Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Rumah Makan Andalan: Terus Bertahan di Tengah “Keramatnya” Jalan Timoho Jogja

Khoirul Atfifudin oleh Khoirul Atfifudin
5 April 2024
A A
Rumah Makan Andalan: Terus Bertahan di Tengah "Keramatnya" Jalan Timoho Jogja

Rumah Makan Andalan Terus Bertahan di Tengah "Keramatnya" Jalan Timoho Jogja (Dokumentasi Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

Rumah Makan Andalan yang terletak di Jalan Timoho Jogja menjual menu masakan Padang yang menggoyang lidah.

Belakangan ini saya semakin sadar bahwa memiliki referensi tempat makan menjadi hal yang cukup penting. Jangan sampai kita jago kandang alias hanya tahu tempat makan di daerah dekat tempat tinggal kita saja. Sebab, kalau sudah begitu ya kita bakal kebingungan ketika berada di tempat yang bukan dekat daerah kita.

Makanya akhir-akhir ini saya berniat menjelajahi warung Padang di area selain Condongcatur saat sahur. Di Condongcatur sendiri saya sudah menemukan beberapa warung Padang yang sekiranya layak untuk dijajal. Lebih dari itu, seperti yang disinggung di awal, memiliki banyak referensi soal tempat makan cukup penting.

Nah, hari Kamis kemarin saya sengaja keluar lebih awal saat sahur untuk menjelajahi warung makan di daerah lain. Saya keluar tepat pukul 2 dini hari. Jujur saja ada semacam perasaan takut saat keluar jam segitu. Bukan takut hantu atau apa, saya takut klitih, Pak/Bu! Memang sih daerah Condongcatur terbilang ramai, tapi entah kenapa ada semacam represi sejak dalam pikiran. Tambah lagi ketika melihat Instagram atau X tak sedikit info soal anak muda yang tertangkap warga karena membawa sajam malam-malam.

Bertemu Rumah Makan Andalan yang menjual masakan Padang

Sepanjang perjalanan dari area Selokan Mataram lalu ke Babarsari, saya beberapa kali memerhatikan spion motor dan menengok kanan kiri. Tapi sayangnya, hingga Jalan Solo yang di dekat Amplas, saya nggak menemukan masakan Padang. Saya pun mencoba untuk menjelajah masuk ke Jalan Timoho, UIN Sunan Kalijaga Jogja. Di sanalah saya menemukan warung Padang yang kebetulan buka.

Tanpa berlama-lama saya putuskan untuk mampir. Nama warung yang terletak di Jalan Timoho Jogja itu adalah Rumah Makan Andalan. Di bagian bawah nama rumah makan ada tulisan “Masakan Padang Asli”.

Rumah Makan Andalan tempatnya sederhana. Nggak begitu luas karena hanya menampung sekitar 10 orang di dalamnya. Makanannya disajikan prasmanan. Terus terang saya lebih suka yang seperti ini karena bisa mengira-ngira nasi yang saya ambil.

Saya pun mengambil nasi, sayuran, dan ayam goreng. Tak lupa memesan teh manis hangat untuk minumannya.

Baca Juga:

Kalio Disangka Rendang Adalah “Dosa” Terbesar Orang Jawa di Rumah Makan Padang

5 Hal yang Tidak Orang-orang Katakan tentang Solaria, Perhatikan untuk Kalian yang Belum Pernah ke Sana 

Rumah Makan Andalan di Jalan Timoho Jogja (Dokmentasi Pribadi)
Rumah Makan Andalan yang nampak sederhana (Dokmentasi Pribadi)

Dari rasanya, masakan Padang di Rumah Makan Andalan Jalan Timoho Jogja ini cukup enak. Ayam gorengnya matang sempurna dengan bumbu yang pas. Sementara kuah Padangnya cukup ramah di lidah saya. Teh manisnya pun saya nilai cukup nikmat, manisnya pas. Hanya saya waktu saya ke situ nggak ada kerupuk. Jadi kayak ada yang kurang gitu.

Setelah menghabiskan makanan, saya membakar Sigaret Kretek Mesin yang saya bawa. Sambil mengisap rokok, saya bertanya beberapa hal pada penjaga rumah makan. Ternyata Rumah Makan Andalan Jalan Timoho Jogja ini hanya buka dari pukul 14.30 hingga menunya habis selama bulan Ramadan. Jadi, kalau sahur makanan sudah habis ya mereka akan tutup.

Saat membuat snap WhatsApp soal Rumah Makan Andalan ini, salah seorang teman saya yang merupakan lulusan UIN Sunan Kalijaga meresponsnya. Dia bilang warung ini adalah langganannya saat masih di Jogja.

Lebih lanjut, dia merekomendasikan menu ayam balado. Menurut teman saya bumbunya nikmat. Mungkin lain kali saya akan mencobanya.

Jalan Timoho “keramat” untuk warung makan

Ada fakta menarik soal Rumah Makan Andalan di Jalan Timoho Jogja ini. Menurut teman saya, Jalan Timoho adalah “jalan keramat” untuk UMKM. Nggak banyak UMKM yang berumur panjang di sana. Tapi, warung Padang ini malah sudah ada cukup lama.

FYI, teman saya yang anak UIN Sunan Kalijaga ini bukan maba, ya. Dia pernah jadi abang-abangan kampus pada masanya. Hehehe. Jadi, boleh dibilang kalau omongannya benar adanya.

Hal itu pun dikonfirmasi oleh teman saya yang lain yang kebetulan juga suka dan sering mengeksplor warung makan. Menurutnya, Jalan Timoho Jogja memang cukup keramat untuk UMKM. Jadi, saya kira cukup valid karena ada dua orang yang mengatakannya.

Saya pun berkesimpulan kalau Rumah Makan Andalan di Jalan Timoho Jogja ini memang bisa diandalkan. Nggak ada salahnya kalian coba mampir ke sini untuk sahur atau buka puasa. Mumpung Ramadan belum berakhir.

Penulis: Khoirul Atfifudin
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jalan Bimo Kurdo Jogja Sering Macet karena Sekolah Elit SD Muhammadiyah Sapen.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 April 2024 oleh

Tags: Jalan Timohojalan timoho jogjamasakan padangrumah makanrumah makan padangwarung makanwarung makan padangwarung padang
Khoirul Atfifudin

Khoirul Atfifudin

Sedang memiliki ketertarikan pada musik dan dunia tulis-menulis.

ArtikelTerkait

6 Dosa Penjual Nasi Padang yang Bukan Orang Minang Terminal Mojok

6 Dosa Penjual Nasi Padang yang Bukan Orang Minang Asli

25 Januari 2023
8 Tips Aman Menikmati Menu Rumah Makan Padang yang Katanya Red Flag Mojok.co

8 Tips Aman Menikmati Menu Rumah Makan Padang yang Katanya Red Flag

15 Agustus 2025
5 Rekomendasi Warung Makan Tanpa Tukang Parkir Dekat Unsoed Purwokerto, Semoga Tukang Parkir Nggak Baca Ini!

5 Rekomendasi Warung Makan Tanpa Tukang Parkir Dekat Unsoed Purwokerto, Semoga Tukang Parkir Nggak Baca Ini!

30 September 2025
4 Warung Makan di Jatinangor yang Buka Dini Hari Terminal Mojok

4 Warung Makan di Jatinangor yang Buka Dini Hari

21 Januari 2022
Pengamen Datang, Nafsu Makan Menghilang: Keluh Kesah Pelanggan Warung Makan yang Hanya Ingin Makan dengan Tenang

Pengamen Datang, Nafsu Makan Menghilang: Keluh Kesah Pelanggan yang Hanya Ingin Makan dengan Tenang

29 November 2023
Rupa-rupa Kecewa Penikmat Sate Padang

Rupa-rupa Kecewa Penikmat Sate Padang

5 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

19 Januari 2026
Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026
3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali Mojok.co

3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali

19 Januari 2026
7 Lagu Bahasa Inggris Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia (Unsplash)

7 Lagu Bahasa Inggris yang Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia

16 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.