Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Sepatu Aerostreet: Produk Lokal yang Cocok untuk Gaji UMR Jogja

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
25 Januari 2022
A A
Sepatu Aerostreet: Produk Lokal yang Cocok untuk Gaji UMR Jogja terminal mojok.co

Sepatu Aerostreet: Produk Lokal yang Cocok untuk Gaji UMR Jogja (Foto Pribadi Prabu Yudianto)

Share on FacebookShare on Twitter

Perkara sepatu, umumnya laki-laki punya konsep berbeda dengan perempuan. Laki-laki lebih menyukai satu sepatu saja untuk harian, asal awet. Sedangkan perempuan menyukai punya banyak sepatu yang bisa dipakai bergantian tiap hari. Umumnya, lho, ya. Pasalnya, ada juga laki-laki yang hobi koleksi sepatu dan perempuan yang hanya punya satu dua sepatu.

Saya adalah satu dari umumnya laki-laki ini. Lebih baik saya beli sepatu yang agak mahal sedikit, asal awet. Kalau perlu, awetnya sampai bisa dilungsur ke anak cucu saya. Tapi bicara mahal, ya tentu mahal dengan standar UMR Jogja. Kalau beli sepatu seharga jutaan, yo remuk, Bos.

Maka saya termasuk pelanggan sepatu lokal. Pokoknya sebisa mungkin harganya tidak lebih dari 200 ribu. Ini cukup sulit karena kultur persepatunan laki-laki memang erat dengan harga yang tinggi (menurut UMR Jogja). Tapi karena mindset ini, saya menjelajah berbagai merek sepatu lokal. Sampai akhirnya mengenal brand Aerostreet pada 2021.

Aerostreet adalah brand sepatu lokal yang berdiri sejak 2015. Berbasis di Klaten, Jawa Tengah, Aerostreet memiliki slogan “Now everyone can buy a good shoes.” Adhitya Caesarico yang menjadi owner Aerostreet ingin memproduksi sepatu yang terjangkau, tapi berkualitas.

Saya pun jatuh hati pada Aerostreet seri Ormond warna Coklat Muda. Langgamnya mirip sepatu untuk hiking, tapi sopan untuk dipakai harian. Warna perpaduan coklat muda, coklat, sole hitam, dan ornamen kuning memang menarik minat saya. Dan yang jelas, harga sepatu ini yang sangat menggoda. Di marketplace milik Aerostreet, sepatu ini dibanderol 99 ribu rupiah!

Sebenarnya, ini bukan hal aneh. Lantaran Aerostreet menerapkan flat price pada semua sepatunya. Jadi mau beli model apa pun, semua harganya sama. Bahkan untuk seri kolaborasi dengan brand atau band lain, harga tetap sama! Inilah momen nggatheli. Saya mengincar seri kolaborasi dengan Endank Soekamti. Tapi karena habis (wajar sih) saya terpaksa jatuh hati pada seri Ormond.

Saya tidak tahu apa keistimewaan Aerostreet saat beli. Baru setelah dr. Tirta mereview sepatu ini, baru saya paham alasan kenapa Aerostreet berbeda. Sepatu dari Klaten ini menggunakan teknologi Shoes Injection Mould. Jadi, bahan sole dicairkan dan dicetak langsung ke badan sepatu dengan tekanan tinggi. Sehingga bahan badan sepatu dengan sole menyatu tanpa bantuan lem atau jahit.

Semenjak saya tahu keistimewaan ini, saya mulai arogan dalam memakai sepatu. Karena saya sering buru-buru, bagian tumit sepatu sering saya injak saat digunakan. Biasanya, sepatu yang masih pakai metode lem akan rusak di bagian sole. Tapi karena sole dan badan sepatu sudah menyatu, maka saya tidak menemukan kerusakan berarti. Paling hanya lecek dan lusuh di bagian tumit.

Baca Juga:

AeroStreet Black Classic, Sepatu Lokal Harga 100 Ribuan yang Awet

4 Rekomendasi Tumbler Lokal Harga Murah Kualitas Juara, Nggak Kalah dari Tumbler Jutaan

Selain diinjak dengan nista, saya juga pede saja mengajak sepatu Aerostreet ini untuk hujan-hujanan. Bahkan sampai dikritik banyak orang, “Nanti sepatumu jebol!” Tapi persetan, karena sepatu ini digadang-gadang paling awet daripada sepatu lain. Jadi, sekalian saja saya buktikan keawetannya. Toh kalau rusak, masih bisa lah beli baru lagi. Bukan sombong, tapi memang karena murah!

Bahkan dalam satu waktu, sepatu ini pernah saya ajak menerjang hujan lebat Jogja. Sekaligus, ia saya ajak melintas area depan UNY yang selalu banjir itu. Sepatu Aerostreet saya tidak hanya kehujanan, tapi menyelam layaknya ikan sapu-sapu di jalan. Setelah itu, hampir seminggu sepatu ini tidak saya pakai dan tanpa saya cuci. Mungkin Anda pikir saya jorok. Tapi ini demi honest review untuk membuktikan keawetan.

Seminggu kemudian, baru saya cuci sepatu ini (karena baru sempat). Dan nyatanya, sepatu saya tidak mengalami kerusakan berarti. Sole tetap melekat erat seperti Budiman Sudjatmiko dan bukit algoritma. Bau sih pasti, tapi ini kan karena saya yang kelewatan dalam menindas si Aerostreet Ormond.

Bahkan dengan perlakuan biadab ini, sepatu saya tetap mempertahankan warna aslinya. Paling hanya tertutup noda yang hilang ketika dibabat sabun khusus cuci sepatu. Tidak ada jahitan yang lepas, apalagi sole yang rusak. Hanya bagian outsole bawah saja yang makin tergerus dan aus. Toh, masih salah saya.

Hampir setahun saya bersama sepatu Aerostreet Ormond, Sebenarnya masih awet sih, tapi saya kebelet pengin sepatu baru. Akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada Aerostreet seri Massive Black Gum. Tapi karena seri ini sudah dilengkapi Aerofoam, insole empuk dan nyaman itu, harganya naik jadi 119 ribu. Hanya naik sedikit, masih layak dibeli dengan gaji saya.

Alasan memilih seri ini: hanya ini yang tersisa dengan ukuran 43. Aerostreet memang menyebalkan dalam urusan ketersediaan barang. Setiap seri diproduksi terbatas dan peminatnya akan rebutan. Sering kali seri baru yang rilis langsung habis dalam sekian menit saja. Dan ini yang membuat saya harus mengikhlaskan seri Hoops High-cut warna Army Gum dan memilih seri Massive.

Seri Massive saya yang baru ini memang saya perlakukan dengan lebih lembut. Karena susah sekali diperoleh karena rebutan itu. Tapi Aerostreet Ormond saya akan tetap seperti takdirnya: tertindas, tapi menjadi saksi perjalanan saya setiap waktu. Tapi saya yakin, sepatu saya tidak akan rusak. Setahun ini sudah membuktikan daya tahan superiornya.

Sungguh ini honest review. Saya tidak di-endorse dengan bentuk apa pun dari sepatu Aerostreet. Tapi kalau ada pihak Aerostreet yang baca, saya hanya mohon satu hal: TOLONG SERI HOOPS ARMY GUM UKURAN 43-45 KEMBALI DIPRODUKSI!

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2022 oleh

Tags: Aerostreetproduk lokalsepatu
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

barang kw mojok

Penjual dan Pembeli Barang KW Itu Baiknya Diberi Edukasi, Bukan Dicaci Maki

3 Agustus 2020
Bau Kaki Bikin Pingsan Orang di Sekitarmu? Atasi dengan 3 Cara Berikut Ini!

Bau Kaki Bikin Pingsan Orang di Sekitarmu? Atasi dengan 3 Cara Berikut Ini!

19 November 2022
Kodachi, Sepatu Local Pride yang Sekuat Adamantium

Kodachi, Sepatu Local Pride Sekuat Adamantium

24 Januari 2022
Merek Cap Lang, Produk Asal Jerman yang Dikira Brand Lokal

Merek Cap Lang, Produk Asal Jerman yang Dikira Brand Lokal

6 Juli 2023
Bata Sepatu Sandal yang Makin Stylish dengan Harga Ekonomis Terminal Mojok

Bata: Sepatu Sandal yang Makin Stylish dengan Harga Ekonomis

24 April 2022
Sandal Pakalolo, Produk Lokal yang Bikin Penggunanya Senyum Manis

Sandal Pakalolo, Produk Lokal yang Bikin Penggunanya Senyum Manis

25 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tiket Pesawat Sudah Terlalu Mahal, Ini Hitungan yang Lebih Logis (Unsplash)

Tiket Pesawat di Indonesia Sudah Terlalu Mahal dan Tidak Masuk Akal, Berikut Saya Membuat Hitungan yang Lebih Logis

9 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.