Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Siapa Raja E-Commerce Indonesia? Hijau, Oren, atau Ungu?

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
17 Maret 2023
A A
Siapa Raja E-Commerce Indonesia? Hijau, Oren, atau Ungu? Terminal Mojok.co (Unsplash.com)

Siapa Raja E-Commerce Indonesia? Hijau, Oren, atau Ungu? Terminal Mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Dilansir dari GoodStats, Tokopedia menjadi e-commerce paling populer pada kuartal II tahun 2022. 

 

ADVERTISEMENT

Memberi hadiah buat teman yang baru saja selesai seminar proposal (sempro) atau sidang skripsi agaknya sudah jadi kewajiban di masa sekarang. Saya nggak merasa tradisi ini sebagai beban atau kegiatan nirfaedah, sih. Sebab, menurut saya memberi kado untuk teman yang sudah lebih dekat dengan gelar sarjana termasuk bentuk apresiasi yang bakal membuat orang yang bersangkutan seneng. Apalagi drama skripsi yang seabrek itu pasti pernah membuat mereka terpuruk atau semangatnya menguap. Hadiah-hadiah yang biasanya berupa buket, hampers, boneka, atau apa pun yang disembunyikan di dalam paper bag cute, mewakili saya untuk bilang, “YOU DID IT!” kepada para survivor skripsi.

Ribetnya ngasih hadiah sebagai mahasiswa angkatan corona

Sayangnya, sebagai mahasiswa angkatan corona, ngasih hadiah sempro dan sidang bukan perkara mudah. Pasalnya, kami sudah kembali ke daerah asal sejak ada kebijakan kuliah online. Tentu saja, ini bikin urusan ngasih hadiah ke temen yang udah merampungkan skripsi perlu manajemen yang lebih “canggih”.

Akhirnya, kami bikin grup WhatsApp untuk jembatan koordinasi. Lantas, supaya lebih mudah dalam menentukan hadiah untuk teman kami, siapa pun yang punya ide, silakan langsung ngirim link barangnya di grup. 

Ternyata, mayoritas dari kami mengirim tautan barang yang dijual melalui Tokopedia. Tampaknya, ini karena kami sama-sama sudah terbiasa menggunakan aplikasi Tokopedia untuk membeli barang yang kami perlukan dengan nyaman dan tanpa perlu merasa khawatir. Apalagi, untuk urusan ngasih hadiah ke temen, kami merasa nyaman dengan adanya fitur “kirim sebagai hadiah” di Tokopedia. Dengan fitur ini kami nggak perlu repot-repot menyembunyikan harganya plus bisa request dibikinkan kartu ucapan yang terasa personal.

Aplikasi ini memang bikin semuanya terasa praktis. Kami cukup rebahan, tapi tetap bisa memberikan apresiasi untuk sobat-sobat pejuang skripsi. Rupanya, fenomena Tokopedia yang terpasang di HP hampir semua teman saya dan kerap kami kunjungi ini juga terbukti melalui survei.

Baca Juga:

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Mikutopia Kota Batu, Hidup Dihantui Macet, Berisik, dan Waswas dengan Ancaman Bencana Ekologis Masa Depan

Survei toko online terpopuler dari GoodStats

Dilansir dari GoodStats, Tokopedia menjadi e-commerce paling populer pada kuartal II tahun 2022. Survei dari Statista menunjukkan situs Tokopedia berhasil mencatatkan 158,35 juta klik per bulannya. Jumlah klik ini meningkat dari periode yang sama pada 2021 dengan angka 135,08 juta klik.

Selanjutnya, urutan e-commerce terpopuler di peringkat kedua terdapat Shopee dengan 131,3 juta klik. Lazada menempati peringkat ketiga dengan angka 26,64 juta klik. Kemudian peringkat keempat ada Bukalapak dengan jumlah klik mencapai 21,3 juta, dan Blibli 19,74 juta klik.

Jika kita perhatikan, jumlah klik lima e-commerce terpopuler se-Indonesia tadi kalau kita jumlahkan hasilnya tentu banyak sekali. Dan dari proyeksi Statista, tren e-commerce ini nggak akan berhenti, seenggaknya dalam waktu dekat, karena tingginya angka konsumen. Menurut data.ai, warga Indonesia saja sudah menghabiskan waktu paling nggak 6,6 miliar jam untuk belanja online dalam satu tahun terakhir. Wih, banyak juga, ya.

Nggak hanya itu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, lagi-lagi e-commerce diperkirakan akan menjadi penyokong ekonomi Indonesia pada tahun ini. Rudiantara selaku Ketua Dewan Pembina Asosiasi e-commerce Indonesia (idEA) mengungkapkan bahwa dominasi e-commerce berdampak pada pertumbuhan ekonomi digital nasional. Sebanyak lebih dari setengah pertumbuhan ekonomi digital disumbang oleh sektor e-commerce.

Tahun lalu saja transaksi e-commerce bisa mencapai Rp600 – 700 triliun. Bank Indonesia memproyeksikan transaksi e-commerce pada tahun ini bisa menyentuh angka Rp572 triliun.

Popularitas Tokopedia bukti ia tak pernah mengecewakan

Popularitas Tokopedia sebagai e-commerce yang paling banyak jadi jujukan oleh para buyer membuktikan kalau aplikasi berjuluk Toko Hijau ini nggak pernah memberikan pelayanan yang mengecewakan. Pantas, jika ia dapat ranking satu brand e-commerce paling populer se-Indonesia.

Kini, meskipun temen-temen saya udah lulus sidang dan saya resmi jadi budak korporat, saya masih menggunakan Tokopedia untuk memenuhi kebutuhan saya.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Audian Laili

BACA JUGA Tokopedia, Marketplace Terbaik buat Jual-Beli Produk Lokal

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Maret 2023 oleh

Tags: e-commercelazadapilihan redaksishopeetoko hijautoko onlinetoko orentokopedia
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Tulungagung Dianggap Jadi "Pusat" Pesugihan di Jawa Timur, Kenapa?

Tulungagung Dianggap Jadi “Pusat” Pesugihan di Jawa Timur, Kenapa?

30 Januari 2024
4 Mi Instan yang Cuma Ada di Indomaret, di Minimarket Lain Nggak Ada!

4 Mi Instan yang Cuma Ada di Indomaret, di Minimarket Lain Nggak Ada!

30 April 2025
Merantau ke Jogja Menyadarkan Saya tentang Privilese Hidup di Jakarta

Kalau Nggak Pernah Merantau, Baiknya Nggak Usah Bacot

3 Desember 2022
Kos LV di Gamping Sleman Banyak Diminati Mahasiswa Membuat Warga Sekitar Resah Mojok.co

Kos LV di Gamping Sleman Banyak Diminati Mahasiswa Membuat Warga Sekitar Resah

12 Mei 2025
Apa yang Sebenarnya Perlu Kita Lakukan untuk Mengatasi Kemacetan?

Apa yang Sebenarnya Perlu Kita Lakukan untuk Mengatasi Kemacetan?

27 Mei 2022
Kekurangan Penjual Bakso dan Mie Ayam Jawa di Mata Orang Sulawesi

Kekurangan Penjual Bakso dan Mie Ayam Jawa di Mata Orang Sulawesi

16 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

20 Juli 2026
Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout Mojok.co

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

17 Juli 2026
4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga Mojok.co

4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga

21 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026
Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026
Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.