Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sematang Borang, Kecamatan Paling Menyedihkan di Palembang

Ahmad Hafiizh Kudrawi oleh Ahmad Hafiizh Kudrawi
13 November 2025
A A
Sematang Borang, Kecamatan Paling Menyedihkan di Palembang

Sematang Borang, Kecamatan Paling Menyedihkan di Palembang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dari sekian banyak kecamatan di wilayah kota Palembang, ada salah satu kecamatan yang cukup memprihatinkan. Soalnya kondisi infrastruktur seperti bangunan dan jalannya jauh berbeda dengan kecamatan lainnya yang penuh dengan gedung megah. Kecamatan yang dimaksud adalah Kecamatan Sematang Borang Palembang.

Belum lagi kalau dilihat dari maps jarak kecamatan ini jauh sekali dari kawasan pusat kota. Makanya pada tulisan ini, saya akan mencoba menjelaskan nelangsanya warga yang tinggal di sana.

Sematang Borang jauh dari pusat kota Palembang

Bicara soal kemacetan, warga asli Sematang Borang Palembang adalah orang-orang yang sering terjebak macet. Gimana nggak terjebak macet, hampir kebanyakan warga dari arah Pusri, Sako, dan sekitarnya pasti akan melewati Jalan Residen H. Abdul Rozak untuk menuju arah pusat kota.

Penumpukan kendaraan paling parah terjadi di Jalan Residen H. Abdul Rozak ini, tepatnya di depan sekolah Kusuma Bangsa Palembang. Kemacetan diakibatkan antrean mobil orang tua yang mengantarkan anaknya sekolah. Kemacetan juga belum berhenti bahkan sampai ke area dekat Palembang Trade Center (PTC) Mall, makanya jangan heran kalau kamu punya teman yang tinggal di Sematang Borang, mereka kerap dijuluki kaum yang sering menjadi langganan terlambat.

Minim lampu penerangan jalan dan banyak jalan berlubang

Saat pertama kali saya ke Sematang Borang Palembang, saya langsung bertanya-tanya, apa benar kecamatan ini masih masuk Kota Palembang. Soalnya saya melihat perbedaan jauh antara kecamatan ini dengan kecamatan lainnya.

Kecamatan Sematang Borang cenderung tertinggal dari kecamatan lainnya. Di sini minim lampu penerangan jalan sehingga menyebabkan kecamatan ini gelap saat malam menjelang. Ditambah ruas jalan yang sempit dan berlubang. Semua hal itu membuat saya bertanya-tanya. Meskipun Sematang Borang termasuk kawasan pelosok, masa sampai segini parahnya. Bahkan pernah ada korban akibat jalan berlubang di kecamatan ini, lho.

Mengutip Detik, tahun 2023 silam jalan berlubang di Sematang Borang Palembang memakan korban. Genangan air hujan membuat lubang di jalan tak terlihat. Sudah ada perbaikan jalan akibat insiden tersebut, terutama di sejumlah titik.

Meskipun sudah ada perbaikan, saya masih sering menemukan ruas jalan yang berlubang atau jalan yang permukaannya bergelombang. Selain itu minimnya lampu penerangan jalan di kecamatan ini membuat jalan berlubang menjadi semakin berbahaya. Ada baiknya kamu berhati-hati jika melintasi kecamatan ini di malam hari.

Baca Juga:

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun

Daerah langganan banjir

Selain minim penerangan jalan dan banyak jalan berlubang, Sematang Borang Palembang juga menjadi kawasan langganan banjir. Soalnya daerah ini dekat dengan area rawa dan anak sungai, sehingga banjir parah kerap terjadi di sini.

Ditambah lagi banyak drainase di Kecamatan Sematang Borang yang rusak. Berdasarkan pengakuan warga sekitar, kerusakan drainase ini sudah lama terjadi. Dan sampai sekarang belum ada wacana dari pihak-pihak berwenang untuk memperbaiknya. Warga merasa pemda kurang perhatian terhadap daerah ini.

Itulah beberapa masalah yang melekat erat di Kecamatan Sematang Borang Palembang. Semoga saja pihak-pihak terkait bisa memperbaiki kondisi yang merugikan masyarakat seperti lampu penerangan jalan dan juga jalan berlubang. Harapannya agar warga yang tinggal di sini terhindar dari musibah yang dapat merugikan.

Penulis: Ahmad Hafiizh Kudrawi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Tempat Wisata Palembang yang Sebaiknya Dihindari ketika Libur Akhir Tahun.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 November 2025 oleh

Tags: jalan berlubangKecamatan Sematang Borangkota palembanglampu penerangan jalanpalembangSematang Borang
Ahmad Hafiizh Kudrawi

Ahmad Hafiizh Kudrawi

ArtikelTerkait

6 Tipe Penumpang LRT Palembang Terminal Mojok

6 Tipe Penumpang LRT Palembang yang Sering Saya Jumpai

6 Agustus 2022
Gerakan Warga Menambal Jalan Lamongan Cerminan Betapa Muak Warga terhadap Pemerintah Mojok.co

Gerakan Warga Menambal Jalan di Lamongan Cerminan Betapa Muak Warga terhadap Pemerintah

18 Februari 2025
Nasib Pasar Cinde Palembang, Pusat Perdagangan Selama Puluhan Tahun yang Berakhir Mengenaskan Mojok.co

Nasib Pasar Cinde Palembang, Pusat Perdagangan Selama Puluhan Tahun yang Berakhir Mengenaskan

26 Maret 2024
Terminal Jakabaring Palembang: Retribusi Dibayar Terus, tapi Fasilitas Nggak Keurus Mojok.co

Terminal Jakabaring Palembang: Retribusi Dibayar Terus, tapi Fasilitas Nggak Keurus

21 Maret 2024
Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
Kemuning, Kecamatan Paling Strategis di Palembang tapi (Hampir) Tenggelam karena Rutin Kebanjiran

Kemuning, Kecamatan Paling Strategis di Palembang tapi (Hampir) Tenggelam karena Rutin Kebanjiran

23 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen Mojok.co

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial
  • WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?
  • Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi
  • Gagal Kuliah Kedokteran karena Bodoh dan Miskin, Malah Dapat Telepon Misterius dari Unair di Detik Terakhir Pendaftaran
  • Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif
  • Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.