Informasi

Purwokerto Adalah Daerah Paling Aneh karena Bukan Kota, Kurang Pas Disebut Kabupaten, Apalagi Menjadi Kecamatan. Maunya Apa, sih?

Purwokerto Adalah Daerah yang Paling Susah Didefinisikan (Pexels)

Jadi, kalau bukan kabupaten, kecamatan, atau juga kota, apa dong?

Setelah mencari beberapa sumber, saya baru ngeh kalau Purwokerto memang sebuah nama ibu kota saja. Sudah begitu tidak punya wilayah administrasi. Ia bahkan tidak berstatus sebagai daerah yang berdiri sendiri. Ia hanya merupakan nama ibu kota daerah saja.

Hubungan antara Banyumas dan Purwokerto ini mungkin sama seperti Gunungkidul dan Wonosari. Atau Kulon Progo dan Wates. Memang agak membingungkan. Tapi memang demikian adanya.

Meski demikian, terlepas dari itu, kalau mau jujur, Purwokerto (dalam artian kecamatan Utara, Selatan, Timur, dan Barat), ini rasanya sudah layak jadi kota sendiri. Sebab, jika diamati, daerah tersebut memang sudah seperti kota. Di sana, ada stasiun besar, ada pula kampus: Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), dan pusat perbelanjaan. 

Jauh lebih maju

Secara infrastruktur, Purwokerto terasa jauh lebih maju dibandingkan daerah lain di Kabupaten Banyumas. Jadi, kalau ia benar-benar dijadikan kota, rasanya kok lebih cocok saja ketimbang sekadar menjadi nama ibu kota Banyumas.

Kalau nanti jadi kota beneran, setidaknya kita nggak perlu pusing lagi mikirin statusnya. Jawabannya jelas: kota, dipimpin wali kota, dan punya kecamatan-kecamatan. Begitu. Tapi untuk saat ini, ia masih menjadi “jantung” Kabupaten Banyumas.

Btw, wacana memisahkan Purwokerto dari Kabupaten Banyumas memang sebenarnya bukan hal baru. Sudah lama diperbincangkan, tapi belum ada realisasi. Mungkin karena memang memisahkan wilayah administratif itu butuh banyak persiapan, apalagi kalau daerah lain di sekitar Banyumas merasa “kehilangan” pusat ekonomi dan pembangunan.

Tapi ya sudah, biarkan saja, toh apapun itu, Purwokerto juga masih tetap nyaman untuk ditinggali. Setidaknya menurut testimoni yang beredar.

Penulis: M. Afiqul Adib

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Purwokerto Terbuat dari Tumpukan Salah Paham

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Januari 2025 oleh .

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.