Informasi
ADVERTISEMENT

Rahasia Tukang Ojek Pengkolan Mengalahkan Ojek Online

Rahasia Tukang Ojek Pengkolan Mengalahkan Ojek Online (Unsplash)

Tukang ojek pengkolan harus pintar-pintar mencari penumpang. Mereka biasa menargetkan penumpang ibu-ibu atau anak sekolah yang tidak memiliki HP. Yap, tidak semua orang punya smartphone. Fakta ini sekaligus membuktikan bahwa ojek pengkolan tidak sepenuhnya kehilangan pasar karena keberadaan ojek online.

Mereka yang tidak mempunyai smartphone dan kendaraan pribadi ini, kemungkinan, tidak akan memilih ojek online. Termasuk di daerah saya, mayoritas penumpang ojek pengkolan adalah ibu-ibu yang sudah tua dan anak-anak sekolah.

#3 Melakukan penyesuaian harga

Ojek online banyak diminati karena tarif yang terjangkau. Nah, sudah seharusnya tukang ojek pengkolan menyesuaikan tarifnya supaya tidak kehilangan pelanggan. Untungnya, di daerah saya, sedari dulu tarif ojek pengkolan tidak terlalu mahal, meski tidak lebih murah dari ojek online.

Penumpang cukup membayar Rp5.000 saja sekali berangkat jika jaraknya tidak terlalu jauh. Jika jaraknya cukup jauh, biasanya dipatok harga Rp7.000-Rp10.000, dan jika jaraknya sangat jauh biasanya harganya Rp15.000. Bagi saya ini adalah tarif yang wajar, tukang ojek juga butuh untuk beli bensin sehingga sah-sah saja untuk urusan ini.

#4 Memperluas relasi

Fakta lain dari tukang ojek pengkolan di daerah tempat saya tinggal adalah penumpangnya yang ternyata masih ada hubungan relasi dengan tukang ojek tersebut. Misalnya masih sepupu, keponakan, tetangga, atau saudara jauh.

Salah satu tukang ojek mengaku sengaja menargetkan mereka sebagai penumpang karena lebih mudah untuk diajak. Yah, mencari penumpang secara random di jalan. Dia juga mengaku bahwa memberikan harga spesial dan siap menjadi langganan antar-jemput ke rumah.

Jadi terbukti kan sekarang, kehadiran ojek online seharusnya tidak membuat tukang ojek pengkolan merasa terancam. Dengan trik tertentu, ojek pengkolan sangat bisa mendapatkan penumpang. Baik ojek online dan ojek pengkolan bisa mencari rezeki masing-masing, percayalah dengan usaha yang kuat rezeki itu insyaallah dapat.

Penulis: Firdaus Deni Febriansyah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Senjakala Ojek Online di Sumenep: Dulu Berjaya, Kini Terlunta-lunta

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 April 2023 oleh .

Firdaus Deni Febriansyah

Seorang content writer di salah satu agency dan juga mahasiswa di Universitas Terbuka. Tertarik dengan dunia content writing, copywriting, dan SEO.

Exit mobile version