Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Saya Berpaling ke Libreoffice Setelah Pakai Microsoft Office Cukup Lama

Ahmad Agung Masykuri oleh Ahmad Agung Masykuri
18 Desember 2021
A A
Saya Berpaling ke Libreoffice Setelah Pakai Microsoft Office Cukup Lama terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Sudah sejak lama saya menggunakan Microsoft Office. Bahkan, sejak saya mengenal dunia ketik-mengetik menggunakan keyboard yang suaranya cetak-cetuk. Anggaplah saya memulainya sejak 2006 hingga kemudian di akhir 2020 saya memutuskan beralih ke Libreoffice. Berat memang, apalagi Microsoft Office yang telah menemani sampai saya lulus dan menjadi perantara mengenal si dia.

Fitur dan gocekan Microsoft Office memang tidak ada duanya. Apalagi setiap versinya memberikan fitur yang lebih canggih dan menggoda. Ini cukup meningkatkan produktivitas saya dalam melakukan pekerjaan. Sayangnya, semua itu berubah ketika saya tahu ternyata laptop jadul saya sudah tidak kuat menahannya. Begitu juga isi kantong yang tak jarang meronta-meronta melihat biaya berlangganan workstation satu ini.

Sebenarnya, bertemu dan menggunakan Libreoffice juga bukan sesuatu yang romantis. Sebelum menggunakan Libreoffice, saya menggunakan Google Workspace. Namun, karena dua tiga alasan akhirnya saya memutuskan untuk lebih banyak menggunakan Libreoffice sebagai teman perjuangan.

Fitur Libreoffice yang hampir sama dengan Microsoft Office adalah alasan utama. Walaupun ada banyak hal yang rasanya masih nyaman dengan sang mantan, untungnya sekarang sudah mulai bisa menerima kenyataan. Bahwa setiap aplikasi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Terlebih, kita perlu memahami bahwa berpindah ke sesuatu yang baru butuh pengorbanan. Pengorbanan tentang waktu untuk lebih banyak belajar.

Libreoffice merupakan sebuah software yang sifatnya open source. Free atau gratis untuk menggunakannya. Ini menyelamatkan kantong apalagi di akhir bulan. Menariknya lagi, software satu ini kompatibel dan mampu membaca file dari aplikasi lain, Microsoft Office misalnya.

Libreoffice dikembangkan oleh The Document Foundation (TDF). Organisasi ini berkeyakinan tentang sebuah software yang terbuka tanpa terhalang oleh apa pun dan siapa pun. Oh ya, secara harfiah pun arti Libreoffice punya semangat yang sama. Libre dalam bahasa Spanyol atau Prancis adalah bebas dan office dalam bahasa Inggris artinya kantor.

Libreoffice terdiri dari beberapa aplikasi persis seperti Microsoft Office. Beberapa aplikasi tersebut seperti Writer, Calc, Impress, Math, Draw, dan Base. Writer seperti halnya Microsoft Word yang bisa kita gunakan untuk melakukan produktivitas berbasis teks. Calc mirip dengan Microsoft Excel yang fungsinya hampir sama, seperti tabel, rumus fungi, diagram, dan beberapa pekerjaan lainnya. Impress memiliki fungsi yang sama seperti Power Point, yaitu digunakan untuk presentasi. Draw memiliki fungsi untuk membuat grafik vektor, diagram, dan fungsi lainnya. Base memiliki fungsi yang hampir serupa Microsoft Access sebagai basis data rasional. Terakhir, Math memiliki fungsi untuk membuat dan menyusun formula matematika.

Ada lagi yang membuat saya kaget tentang Libreoffice. Di Libreoffice ternyata juga bisa export ke PDF. Satu fitur yang menurut saya memudahkan tanpa perlu membutuhkan aplikasi lain untuk melakukannya. Ditambah dengan komunitas pengembang aplikasi yang cukup aktif setiap bulannya.

Baca Juga:

26 Shortcut Microsoft Word dari A sampai Z yang Wajib Dikuasai Mahasiswa dan Pekerja Kantoran

5 Rekomendasi Situs Belajar Excel Gratis dari Nol sampai Mahir. Pekerja Kantoran Wajib Tahu!

Fitur dan kemudahan ini tentu membuat bahagia. Selain menghemat pengeluaran juga tidak perlu lagi kucing-kucingan dengan aktivasi software setiap ada pembaharuan aplikasi. Tidak perlu lagi ketakutan tentang software bajakan yang sering membawa malware atau virus saat di-download dan di-install. Sangat disayangkan, bukan? Kalau data-data penting di komputer atau laptop kita ternyata terkena virus yang entah apakah bisa diselamatkan atau tidak.

Jadi, apakah kamu masih ragu untuk menggunakan Libreoffice sebagai teman kamu dalam bekerja? Semoga setelah membaca tulisan ini tidak, ya. Kalau kamu memang pengin pindah dan menggunakan software yang open-source, semangat. Memang butuh waktu untuk mempelajarinya. Namun, tenang saja semua itu adalah proses yang perlu kita lalui demi kebaikan di masa datang.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Desember 2021 oleh

Tags: LibreofficeMicrosoft Office
Ahmad Agung Masykuri

Ahmad Agung Masykuri

Kuri adalah nama panggilanku.

ArtikelTerkait

26 Shortcut Microsoft Word dari A sampai Z yang Wajib Dikuasai Mahasiswa dan Pekerja Kantoran

26 Shortcut Microsoft Word dari A sampai Z yang Wajib Dikuasai Mahasiswa dan Pekerja Kantoran

6 Januari 2024
5 Rekomendasi Situs Belajar Excel Gratis dari Nol sampai Mahir. Pekerja Kantoran Wajib Tahu!

5 Rekomendasi Situs Belajar Excel Gratis dari Nol sampai Mahir. Pekerja Kantoran Wajib Tahu!

23 November 2023
15 Rumus Excel yang Wajib Dikuasai dalam Dunia Kerja

15 Rumus Excel yang Wajib Dikuasai dalam Dunia Kerja

7 November 2023
Selain Libreoffice, 4 Software Open Source Ini Bisa Kamu Gunakan terminal mojok.co

Selain Libreoffice, 4 Software Open Source Ini Bisa Kamu Gunakan

20 Desember 2021
35 Shortcut Microsoft Excel dan Fungsinya yang Paling Dibutuhkan dalam Dunia Kerja

35 Shortcut Microsoft Excel dan Fungsinya yang Paling Dibutuhkan dalam Dunia Kerja

14 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perang Iran vs Amerika Buat Kelas Menengah Indonesia Makin Tertekan

Perang Iran vs Amerika Buat Kelas Menengah Indonesia Makin Tertekan

8 Maret 2026
Embek-Embek Makanan Khas Tegal Paling Mencurigakan, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba Mojok.co

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

12 Maret 2026
Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Pahit (Unsplash)

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Lebih Pahit dari Obat Puyer

12 Maret 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Bagi-bagi Takjil yang Niatnya Mulia tapi Kadang Bikin Jalanan Jadi Macet dan Ricuh

7 Maret 2026
4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut Terminal

4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut

10 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto
  • Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah
  • Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata
  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Rangkaian Penderitaan Naik Travel dari Jogja Menuju Surabaya: Disiksa Selama Perjalanan oleh Sopir Amatiran, Nyawa Penumpang Jadi Taruhannya. Sialan!

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.