Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Rahasia di Balik Rating Penumpang Gojek: Nilai Apik, Anti Dapat Driver Antik

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
27 Juli 2024
A A
Rahasia di Balik Rating Penumpang Gojek: Nilai Apik, Anti Dapat Driver Antik

Rahasia di Balik Rating Penumpang Gojek: Nilai Apik, Anti Dapat Driver Antik (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pengalaman berkendara tanpa drama

Rating penumpang Gojek tidak sekadar angka, melainkan juga mencerminkan sikap dan perilaku penumpang selama perjalanan. Ibarat jodoh, pelanggan yang mempunyai sikap terpuji nantinya akan dipertemukan dengan driver berbudi. Artinya, minim kemungkinan akan terjadi drama di antara mereka.

Jujur saja, selama menggunakan Gojek, saya tidak pernah menemukan kendala. Boleh dikata, semua mitra yang pernah bertransaksi mempunyai etos kerja mumpuni. Tidak satu orang pun dari mereka yang membuat saya menanti lama atau marah-marah ketika titik jemput sedikit bergeser. Pengalaman menyenangkan ini pastinya membuat saya enggan beralih ke layanan transportasi online lain walaupun diberondong iming-iming ongkos yang lebih murah.

ADVERTISEMENT

Selain kondisi kendaraan yang bersih serta pengemudi responsif, mereka juga paham benar bagaimana memperlakukan pelanggan. Misalnya, saat saya kerepotan membawa koper makeup yang besar dan berat, mereka tanpa diminta berinisiatif membantu. Entah ini karena faktor rating penumpang atau tidak, yang jelas kesediaan para mitra Gojek merespons konsumen pasti dipengaruhi oleh opini pribadi sebelum kesepakatan transaksi.

Rating penumpang Gojek bukan satu-satunya patokan

Sebagai seorang pengguna sarana transportasi online, saya cukup diuntungkan dengan adanya sistem penilaian penumpang. Di sisi lain, tidak adil rasanya menjatuhkan vonis kepada seseorang hanya berdasarkan angka yang diketik secara subjektif. Peringkat pengguna sebaiknya dijadikan sebagai saringan awal kesudian setiap pihak sebelum melangsungkan transaksi, bukan menaksir kepribadian pelanggan.

Sebab, ada kalanya pengemudi berkendara dengan seseorang yang introvert. Alih-alih ingin bersikap ramah dengan membuka pembicaraan, justru dijawab sekenanya lantaran kikuk bercakap dengan orang asing. Jika salah satu pihak merasa terganggu atau tersinggung tidak tertutup kemungkinan bintang lima gagal diberikan.

Secara keseluruhan, sistem rating penumpang yang diterapkan oleh Gojek adalah langkah positif dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna. Terlepas dari manfaat penilaian penumpang, kita harus menyadari pentingnya bersikap memanusiakan orang lain tanpa memandang profesi mereka. Pun, tidak memperlakukan ojek online semena-mena.

Misalnya saja, dengan sadar memilih transportasi mobil ketimbang motor jika penumpang lebih dari satu orang walau tarifnya sedikit lebih mahal. Ini merupakan tanggung jawab bersama antara penumpang dan mitra untuk menciptakan ekosistem transportasi online yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Setidaknya, dengan rating penumpang yang dianggap layak, driver Gojek tidak ragu menjemput kita di malam hari atau tempat sepi lantaran dikira panggilan dari dunia lain.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

Niat beli makanan lewat layanan pesan antar ojol supaya praktis, eh berujung repot karena driver tak punya kembalian

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

BACA JUGA 4 Motor Ojek Online Paling Nggak Nyaman, Bikin Resah Penumpang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2024 oleh

Tags: driver gojekfitur gojekgojekojek onlinePenumpangrating
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

ArtikelTerkait

Driver Ojek Online Kabupaten vs Ojek Online Kota Besar, Siapa yang Pelayanannya Lebih Oke?  Mojok.co

Driver Ojek Online Kabupaten vs Ojek Online Kota Besar, Siapa yang Pelayanannya Lebih Oke? 

26 Mei 2024
Era Bakar Duit Berakhir, Gojek dan Grab Minggir Dulu. Kini Saatnya Maxim Bersinar Mojok.co

Maxim Bersinar Saat Era Bakar Duit Gojek dan Grab Mulai Berakhir

17 Februari 2024
Bus Trans Semarang: Dicintai karena Memudahkan Penumpang, tapi Dibenci Pengendara Lain karena Ugal-ugalan

Bus Trans Semarang: Dicintai karena Memudahkan Penumpang, tapi Dibenci Pengendara Lain karena Ugal-ugalan

3 Januari 2024
Kereta Api Serayu, Kereta yang Menguji Kesabaran Penumpang

Kereta Api Serayu, Kereta yang Menguji Kesabaran Penumpang

21 Januari 2024
Pesawat Bukan Bus Patas, Penumpang Nggak Usah Berdiri di Dekat Pintu Keluar Terminal Mojok

Pesawat Bukan Bus Patas, Penumpang Nggak Usah Berdiri di Dekat Pintu Keluar

7 Oktober 2022
Papan Jadwal Kedatangan Transjakarta Nggak Bisa Diandalkan, Bukannya Kasih Estimasi Waktu Malah Bikin Penumpang Emosi

Papan Jadwal Kedatangan Transjakarta Nggak Bisa Diandalkan, Bikin Penumpang Emosi

6 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co yusril fahriza

Lamongan butuh dipimpin Yusril Fahriza agar makin maju dan kalcer, dan saya serius!

20 Juli 2026
Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau? (Unsplash)

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

15 Juli 2026
Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

17 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan Terminal

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

15 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.