Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Saya Member Platinum Shopee dan Malas untuk Checkout di Marketplace Ini Lagi

Audian Laili oleh Audian Laili
15 April 2021
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai pengguna setia Shopee, saya cukup sedih dengan beberapa kejadian dari marketplace kesayangan saya akhir-akhir ini. Baik dari kabar soal upah kurir Shopee Express yang begitu rendah dan diikuti dengan mogoknya kurir di area Jabodetabek.

Tentu saja kejadian ini sekali lagi mencoreng istilah “mitra” yang juga dilakukan oleh Gojek. Meski sebetulnya, istilah “mitra” tidak relevan ketika hubungan keduanya tidak setara. Yang mana, kini jadi dipahami sebagai alibi sekadar untuk melepaskan tanggung jawab untuk membayar mereka sebagai selayaknya karyawan. Tanggung jawab untuk memberikan hak-hak mereka sebagai pekerja seperti gaji UMR, kecelakaan kerja, cuti, dan seterusnya. Iya, biar mereka nggak ada tanggung jawab, mending kurir seolah “dibebaskan” dari tanggung jawab kerja dengan menjadi mitra aja.

Sama seperti yang dirasakan Ade Vika, saya sebagai pelanggan setia yang membernya sudah platinum (bayangkan, platinum loh, ini) sungguh merasa simalakama. Mau terus belanja di platform ini kok nggak tega pada kurir kesayangan diperlakukan seperti itu. Mau hengkang, kok memang susah diabaikan bahwa barang di Shopee memang dijual dengan lebih murah. Apalagi dengan begitu banyak kesempatan gratis ongkir yang bisa saya dapatkan dari platform ini.

Nah, beberapa hari ini saya memutuskan untuk mengamati aplikasi ini. Setelah hampir dua minggu nggak ada barang yang saya pesan. Iya, dua minggu itu waktu yang cukup lama bagi saya yang hobi banget scroll-scroll Shopee. Sampai-sampai, banyak barang saya yang awalnya nggak pernah kepikiran bahwa saya membutuhkannya, tapi begitu lihat gambarnya, tiba-tiba jadi butuh begitu saja. Hal ini bisa terjadi begitu lancar dengan adanya M-Banking sialan.

Dari pengamatan saya kali ini, saya merasa kalau Shopee lebih sering menyarankan toko dari luar negeri di deretan atas pencarian, dibandingkan toko dalam negeri. Saya kurang tahu, apakah ini hanya perasaan saya saja atau juga terjadi ke kamu-kamu sekalian, ya?

Sulit dibantah bahwa toko-toko luar negeri yang biasanya dari China itu, memang menyediakan harga yang lebih murah dibandingkan kalau saya beli dari Jakarta atau Batam, misalnya. Ya, meskipun biasanya selisihnya nggak jauh-jauh amat, sih. Namun, bukan sekadar harga murah yang begitu menggiurkan, ongkos kirimnya, lah, yang begitu mengejutkan. Ini yang bikin ia mudah masuk keranjang dan tiba-tiba sudah terbayarkan.

Misalnya, kamu tinggal di Jogja, dibanding kamu ambil barang dari Jakarta atau Batam, akan lebih hemat ketika ambil barang dari luar negeri. Baik dari harga, maupun ongkirnya. Meskipun, ini dengan risiko kalau barang itu akan sampai lebih lama. Namun, kalau kamu nggak butuh barang tersebut cepat-cepat amat, nggak ada masalah, kan? Untuk hal ini, apakah masuk akal kalau ongkos kirim dari luar negeri bisa begitu jauh lebih murah?

Nah, beginilah yang terjadi dalam “jual beli” untuk menarik minat pasar. Dengan hal yang tampak begitu jelas ini, bisa dibayangkan betapa susahnya produk asli Indonesia bersaing dengan produk-produk luar negeri. Saya nggak begitu paham, jadi, apa, sih, yang sebetulnya terjadi?

Baca Juga:

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

Coach Jualan di Shopee untuk Rakyat Jelata yang Gajinya Nggak Seberapa tapi Keinginannya Nggak Kira-kira

Selain itu, yang menyedihkan dari Shopee adalah dengan adanya Shopee Express. Sungguh, marketplace ini tampak sangat ingin mendominasi jasa pengirimannya. Saat ini, setiap kita membeli produk dari Shopee, nggak ada alternatif jasa pengiriman lain kayak dulu.

Nggak ada lagi kesempatan kita milih SiCepat, JNE, JnT, dan sebagainya. Mau nggak mau, kita terpaksa memilih Shopee Express. Kalau dulu ekspedisi Shopee Express yang akan dikasih gratis ongkir biar kita jadi lebih memilih menggunakan jasanya. Namun, sekarang hal ini dilakukan dengan blak-blakan. Mereka nggak perlu lagi mengecoh.

Hadeee, sudahlah produknya seolah dikuasai sendiri (dengan kemurahan ongkir dan barangnya), eh jasa pengirimannya juga. Belum lagi sikapnya kepada “mitra” yang nggak setara dan sewenang-wenang. Kalau kayak gini, sungguh susah bagi saya sebagai member platinum untuk bertahan.

Udahlah, nggak apa-apa harga agak lebih mahal dan ongkir nggak hemat-hemat amat. Yang terpenting, barang yang saya beli itu nggak “menumbalkan” saudara saya lainnya.

BACA JUGA #ShopeeTindasKurir Adalah Situasi yang Bikin Saya sebagai Pelanggan Shopee Jadi Simalakama dan tulisan Audian Laili lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 April 2021 oleh

Tags: ekspedisimarketplacemitrashopeeShopee Tindas Kurir
Audian Laili

Audian Laili

Bisa diajak ngobrol lewat akun Instagram @audianlaili

ArtikelTerkait

#ShopeeTindasKurir Adalah Situasi yang Bikin Saya sebagai Pelanggan Shopee Jadi Simalakama terminal mojok.co

Surat Terbuka untuk Seluruh Marketplace: Kasih Opsi Uang Tip untuk Kurir, dong!

9 Agustus 2021
Penonton Bayaran Live Shopee, Pekerjaan Freelance Aneh yang Cuannya Bener-bener Gede, Kerja Dikit Gaji Elit!

Penonton Bayaran Live Shopee, Pekerjaan Aneh yang Cuannya Bener-bener Gede, Kerja Dikit Gaji Elit!

24 Februari 2024
4 Rekomendasi Toko Online Skincare Pria yang Ada di Shopee

4 Rekomendasi Toko Online Skincare Pria yang Ada di Shopee

3 April 2022
Saya Baru Pernah Belanja Online dan Tidak Malu untuk Mulai Memahaminya mojok.co/terminal Praktik Cross-border Bisa Hancurkan UMKM Lokal, Kenapa Terus Dibiarkan? terminal mojok.co

Praktik Cross-border Bisa Hancurkan UMKM Lokal, Kenapa Terus Dibiarkan?

10 Oktober 2021
Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Sistem COD: Menguntungkan Buyer, Merugikan Seller

25 November 2025
Siapa Raja E-Commerce Indonesia? Hijau, Oren, atau Ungu? Terminal Mojok.co (Unsplash.com)

Siapa Raja E-Commerce Indonesia? Hijau, Oren, atau Ungu?

17 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Honda Stylo Motornya Orang Kaya Waras yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT dan Scoopy Mojok.co

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

13 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 
  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.