kiosnya sendiri. Sudah begitu nggak laku karena tukang sayur keliling semakin banyak.

Ini fakta sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Kita nggak bisa menyalahkan kemunculan tukang sayur keliling. Begitulah zaman bergerak dan selalu ada yang mau tidak mau menjadi korban perubahan. Sedih, tapi kenyataannya begitu.

ADVERTISEMENT

Strategi mengikat konsumen dengan utang

Ceritanya Begini. Suatu ketika, tetangga saya mau mengadakan hajatan. Tentu saja dia membutuhkan sayur-sayuran untuk mendukung suksesnya acara tersebut. Nah, masalahnya, ternyata tetangga saya ini pas-pasan saja modalnya. Di situlah, tukang sayur keliling melakukan manuver.

Seorang tukang sayur keliling menawarkan jasa untuk mencukupi kebutuhan sayur ketika hajatan. Kok si tukang bisa tahu? Ya karena jaringan pergosipan yang kita bahas di atas. Lantaran terdesak kebutuhan hajatan, tetangga saya menerima “bantuan” itu.

Tetangga saya mendapat jaminan sayuran segar. Nilai plusnya adalah tetangga saya nggak perlu pusing soal membayar sayuran dalam jumlah banyak itu. Sudah dapat sayuran segar, diantar sampai depan rumah, bayarnya bisa mencicil lagi.

Bagus sebetulnya, simbiosis mutualisme terjadi dalam transaksi tersebut. Namun, tanpa disadari, tukang ini mengikat si konsumen dengan “konsep utang”. Apalagi di budaya Jawa, ada konsep rasa pakewuh.  

Jadi begini. Tetangga saya merasa si tukang tadi punya andil besar dalam hajatan penting itu. Oleh sebab itu, tetangga saya jadi nggak enak hati kalau belanja di tukang sayur lain. Sudah begitu si tukang menawarkan fitur utang dan cicilan lagi.

Akan menjadi masalah ketika kualitas produk menurun. Tetangga saya tetap akan membeli di sana karena “ikatan emosional” tadi. Tiba-tiba saja semuanya jadi repot.

Baca Juga:

4 Kelakuan Pembeli yang Bikin Tukang Sayur Keliling Ingin Ganti Kerjaan

Tukang Sayur di Pasar Kebayoran Lama Lebih Makmur dari Pekerja SCBD: Nggak Perlu Lembur untuk Hasilkan Jutaan Rupiah Tiap Hari

Begitulah pembaca yang baik. Profesi tukang sayur keliling jelas profesi yang legal dan baik. Namun, di balik semua hal positif, apa saja, pasti ada hal negatif yang mengiringi. Namanya saja kehidupan, semuanya serba seimbang.

Penulis: Faiz Al Ghiffary

Editor: Yamadipati Seno 

BACA JUGA Strategi Tukang Sayur Keliling agar Tidak Rugi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2023 oleh

Tags: gosip tukang sayurpasar sayursayuran segartukang sayurtukang sayur keliling
Faiz Al Ghiffary

Faiz Al Ghiffary

Juru tulis perusahaan swasta. Hobi ngopi dan baca apa saja

ArtikelTerkait

Strategi Tukang Sayur Keliling agar Tidak Rugi

Strategi Tukang Sayur Keliling agar Tidak Rugi

30 Mei 2023
4 Kelakuan Pembeli yang Bikin Tukang Sayur Keliling Ingin Segera Ganti Kerjaan Mojok.co

4 Kelakuan Pembeli yang Bikin Tukang Sayur Keliling Ingin Ganti Kerjaan

16 Agustus 2025
Eyek, Tukang Sayur Keliling di Magelang yang Ikonik dengan Keranjang Setinggi Lemari

Eyek, Tukang Sayur Keliling di Magelang yang Ikonik dengan Keranjang Setinggi Lemari

9 Januari 2024
Tukang Sayur di Pasar Kebayoran Lama Lebih Makmur dari Pekerja SCBD: Nggak Perlu Lembur untuk Hasilkan Jutaan Rupiah Tiap Hari

Tukang Sayur di Pasar Kebayoran Lama Lebih Makmur dari Pekerja SCBD: Nggak Perlu Lembur untuk Hasilkan Jutaan Rupiah Tiap Hari

12 Mei 2025
Tukang Sayur di Tengah Keterasingan dan Ketakutan Virus Corona

Tukang Sayur di Tengah Keterasingan dan Ketakutan Virus Corona

25 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nongkrong sama teman yang lagi mabuk dan banyak bacot benar-benar bikin emosi

Nongkrong sama teman yang lagi mabuk dan banyak bacot benar-benar bikin emosi

20 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

17 Juli 2026
Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng Mojok.co

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

16 Juli 2026
Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.