Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Senjakala Mataram Mall, Mal Pertama di Kota Mataram: Dulu Kebanggaan Warga, Kini Menuju Temaram

Atanasius Rony Fernandez oleh Atanasius Rony Fernandez
21 Juli 2023
A A
Senjakala Mataram Mall, Mal Pertama di Kota Mataram: Dulu Kebanggaan Warga, Kini Menuju Temaram

Senjakala Mataram Mall, Mal Pertama di Kota Mataram: Dulu Kebanggaan Warga, Kini Menuju Temaram (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Perubahan zaman dan hadirnya pesaing

Namun, seiring perubahan zaman yang membuat banyak perubahan dalam hal desain maupun minat masyarakat, Mataram Mall mulai tersisih. Desain bangunan yang ketika awal 2000-an dianggap menarik, mulai luntur.

Ditambah lagi beberapa tenant mulai angkat kaki dari Mataram Mall. Siapa mengira Supermarket Hero bakal tutup gerainya di Mataram Mall. Toko buku Karisma yang kerap jadi “tempat nongkrong” anak muda penyuka komik dan novel juga ikutan cabut. Diikuti beberapa tenant lainnya.

ADVERTISEMENT

Kondisi itu semakin diperparah dengan kemunculan pesaing yang menawarkan desain bangunan lebih elegan dengan konsep kekinian. Pesaing juga mampu menarik ­tenant-tenant berlabel nasional.

Orang-orang mulai beralih meninggalkan Mataram Mall dan memilih mal baru. Praktis, dalam lima tahun terakhir Mataram Mall semakin sepi pengunjung.

Diwacanakan sebagai kantor Wali Kota Mataram

Saya tercengang ketika membaca di sebuah berita lokal, Mataram Mall diwacanakan akan diubah menjadi kantor Wali Kota Mataram. Dari berita itu, disebutkan alasannya karena kontrak pemanfaatan aset dari pengelola Mataram Mall akan berakhir pada 2026. Sementara itu, kantor Wali Kota Mataram saat ini dianggap tidak representatif. Mataram Mall disebut lokasi yang pas sebagai kantor Wali Kota Mataram.

Pada awal tahun 2023 ini Pemerintah Kota Mataram juga memanfaatkan Mataram Mall sebagai mal pelayanan publik. Beberapa Dinas seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan lainnya mulai membuka pelayanan publik di Mataram Mall.

Tahun 2026 sebentar lagi. Jika memang Mataram Mall benar-benar beralih jadi Kantor Wali Kota, banyak orang akan sulit mengulang kenangannya di Mataram Mall. Memang bangunannya tidak bakal tergusur, tapi tentu tidak semua orang boleh masuk Kantor Wali Kota, kan?

Nantinya Mataram Mall bisa jadi hanya tinggal kenangan sebagai bekas pusat perbelanjaan terbesar dan paling keren di Mataram. Karena itulah, belakangan ini saya kerap kali mampir ke Mataram Mall, menginjak lantai per lantai. Memandang ruangan mal yang terasa semakin suram dan sunyi. Mengenang jutaan orang pernah ikut menjadi bagian globalisasi dan modernisasi di Mataram lewat kehadiran sebuah mal. Saya pribadi tidak menginginkan Mataram Mall berubah fungsi.

Baca Juga:

Lombok jadi surga pariwisata, tapi bikin warganya cuma jadi penonton dari luar pagar kemewahan

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya

Ada banyak kenangan dan kejadian dari banyak orang pernah terjadi di Mataram Mall. Kita kerap sulit lepas dari masa lalu, tapi perubahan memang sebuah keniscayaan. Apa pun nasib Mataram Mall ke depan, satu yang pasti, Mataram terasa menyenangkan sejak kehadiran Mataram Mall.

Penulis: Atanasius Rony Fernandez
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Cari Transportasi Publik di Kota Mataram Itu Sulit

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 Agustus 2023 oleh

Tags: belanjagedung wali kotaKota MataramLombokmataram mall
Atanasius Rony Fernandez

Atanasius Rony Fernandez

Jurnalis yang tinggal di Mataram, Lombok. Sesekali menulis karya sastra. Tertarik pada isu kesenian, sosial, dan kuliner. Penggemar AS Roma dan musik metal.

ArtikelTerkait

MR DIY Memang Cocok Buat Dikunjungi Tanpa Membeli

MR DIY Memang Cocok Buat Dikunjungi Tanpa Membeli

6 Mei 2023
Cara Agar Dagangan Cepat Laris Gunakan Strategi Psikologis Ini Terminal Mojok

Cara Agar Dagangan Laris: Gunakan Strategi Psikologis Ini

26 Agustus 2022
Nggak Cuma Kalimantan, Banten, atau Banyuwangi, Lombok Juga Punya Sihir Antik

Nggak Cuma Kalimantan, Banten, atau Banyuwangi, Lombok Juga Punya Sihir Antik

18 April 2020
5 Dosa MR DIY yang Nggak Bisa Diampuni, Bikin Pelanggan Kapok Datang Lagi

5 Dosa MR DIY yang Nggak Bisa Diampuni, Bikin Pelanggan Kapok Datang Lagi

8 November 2025
5 Bagian Daging Sapi yang Enak Disantap Terminal Mojok

4 Tips agar Anda Nggak Ketipu Saat Beli Daging Sapi di Pasar

29 November 2022
Kesalahan Saat Berburu Diskon Belanja yang Menimbulkan Kecewa terminal mojok.co

Kesalahan Saat Berburu Diskon Belanja yang Menimbulkan Kecewa

19 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

10 Agustus 2026
Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

6 Agustus 2026
Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa (Unsplash)

Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa

10 Agustus 2026
Orang dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan Mojok.co

Pekerja dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan 

10 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.