Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Samsat Surabaya Harusnya Belajar dari Indomaret Soal Pelayanan dan Fasilitas yang Baik

Naimatul Chariro oleh Naimatul Chariro
6 Juli 2023
A A
Samsat Surabaya Harusnya Belajar dari Indomaret Soal Pelayanan dan Fasilitas yang Baik

Samsat Surabaya Harusnya Belajar dari Indomaret Soal Pelayanan dan Fasilitas yang Baik (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Samsat merupakan tempat pelayanan utama untuk mengurus persoalan surat-surat kendaraan. Kantor ini buka setiap hari, tapi memiliki jam operasional berbeda ketika akhir pekan tiba. Di Surabaya sendiri ada empat kantor utama Samsat yang berada di Surabaya Barat, Surabaya Timur, Surabaya Utara, dan Surabaya Selatan.

Setiap hari, utamanya Senin, warga yang datang ke kantor Samsat Surabaya sangat membludak, melebihi antrean kantor pelayanan lainnya. Sayangnya, besarnya kebutuhan warga Surabaya terhadap kantor samsat, nggak sebanding dengan fasilitas yang tersedia di sini.

ADVERTISEMENT

Makanya sebagai warga yang mencintai Kota Pahlawan, saya menyarankan agar Samsat Surabaya bisa belajar dari Indomaret. Ha, kenapa Indomaret? Ya karena tempat ini paling sering dikunjungi masyarakat dan selalu memberikan pelayanan prima. Maka sudah seharusnya Samsat Surabaya belajar dari Indomaret!

Ruangannya dingin

Saya yakin, pasti ada beberapa orang yang pernah masuk ke Indomaret bukan untuk berbelanja melainkan sekadar ngadem. Hayo ngaku, siapa yang pernah begitu? Maklum, panasnya Kota Surabaya memang kadang bikin kepala ini mendidih, dan masuk ke dalam Indomaret rasanya seperti disiram air dingin. Nyesss. Harus kita akui, Indomaret memperhatikan kenyamanan orang yang datang berbelanja ke gerai mereka dengan menyediakan ruangan full AC.

Sayangnya, Samsat Surabaya nggak seperti Indomaret. Kantor pelayanan ini terkesan abai dengan kenyamanan warga yang datang ke sini. Iya, kantor samsat memang sudah luas, tapi tetap nggak sebanding dengan jumlah pengunjungnya. Dalam satu lantai yang sama bisa ada 50 hingga 100 orang yang datang dan menunggu di sini.

Apesnya lagi, fasilitas berupa kipas angin atau AC nggak sebanding dengan luas ruangan dan jumlah orang di dalam ruangan. Sudah bisa dipastikan kalau datang ke Samsat Surabaya warga pasti mandi keringat. Sumuk banget, Rek!

Maka rasanya nggak berlebihan kalau sebaiknya pihak Samsat Surabaya memperhatikan kenyamanan warga yang datang. Minimal bikin ruangan pelayanan jadi adem kayak di Indomaret lah.

Samsat Surabaya harusnya memberikan pelayanan ramah seperti karyawan Indomaret

Ketika masuk Indomaret, biasanya kita akan mendapat sapaan yang khas banget. “Selamat datang di Indomaret, selamat berbelanja.” Sapaan ini tentunya nggak bakal kita temui saat datang ke kantor Samsat Surabaya.

Baca Juga:

Jalanan Surabaya yang “Liar” Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas

Ugal-ugalan Sopir TransJatim Menyelamatkan Masa Depan Mahasiswa Mojokerto yang Kuliah di Surabaya

Alih-alih mendapatkan sapaan ramah atau semacam kalimat tanya, “Ada yang bisa saya bantu, Pak/Bu?” seringnya pegawai di kantor samsat menunjukkan gaya bicara yang terkesan garang. “Dokumennya diletakkan di mana, Bu?”, “Sini duduk, tunggu panggilan,”, dsb. Percayalah, tiap kali bertemu pegawai samsat yang seperti itu, saya merasa merinding.

Padahal sapaan ramah atau pertanyaan sepele “ada yang bisa dibantu atau nggak” sangat dibutuhkan warga. Saya sering lho ketemu orang-orang yang kebingungan dengan alur pelayanan di Samsat Surabaya, apalagi kalau mereka baru pertama kali datang ke kantor samsat. Wong saya saja yang sudah beberapa kali bolak-balik juga masih bingung, kok.

Saya berasumsi mungkin para pegawai di kantor samsat kelelahan menghadapi ratusan berkas setiap harinya. Kalau memang begitu, harusnya pihak terkait punya solusi untuk memangkas kerumitan birokrasi ini.

Banyak pilihan sistem pembayaran

Kita pasti sudah nggak asing lagi dengan berbagai sistem pembayaran yang disuguhkan oleh Indomaret. Mulai dari tunai, debit, hingga QRIS diterima di sini.

Sayangnya, sistem pembayaran yang memudahkan ini nggak berlaku di kantor Samsat Surabaya. Pembayaran di tempat ini cuma ada dua macam, tunai dan debit bank, itu pun cuma satu bank. Padahal kalau boleh jujur, sistem pembayaran dengan dompet digital sangat memudahkan di era sekarang ini. Warga Surabaya yang terbiasa cashless pun nggak perlu panik seumpama uang tunai mereka kurang saat bertransaksi di samsat.

Butuh kursi yang memadai di kantor Samsat Surabaya

Kalau soal yang terakhir ini kayaknya Samsat Surabaya nggak perlu belajar dari Indomaret, sih. Sebab, nggak semua gerai Indomaret menyediakan kursi buat pelanggan yang datang. Ini sekadar tambahan saran dari saya sebagai warga Surabaya.

Jadi begini, warga yang datang ke kantor samsat itu mencapai 100 orang dan bahkan lebih setiap harinya. Sayangnya, kursi yang disediakan nggak cukup buat warga yang datang. Seringnya orang harus duduk bergantian di kursi. Kadang sampai ada yang jongkok di lantai karena nggak kebagian kursi saat sedang antre, atau malah terpaksa berdiri sampai dilayani.

Nah, fasilitas kursi di ruang tunggu ini harusnya mendapat perhatian khusus dari pihak samsat. Pasalnya, masih ada warga yang sudah lansia, tapi tetap datang mengurus surat kendaraan mereka, lho.

Pemda dan pihak terkait selalu mengajak warga untuk mengurus sendiri surat-surat yang dibutuhkan, tapi kalau ajakan itu nggak didukung dengan fasilitas dan pelayanan yang baik, bukannya malah bikin kapok warga dan memilih “jalur lain” yang lebih cepat? Kalau kantor samsat di kota kalian gimana pelayanannya, Gaes?

Penulis: Naimatul Chariro
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Rumitnya Bayar Pajak Kendaraan Sebelum Era E-Samsat.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Juli 2023 oleh

Tags: indomaretpelayananSamsatSurabaya
Naimatul Chariro

Naimatul Chariro

Mahasiswa yang sedang belajar menulis.

ArtikelTerkait

5 Jalan Berbahaya di Surabaya yang Wajib Dihindari Pengendara Pemula

5 Jalan Berbahaya di Surabaya yang Wajib Dihindari Pengendara Pemula

21 Juni 2024
Orang Madura Bukannya Nggak Paham Aturan, tapi Jalur Motor Jembatan Suramadu Terlalu Sempit hingga Terpaksa Menggunakan Jalur Mobil Mojok.co

Orang Madura Bukannya Nggak Paham Aturan, tapi Jalur Motor Jembatan Suramadu Terlalu Sempit hingga Terpaksa Menggunakan Jalur Mobil 

6 Januari 2024
Golda Coffee, Kopi Botolan Terbaik Pesaing Kopi Saku Indomaret

Golda Coffee, Kopi Botolan Terbaik Pesaing Kopi Saku Indomaret

14 Oktober 2024
Orang Surabaya Ramah terhadap Pejalan Kaki, tapi Kotanya Tidak

Katanya Surabaya Surga para Pejalan Kaki, tapi Kenyataannya seperti Neraka

23 Agustus 2024
4 Rekomendasi Kuliner Bebek di Surabaya selain Bebek Sinjay dan Bebek Purnama

4 Rekomendasi Kuliner Bebek Enak di Surabaya selain Bebek Sinjay dan Bebek Purnama

21 Desember 2024

6 Rekomendasi Kuliner Ngetop di Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya

23 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Pejuang Rupiah

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Memahami Perjuangan Pejuang Rupiah di Atas Aspal

25 Juni 2026
Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda! Mojok.co

Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda!

22 Juni 2026
Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah di Luar Kota Demi Kejar Gengsi Mojok.co

Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah ke Luar Kota Demi Kejar Gengsi

27 Juni 2026
Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan Mojok.co

Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan 

25 Juni 2026
Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati! perpusnas

Anggaran Perpustakaan Itu Mahal, tapi Kita Tak Pernah Peduli karena Maunya Terima Jadi

22 Juni 2026
Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah yang Jadi Sarang Tikus (Unsplash)

Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah: Ketika Rumah Tua Berubah Menjadi Sarang Tikus

21 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.