Sikap Mama Rosa di ‘Ikatan Cinta’ Harus Ditiru Ibu Mertua Sedunia

Dengan atau Tanpa Asisten Rumah Tangga, Tak Satu pun Membuatmu Lebih Mulia terminal mojok.co

Dengan atau Tanpa Asisten Rumah Tangga, Tak Satu pun Membuatmu Lebih Mulia terminal mojok.co

Kalau kamu hobi nonton sinetron Ikatan Cinta, pasti nggak asing dengan sosok si ibu mertua, Mama Rosa.

Semenjak kemunculan Arya Saloka sebagai Mas Aldebaran dan Amanda Manopo sebagai Andin, lini masa dunia maya saya pun diisi oleh pameran pemain Ikatan Cinta. Sesekali saya pun memutuskan untuk menonton sinetron Indonesia yang katanya rasa Korea ini. Meskipun saya tidak 100% setuju, tetapi dibanding sinetron TV sebelah jalan cerita yang dibangun di Ikatan Cinta masih sesuai dengan logika penonton, lah.

Gara-gara pemeran Aldebaran pulalah saya pun akhirnya memutuskan untuk mengamati orang seperti apa sih Mas Al ini? Usut punya usut, ternyata Mas Al sebenarnya sudah banyak bermain FTV dan film. Hanya saja, sepertinya pamornya benar-benar naik saat memainkan perannya di Ikatan Cinta.

Di beberapa konten YouTube, Arya Saloka berulang kali mengatakan dan menjelaskan bagaimana jalannya cerita Ikatan Cinta, maupun beragam perasaan yang dimiliki Mas Al terhadap Andin. Lantaran emosi, benci, marah, dan suka yang bercampur aduk itulah, konon membuat Mas Al tidak bisa menumbuhkan perasaan setara terhadap istrinya, Andin.

Perjalanan pernikahan Al dan Andin memang tidak mudah. Namun, kehadiran Mama Rosa dalam sinetron Ikatan Cinta seolah mengubah stigma tentang ibu mertua jahat yang sering kali dikonstruksikan sama TV sebelah. Di TV sebelah, sering kali sosok ibu mertua digambarkan sering menghukum menantu, sampai sekuat tenaga memisahkan anaknya dengan menantunya karena tidak satu kasta dan alasan lainnya. Oleh karena itu, berkat sosok Mama Rosa, Andin tidak menjadi menantu yang “dilarani” suami ditambah ibu mertuanya sendiri.

Ada beberapa hal yang menjadikan karakter Mama Rosa sungguh menjadi ibu mertua idaman semua menantu di dunia.

#1 Ikut menjaga anak Andin dan Aldebaran

Kalian yang merupakan penonton setia Ikatan Cinta, pasti mengetahui bahwa Mama Rosa sangat menyayangi cucunya meski ia bukan anak kandung dari anaknya. Walau tanpa mereka ketahui, sebetulnya Reyna adalah anak kandung Andin. Setiap pagi atau malam jika Al dan Andin sibuk, Mama Rosa dengan telaten dan sabar akan menjaga Reyna dengan baik

#2 Tidak ikut campur dalam rumah tangga anaknya

Jika terjadi pertengkaran antara Aldebaran dan Andin, sering kali Mama Rosa hanya memperhatikan dan melihat dari kejauhan. Mama Rosa sangat enggan untuk ikut campur bahkan membela salah satunya. Mama Rosa biasanya hanya diam dan bertanya-tanya dalam hatinya, apalagi permasalahan dan hal yang terus disembunyikan oleh Aldebaran kepada Andin?

#3 Selalu menguatkan Andin dalam menghadapi Aldebaran

Ketika terjadi permasalahan dalam rumah tangga Aldebaran dan Andin. Mama Rosa tidak pernah men-judge Andin. Apalagi dengan berkata kasar dan menuduh yang bukan-bukan seperti di sinetron atau drama lainnya. Mama Rosa tidak pernah mengeluarkan sumpah serapah seperti, “Dasar menantu tidak tahu diri. Perkelahian ini, pasti gara-gara kamu tidak becus mengurus suami.” Dengan bahasanya yang campur antara Inggris dan Indonesia, Mama Rosa lebih sering menguatkan dan memberikan support kepada Andin agar lebih kuat dalam menghadapi sikap Aldebaran.

Sungguh, peran dan sikap Mama Rosa di sinetron Ikatan Cinta menghapus dan menggantikan konstruksi realitas ibu mertua yang biasanya ditampilkan galak, pemarah, dan kasar kepada menantu oleh sinetron maupun drama lainnya. Padahal, di dalam cerita Andin itu tinggal serumah sama ibu mertuanya ini. Bayangkan, tinggal serumah sama ibu mertua, Gaes. Bayangkan! Namun, nyatanya betul-betul nggak tampak ada drama antara menantu dan ibu mertua di kehidupan mereka. Luar biasa menyenangkan, bukan?

Hidup Mama Rosa! Semoga kita juga menjadi manusia beruntung ditakdirkan mendapatkan ibu mertua seperti beliau, ya.

BACA JUGA Pesona Mas Aldebaran di Sinetron ‘Ikatan Cinta’ Memang Sulit Terbantahkan, Bund dan tulisan Rahma Liasa Zaini lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
Exit mobile version