Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Saatnya Purwokerto Memisahkan Diri dari Kabupaten Banyumas

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
31 Januari 2023
A A
Saatnya Purwokerto Memisahkan Diri dari Kabupaten Banyumas (Unsplash)

Saatnya Purwokerto Memisahkan Diri dari Kabupaten Banyumas (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Fasilitas publik yang mumpuni ketimbang Banyumas

Berbicara tentang fasilitas publik, Purwokerto rajanya. Ada alun-alun yang lampu-lampunya di desain mirip Malioboro. FYI, Kabupaten Banyumas memiliki dua alun-alun sekaligus. Mantep nggak, tuh? Alun-Alun Banyumas dan Alun-Alun Purwokerto. Bedanya, Alun-Alun Banyumas lebih serba guna. Kadang buat konser, kadang juga digunakan untuk pasar malam. Sungguh multifungsi, kan?

Fasilitas publik baru dan happening ada di jalan Ir. Soekarno. Jalan ini digadang-gadang akan menjadi pusat keramaian anak muda Purwokerto, menghubungkan antara Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Gerilya. Pusat keramaian yang diresmikan langsung oleh ibu calon presiden ini (baca: Puan Maharani) ini dibangun dengan sangat mewah. Yang ngresmiin saja anaknya Bung Karno langsungl 

ADVERTISEMENT

Saat memasuki jalan ini dari arah Jalan Jendral Sudirman, kalian akan disuguhkan dengan lingkaran luas dengan pernak-pernik lampu yang indah. Setelah itu ada menara teratai yang saat ini dijadikan ikon baru kota ini. 

Berjarak sekitar 70 meter di sebelah kiri ada MMP (Madhang Maning Park) sebagai tujuan wisata kuliner para pelancong. Di kanan jalan dekat dengan MMP ada masjid yang masih dalam proses pembangunan. Masjid yang katanya didesain khusus oleh gubernur Jawa Barat. Itu loh, gubernur yang kemarin viral bangun masjid dengan nominal uang satu triliun. Fasilitas jalan ini sungguh lengkap. Nggak kalah lah sama Meikarta.

Transportasi publik bisa diandalkan

Transportasi publik sudah ada dan bisa diandalkan, namanya Trans Banyumas. Namanya sih Trans Banyumas, tapi nggak ngelintasin Kabupaten Banyumas. Gimana ini konsepnya? Aneh banget.

Selain itu, ada juga yang namanya Trans Jateng di mana rutenya melintasi Purbalingga-Purwokerto. Transportasi ini sudah sangat jelas mendukung mobilitas warga Purbalingga, Banjarnegara ke Purwokerto, ya. Bukan Banyumas.

Satu alasan lagi yang membuat saya meminta Purwokerto wajib memisahkan diri dari Banyumas adalah kantor Bupati. Letak kantor bupati dan DPRD Kabupaten Banyumas saja terletak di pusat kota Purwokerto, tepatnya di utara Alun-Alun Purwokerto. 

Ngapunten niki Pak Bupati Husein, sampeyan saja betah di Purwokerto. Gimana kalau Purwokerto menjadi kabupaten sendiri saja. Lagian Banyumas nggak memberikan sumbangsih. Malah Purwokerto yang lebih dominan terkenal daripada Banyumas. Haduh, ngalamat, Lur!

Baca Juga:

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 4 Rekomendasi Warung Bakso Paling Enak Di Purwokerto

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 31 Januari 2023 oleh

Tags: banjarnegarabanyumasjawa tengahpurwokerto
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Purwokerto yang Dipuja Itu Ternyata Bukan Kota Sempurna (Pexels)

Purwokerto yang Dipuja Itu Ternyata Bukan Kota Sempurna. Masih ada 3 Masalah yang Mulai Jadi Gunung

5 Februari 2025
Laksana Baru, Swalayan yang Punya Bioskop Andalan Masyarakat Cilacap Barat

Laksana Baru, Swalayan yang Punya Bioskop Andalan Masyarakat Cilacap Barat

27 September 2023
Tips Beli Rumah biar Nggak Tertipu Harga Murah terminal mojok.co

Sebelum Nuntut Cowok Harus Punya Rumah Sebelum Nikah, Sebaiknya Kalian Cek Harga Rumah Dulu

24 Agustus 2021
UIN Salatiga Menyimpan Salah Paham yang Menyesatkan (Unsplash)

UIN Salatiga Menyimpan Salah Paham yang Menyesatkan

3 Januari 2024
4 Rekomendasi Tempat Healing Murah Meriah di Banyumas yang Menurut Warga Lokal Layak Diketahui Banyak Orang Mojok.co

4 Rekomendasi Tempat Healing Murah Meriah di Banyumas yang Menurut Warga Lokal Layak Diketahui Banyak Orang

25 Oktober 2025
Membayangkan Purwokerto Tanpa Unsoed: Ternyata Nggak Ngenes-Ngenes Amat

Membayangkan Purwokerto Tanpa Unsoed: Ternyata Nggak Ngenes-Ngenes Amat

14 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Kadang orang ikut rewang bukan karena ingin membantu, tapi takut dihujat dan digibahin

12 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026
Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Nalar Cacat Kepala Sekolah yang Menganggap Enteng Bullying pada Siswa

Penyelesaian bullying di sekolah hanya dengan permintaan maaf adalah bukti bahwa hal ini nggak pernah dianggap serius

8 Agustus 2026
Derita orang Bojonegoro yang selalu jadi bahan bullying ketika nongkrong gara-gara bahasa yang dianggap aneh boso jonegoroan

Derita orang Bojonegoro yang selalu jadi bahan bullying ketika nongkrong gara-gara bahasa yang dianggap aneh

11 Agustus 2026
Beratnya jadi petugas ukur tanah desa, butuh fisik dan mental baja karena sering menghadapi konflik warga Mojok.co

Beratnya jadi petugas ukur tanah desa, butuh fisik dan mental baja karena sering menghadapi konflik warga

12 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.