Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Rekomendasi Channel YouTube untuk Belajar Bahasa Korea

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
21 November 2021
A A
Rekomendasi Channel YouTube untuk Belajar Bahasa Korea terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Bagi orang yang sedang menggandrungi kekoreaan, entah itu K-Pop, K-Drama, hingga K-Beauty tentu bakal sering bertemu dengan bahasa Korea. Jelas dong, bahasa Korea kan merupakan bahasa nasional yang digunakan di Republik Korea.

Ketika seseorang sudah jatuh terlalu dalam ke lubang hitam kekoreaan, rasanya mustahil untuk keluar. Selagi menikmati diri ini terperangkap, mending sekalian saja kita belajar bahasa Korea. Menguasai bahasa Korea akan membuat kita lebih mengerti konteks percakapan yang dilakukan oleh para bias kita, sebab kadang kala subtitle nggak mampu menerjemahkan bahasa Korea secara detail. Selain itu, kita bisa selangkah lebih dekat dengan bias. Kita bisa menggunakan kemampuan berbahasa Korea untuk mengirim surat, mengomentari postingan, atau sekadar membalas snapgram para bias. Mencoba peruntungan, siapa tahu di-notice gitu.

ADVERTISEMENT

Ada berbagai cara untuk belajar bahasa Korea, seperti yang pernah saya tulis di sini. Untuk sobat kantong kering, saya menyarankan untuk belajar bahasa Korea melalui YouTube. Selain mudah diakses, tentu saja kita hanya perlu bermodal kuota. Berikut beberapa channel yang bisa kalian kepoin untuk mengasah keterampilan berbahasa Korea. Untuk edisi ini, saya kasih channel yang menggunakan pengantar berbahasa Inggris dulu, ya.

#1 Talk to Me in Korean

TTMIK ini bagaikan one stop service buat orang yang lagi belajar bahasa Korea. Kalian bisa menemukan berbagai macam hal yang bisa dipelajari di channel ini. Mulai dari menambah kosakata, membedah tata bahasa, sampai memahami percakapan daily life melalui drama dan lagu yang dibuat langsung oleh tim TTMIK. Mereka juga sering mengadakan live untuk membahas materi yang ada di dalam buku terbitan TTMIK sendiri. Ada pula materi-materi yang diproduksi mengikuti tren, seperti kosakata sapaan dalam serial Netflix Squid Game.

Materi yang dibedah dalam channel ini disesuaikan dengan level keahlian berbahasa Korea. Untuk mengetahui kalian sudah ada di level mana, kalian bisa menuju ke laman resmi TTMIK. Di sana kalian juga bisa melihat kurikulumnya, lho. Oh ya, channel ini sering menjadi referensi para mahasiswa yang mau kuliah maupun tenaga kerja migran yang akan berangkat ke Korea Selatan. Belajar dikit-dikit dulu sebelum nanti ikut kelas formal di Korea~

#2 Prof. Yoon’s Korean Language Class

Channel Prof. Yoon ini menghadirkan nuansa formal ala kelas sehingga rasanya kayak menghadiri kuliah bahasa Korea. Prof. Yoon ini sudah cukup lama memberikan kelas gratis buat para subscriber-nya. Tapi akhir-akhir ini Prof. Yoon banyak mengadakan livestreaming. Para penonton bisa belajar bareng dan mengajukan pertanyaan langsung ke beliau yang tentunya bakal langsung dijawab. Selain itu, ada pula video-video ber-voice over yang memaparkan materi mengenai narasi dan percakapan dalam bahasa Korea. Sekalian memperhatikan cara penulisannya, kita juga bisa pasang telinga untuk menangkap dan mengingat cara orang Korea melafalkan berbagai kosakata.

Kalau kalian berencana mengikuti livestreaming dan kelas dari Prof. Yoon, siapkan Integrated Korean Beginning 1 and 2, 2nd edition (KLEAR textbook series); Sejong Korean (세종 한국어) by the King Sejong Institute; dan materi ujian TOPIK (Test of Proficiency in Korean). Prof. Yoon menggunakan tiga buku tersebut sebagai acuan.

#3 Korean Unnie

Channel Korean Unnie ini khas banget dengan dinding warna pink yang jadi background blio setiap kali ngonten. Korean Unnie memberikan informasi seputar bahasa, budaya, hingga tempat wisata di Korea Selatan dengan cara yang fun banget. Untuk kalian yang belajar bahasa Korea untuk menguasai percakapan sehari-hari dan bukan untuk ikut ujian TOPIK, kalian bisa menyimak video-video Korean Unnie.

Baca Juga:

3 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan kepada Mahasiswa Jurusan Bahasa Korea dan Bikin Geleng-geleng

7 Rekomendasi Channel YouTube untuk Belajar Materi SKD CPNS secara Gratis

Konten-konten di channel ini cenderung trivial, misalnya Korean Unnie mengajarkan dad jokes, idiom, hingga slang yang populer di kalangan penutur asli bahasa Korea. Ada pula tips untuk berbicara dan chattingan layaknya orang Korea yang bisa kita jadikan sarana untuk berlatih biar lidah dan jari ini nggak kaku banget.

#4 Learn Korean with GO! Billy Korean

Apabila sebelumnya pengajar bahasa Korea memang seorang penutur asli bahasa Korea dan tinggal di negara tersebut sejak lahir, berbeda halnya dengan Billy. Billy ini adalah orang Amerika yang sudah belajar bahasa Korea sejak 2005 dan punya gelar Bachelor of Arts di bidang bahasa Korea. Jadi meski bukan orang Korea asli, kemampuan Billy ini nggak abal-abal.

Billy ngasih konten-konten yang lucu tapi tetap berbobot. Misalnya, Billy pernah memberikan tips untuk mengirimkan surat kepada bias kita, yang tentunya dalam bahasa Korea. Billy juga sering mengajak kita bareng-bareng mengulik fakta dari budaya-budaya Korea yang selama ini kita pertanyakan, seperti alasan Korea Selatan punya hari libur yang bejibun di bulan Mei dan cara berbicara dalam dialek atau satoori. Konten kayak gini sepele tapi sebenarnya sangat krusial dalam kehidupan kita sebagai penggemar kekoreaan.

Dari empat rekomendasi tersebut, channel TTMIK dan Prof. Yoon lebih cocok bagi kalian yang ingin belajar bahasa Korea secara mendalam dan formal. Kedua channel tadi bakal membantu banget buat kalian yang akan mengikuti ujian TOPIK. Sementara buat penyeimbang, kalian juga bisa menyimak video-video dari Korean Unnie dan Go! Billy biar tetap fleksibel ngobrol di situasi formal maupun informal.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 November 2021 oleh

Tags: bahasa Koreabelajar bahasachannel youtube
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Fiki Naki Menyadarkan Banyak Orang untuk Belajar Speaking lewat OmeTV terminal mojok.co

Fiki Naki Menyadarkan Banyak Orang untuk Belajar Speaking lewat OmeTV

17 Januari 2021
Ria Ricis Memang Ibu Masa Kini yang Cerdas tapi Nggak Perlu Digagas (Ria Ricis via Wikimedia Commons)

Ria Ricis Memang Ibu Masa Kini yang Cerdas tapi Nggak Perlu Digagas

5 Januari 2023
belajar bahasa inggris

Do’s and Don’ts Ketika Belajar Bahasa Inggris

16 Oktober 2019
4 YouTuber Berkualitas yang Bakal Bikin Pinter Kaum Micin

4 YouTuber Berkualitas yang Bakal Bikin Pinter Kaum Micin

5 Februari 2023
Keramagz, Channel YouTube Review Film yang Bikin Kita Serasa Jadi Sutradara terminal mojok.co rekomendasi channel YouTube review film

Keramagz, Channel YouTube Review Film yang Bikin Kita Serasa Jadi Sutradara

3 Oktober 2020
reuploader konten youtube snackvideo video alur cerita time code youtube MOJOK.CO

Reuploader Konten YouTube: Profesi Paling Gampang Sekaligus Paling Nggak Tahu Diri

26 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026
Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi S1

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

8 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.