Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Review Kualitas Tri Setelah Merger dengan Indosat: Kok Nggak Ada Bedanya?

Firdaus Deni Febriansyah oleh Firdaus Deni Febriansyah
23 Maret 2022
A A
: Kok Nggak Ada Bedanya?

: Kok Nggak Ada Bedanya? (Susilo Prambanan via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, dua jaringan telekomunikasi Tri dan Indosat Ooredoo melakukan merger sejak 4 Januari 2022 lalu dan membentuk perusahaan bernama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk

Sebagai pengguna Tri sudah pasti saya berharap ada peningkatan kualitas setelah resmi bergabung dengan Indosat. Saya memang pengguna Tri, namun kalau boleh jujur saya kurang suka dengan kualitasnya yang kadang-kadang buruk di sinyal dan jaringan.

Untung saja murah dan di kota sinyalnya masih lumayan oke. Kalau tidak, sudah dari lama saya beralih ke operator seluler lain.

Sedangkan berdasarkan review dari keluarga dan teman-teman, sinyal dan jaringan Indosat sedikit lebih baik daripada Tri. Maka dari itu, dengan bergabungnya Tri ke Indosat, harusnya membuat kualitas Tri sama bagusnya dengan Indosat

Ceritanya chattingan (Pixabay.com)

Apakah hal tersebut benar-benar terjadi? Inilah review dari saya sebagai pengguna Tri pasca-mergernya dengan Indosat Ooredoo

#1 Tarif tetap sama

Sehari setelah kepastian merger, saya langsung mengecek tarif paket SMS, paket nelpon, dan paket internet dan ternyata tidak ada perubahan. Ketika itu saya berpikir, oh mungkin karena masih baru kali. Makanya belum ada perubahan harga sama sekali.

Hari demi hari berlalu, minggu demi minggu berlalu tetap tidak ada perubahan sama sekali. Tarif paket internet tetap sama seperti dahulu. Termasuk paket AON yang sering saya beli yaitu 12 GB (6 GB Kuota Utama + 6 GB Kuota Movie) seharga Rp39.000. Dari zaman dulu sampai sekarang harganya tetap sama.

Secara umum, tidak ada perubahan tarif yang sangat signifikan. Hanya beberapa tarif yang hanya naik 1000 rupiah dan turun beberapa rupiah saja. Saya nggak tau apakah akan seperti ini terus kedepannya.

Baca Juga:

Sisi Mengecewakan Kartu Tri yang Selama Ini Terkenal Dermawan ke Penggunanya

Saya Beralih ke Tri Gara-gara Muak dengan Kelakuan Telkomsel yang Makin Lama Makin Nggak Masuk Akal

Namun, yang pasti saya cukup senang karena tidak ada peningkatan harga paket internet yang membuat saya tidak perlu mengeluarkan budget yang besar.

#2 Kualitas sinyal tetap sama

Selain harganya yang sama dan tidak ada perubahan, kualitas sinyalnya pun masih sama seperti dahulu. Bagus di kota, namun sangat buruk di desa.

Saat di desa, sinyal Tri benar-benar kosong satu garis pun tidak ada. Apalagi jika desanya masuk ke pedalaman, mending matikan HP saja udah, dihidupin pun tidak bisa digunakan.

Ceritanya sedih nggak ada sinyal (Pixabay.com)

Ternyata bergabung dengan operator seluler yang sinyalnya lebih bagus tak serta merta langsung membuat kualitas sinyalnya jadi bagus. Saya berharap tidak selamanya begini, dan orang-orang yang ahli di sana bisa mengatasi permasalahan ini.

#3 Kualitas jaringan pun sama

Begitu juga kualitas jaringan yang tak ada bedanya sebelumnya merger dengan Indosat Ooredoo. Di desa susah sekali mendapatkan jaringan 4G. Jangankan 4G, 3G pun susah kali dan jaringan internet pun mati.

Bagi pengguna Tri tentu sangat akrab dengan tulisan “Panggilan Darurat Saja”. Dan sampai sekarang tulisan yang tidak diinginkan tersebut masih saja sering muncul dan bikin kecewa.

Ceritanya sedih nggak ada jaringan (Pixabay.com)

Jadi kesimpulannya adalah tidak ada peningkatan kualitas setelah bergabung dengan Indosat Ooredoo. Tapi untungnya harga tidak naik dan itu sedikit mengobati rasa kekecewaan saya.

Saya sadar Tri ini memang operator seluler yang murah, namun bukan berarti kualitasnya harus murahan bukan? Banyak kok operator lain yang cukup bagus dengan tarif yang tidak terlalu mahal. Semoga ke depannya Tri bisa meningkatkan lagi kualitasnya terutama sinyal dan jaringan menjadi lebih baik lagi.

Sebab, sesungguhnya sinyal dan jaringan adalah tolok ukur bagus tidaknya kualitas dari operator seluler. Dah, itu doang.

Penulis: Firdaus Deni Febriansyah
Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 Maret 2022 oleh

Tags: indosat oreedomergersinyaltri
Firdaus Deni Febriansyah

Firdaus Deni Febriansyah

Seorang content writer di salah satu agency dan juga mahasiswa di Universitas Terbuka. Tertarik dengan dunia content writing, copywriting, dan SEO.

ArtikelTerkait

iPhone Kalian Terblokir dan Sinyalnya Hilang? Tenang, eSIM Solusinya!

iPhone Kalian Terblokir dan Sinyalnya Hilang? Tenang, Ini Solusinya!

14 Januari 2023
5 Alasan Kenapa Saya Masih Pakai by.U terminal mojok.co

5 Alasan Kenapa Saya Masih Pakai by.U

7 Februari 2022
Realitas Pahit di Kabupaten Bengkayang: Tidak Punya Akses Listrik, Mau Charge HP Harus Jalan Sejam

Realitas Pahit di Kabupaten Bengkayang: Tidak Punya Akses Listrik, Mau Charge HP Harus Jalan Sejam

16 Februari 2024
Era TV Digital dan Set Top Box- Hujan Datang, Sinyal Hilang (Unsplash)

Keluh Kesah Penonton TV Digital: Channel Sedikit dan Sinyal yang Tidak Stabil

15 Agustus 2023
Dear Telkomsel, Kamu Memang Baik tapi Lebih Baik Kita Putus. Setia sama Kamu Sama Aja Rela Bangkrut! tri

Saya Beralih ke Tri Gara-gara Muak dengan Kelakuan Telkomsel yang Makin Lama Makin Nggak Masuk Akal

4 Oktober 2024
Tri, Operator Seluler dengan Layanan Customer Service Paling Ribet se-Indonesia. Juaranya Bikin Pelanggan Emosi

Tri, Operator Seluler dengan Layanan Customer Service Paling Ribet se-Indonesia. Juaranya Bikin Pelanggan Emosi!

23 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.