Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sebagai Warga Demak, Saya Paling Iri Melihat Superioritas Kabupaten Kudus, kok Bisa Semegah Itu

Ahmad Nadlif oleh Ahmad Nadlif
29 Juli 2024
A A
Bukit Puteran, Sebaik-baiknya Tempat Menyaksikan Romantisnya Kudus kabupaten kudus DEMAK

Bukit Puteran, Sebaik-baiknya Tempat Menyaksikan Romantisnya Kudus (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski berbeda keresidenan, namun Kabupaten Demak dan Kudus sejatinya merupakan dua saudara kembar yang sangat dekat secara geografis. Selain sama-sama berlokasi di kawasan pantai utara, letak kedua kabupaten tersebut juga sebenarnya bersebelahan. Kudus merupakan daerah yang berada persis di sisi timur dari kabupaten Demak.

Sebagai warga Demak, tentu saya sering bolak-balik ke Kabupaten yang punya julukan Kota Kretek tersebut. Selain biasanya untuk berziarah, pada dasarnya saya juga punya banyak teman di sana. Alhasil, Kudus seakan menjadi tempat mampir ngopi kedua saya saat di rumah selain Semarang.

ADVERTISEMENT

Namun, semakin lama saya mengamati Kudus, jujur sebagai warga asli Kota Wali saya sempat merasa iri tatkala melihat silaunya superioritas kabupaten yang juga punya julukan sebagai Jerusalem van Java tersebut. Dalam pandangan saya, tanpa bermaksud mengglorifikasi, Kudus ini seakan punya segala hal untuk dapat dibanggakan para warganya. Di antaranya sebagaimana di bawah ini. 

Kudus merupakan kabupaten yang punya banyak tempat wisata

Berbeda dengan Demak, meski sama-sama berada di kawasan pantura, kabupaten Kudus ini semacam punya privilese tersendiri yang berbeda dengan kabupaten di samping kanan kirinya. Di antara privilese tersebut adalah Kudus dianugerahi wilayah dataran tinggi berupa gunung Muria. Dan nggak hanya itu, selain gunung, Kudus juga punya spot-spot wisata menarik lainnya seperti air terjun, brown canyon hingga kawasan perbukitan yang lain.

Jika diibaratkan, Kudus itu seperti toko yang menjual emas di saat toko-toko lain di samping kanan kirinya menjual aluminium. Nggak percaya? Bayangkan saja, jika kalian search di google terkait wisata di Demak, yang keluar pertama pasti Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga dan paling mentok mungkin tracking mangrove. Beda banget dengan di Kudus.

Sebab jika kita pikir-pikir lagi, kalau hanya terkait masjid dan makam para wali, Kudus pun juga punya. Bahkan ada nama masyhur seperti masjid Menara Kudus, makam Sunan Kudus, makam Sunan Muria dsb. Namun terkait tempat wisata lain? Akui sajalah, Demak itu masih nggak ada apa-apanya dibanding Kudus. 

Punya makanan khas yang ikonik

Sependek pengetahuan saya, Demak hanya punya kuliner khas yakni nasi ndoreng. Katanya, makanan ini merupakan warisan dari generasi ke generasi sejak masa Kerajaan Demak Bintoro. Nasi ndoreng merupakan nasi yang diberi topping beragam sayuran seperti kembang turi, jantung pisang, daun singkong, hingga petai cina yang kemudian disiram dengan bumbu kacang. Namun ya kembali lagi, siapa yang tahu makanan ini? Bahkan saya pernah survei ke beberapa teman yang asli “wong Demak”, dan faktanya banyak dari mereka yang nggak tahu.

Keadaan ini tentu berbanding terbalik dengan Kudus, setidaknya, kabupaten yang pernah mendapat penghargaan Adipura tahun 2023 tersebut punya dua makanan khas yang saat ini telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia, yakni Soto Kudus dan Jenang Kudus. Kita tahulah bagaimana superioritasnya kedua makanan tersebut. Bahkan di beberapa daerah yang saya kunjungi, khususnya di luar Jawa Tengah, saya sering banget menjumpai plang restoran yang menjual Soto Kudus. Lha kalau sudah begitu apa nggak bikin iri? 

Baca Juga:

3 Kesalahpahaman Orang Jakarta Saat Melihat Demak: Dikira Membosankan dan Hampir Tenggelam

7 Rokok Murah Harga di Bawah 15 Ribu yang Masih Enak Dinikmati In This Economy  

Kudus tumbuh menjadi wilayah dengan industri yang maju

Secara luas wilayah, Demak tentu lebih superior dibanding Kudus. Namun secara industri? Hahaha, saya nggak jamin sama sekali. Sebab tanpa bermaksud menihilkan industri-industri yang ada di Demak, Kudus memang terlalu OP untuk urusan-urusan beginian. Lihat saja misalnya industri rokok-nya, ada PT Djarum, PR Sukun, PR Nojorono, PR Jambu Bol dsb. Belum lagi merambah ke industri bordir, kertas, konveksi, furniture, elektronik hingga jenangnya. Manteb-manteb semua itu, gaes.

Dan yang paling bikin iri lagi, industri-industri yang maju tersebut ikut bahu membahu memajukan Kabupaten Kudus. Mulai dari memberi beasiswa pada anak-anak yang berprestasi, membangun ikon gerbang kretek kota Kudus, hingga di waktu dekat kemarin, PT Djarum sampai mengucurkan dana Rp4 miliar rupiah sebagai bantuan untuk merenovasi 80 rumah warga di Kabupaten Kudus. Apa nggak keren tuh?

Melihat hal-hal kayak begitu kan tentu wajar, sebagai warga Demak saya iri dengan superioritas Kabupaten Kudus yang luar biasa. Apakah lantas saya nyesel dilahirkan di Demak? Ya, tentu tidak. Sebab selama ini, kabupaten tercinta juga telah mengajarkan banyak hal, termasuk di antaranya adalah mengajarkan perihal kesabaran tatkala tahu begitu istimewanya Kabupaten tetangga. 

Penulis: Ahmad Nadlif
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Alasan Demak Kalah Tenar Dibanding Kabupaten di Sekelilingnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Juli 2024 oleh

Tags: demakdjarumkabupaten kuduskudus
Ahmad Nadlif

Ahmad Nadlif

Mas-mas jawa biasa.

ArtikelTerkait

3 Tempat Wisata Gunungkidul yang Layak Dikunjungi Berkali-kali pantai gunungkidul

4 Culture Shock yang Saya Rasakan sebagai Orang Demak Saat Pertama Kali Main ke Pantai Gunungkidul

12 April 2026
Sebagai Warga Demak, Saya Paling Iri Melihat Kehebatan Kabupaten Jepara

Sebagai Warga Demak, Saya Paling Iri Melihat Kehebatan Kabupaten Jepara

16 Februari 2025
Pasar Kliwon Kudus Makin Sepi: Bukan Semata karena Pergeseran ke Marketplace, tapi Juga karena Pelayanan

Pasar Kliwon Kudus Makin Sepi: Bukan Semata karena Pergeseran ke Marketplace, tapi Juga karena Pelayanan

27 September 2025
Mranggen, Kecamatan di Demak yang Lebih Akrab dengan Semarang Mojok.co

Mranggen, Kecamatan di Demak yang Lebih Akrab dengan Semarang

26 Februari 2024
Kenapa Salatiga Menjadi Kota Madya, tapi Kudus yang Lebih Mewah Justru "Cuma" Kabupaten?

Kenapa Salatiga Menjadi Kota Madya, tapi Kudus yang Lebih Mewah Justru “Cuma” Kabupaten?

14 Juli 2025
Rekomendasi 5 Rokok Murah dengan Rasa Mewah Terminal Mojok.co

10 Rekomendasi Rokok Murah Enak di Bawah 20 Ribu

23 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja : Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega buta warna parsial

Gara-gara buta warna parsial, saya tidak bisa jadi apa-apa karena syarat administrasi yang mendiskriminasi

9 Agustus 2026
Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur Mojok.co

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

8 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Nalar Cacat Kepala Sekolah yang Menganggap Enteng Bullying pada Siswa

Penyelesaian bullying di sekolah hanya dengan permintaan maaf adalah bukti bahwa hal ini nggak pernah dianggap serius

8 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.