Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Penjual Hape KW di TikTok Harus Dibasmi, Menyesatkan dan Bikin Orang Awam Tergiur dengan Kalimat Palsu yang Menipu

Arzha Ali Rahmat oleh Arzha Ali Rahmat
24 September 2024
A A
Penjual Hape KW di TikTok Harus Dibasmi, Menyesatkan dan Bikin Orang Awam Tergiur dengan Kalimat Palsu yang Menipu

Penjual Hape KW di TikTok Harus Dibasmi, Menyesatkan dan Bikin Orang Awam Tergiur dengan Kalimat Palsu yang Menipu

Share on FacebookShare on Twitter

Penjual hape KW di TikTok wajib dibasmi. Sumpah, meresahkan

TikTok Shop adalah rajanya marketplace sekarang. Kenapa saya bisa bilang gitu, karena ini menggabungkan dua hal yang digandrungi masyarakat, yaitu scrolling TikTok dan belanja. Dah, ini kombinasi maut.

Tapi nggak semua yang dijual di TikTok itu barang original. Contohnya hape, yang mana banyak hape KW yang dijual di platform penyedia video tersebut. Oknum penjualnya juga nggak sedikit. Ada ratusan orang yang jualan hape KW di TikTok. Tentunya hal ini sangat merugikan, khususnya bagi pembeli yang sama sekali nggak paham soal teknologi.

Modus penjual hape KW di TikTok

Biar kalian nggak tertipu sama penjual hape KW, sini saya kasih bocoran soal modus jualan mereka. Umumnya modus yang digunakan itu dengan cara melakukan live di TikTok. Di live itu mereka akan memajang, memamerkan, menawarkan, dan mendemonstrasikan kemampuan hape yang dijual.

Ada yang mengetes kamera, mengetes kecepatan internet, dan sebagainya. Mereka juga bakal ngasih tahu spesifikasi hapenya. Namun biasanya yang dibahas itu cuma tiga hal, yaitu ukuran memori yang sampai ratusan gigabyte, resolusi kamera yang sampai ratusan megapixel, dan harga yang super murah. Sisanya? Nggak bakal dibahas.

Penjual hape KW juga nggak bakal nyebut merek hape yang dijual. Misal yang dijual Galaxy S24 Ultra maka mereka nggak akan nyebut Samsung Galaxy S24 Ultra. Tapi hanya menyebut Galaxy S24 Ultra atau Hape Galaxy S24 Ultra. Trik ini dilakukan agar mereka bisa mengelak saat dituduh menjual barang palsu.

Harga yang ditawarkan juga di luar nalar. Rata-rata harga hape yang dijual itu di bawah 1 juta. Ada yang 900 ribu, 800 ribu, bahkan 700 ribu. Kalau sudah begitu tentunya banyak orang tergiur dong? Dibutakan dengan harga murah akhirnya orang awam banyak yang tertipu dan membeli.

Misal pun kalian mencoba berkomentar atau bertanya detail tentang resolusi layar, jenis layar, dan sebagainya biasanya kalian nggak bakal digubris. Atau parahnya lagi kalian bakal dimute dari live. Jadi semua usaha untuk membongkar kejahatan tersebut secara langsung akan sia-sia.

Baca Juga:

Suka Duka Pengusaha Kecil Jualan Live di TikTok: Nggak Ada yang Nonton, Sekalinya Ada yang Nonton Malah PHP

Jualan di TikTok Shop Nggak Lebih Mudah dari Shopee: Udah Diburu Waktu untuk Segera Kirim, tapi Duit Cairnya Super Lama

Mampu menghipnotis orang awam dengan kalimat-kalimat manis

Target dari para penipu ini udah jelas, yaitu orang awam yang buta teknologi. Mereka yang sama sekali nggak paham soal hape dan mereka yang mencari hape dengan harga paling miring. Makanya, para penjual hape KW selalu ngomongin harga miring dan angka-angka gede yang sebenarnya semuanya cuma tipuan semata.

Sepenelusuran saya ada beberapa kalimat pamungkas yang kerap diucapkan penjual hape KW. “Harga termurah!”. “Memori gede 512 gigabyte!”, “Kamera jernih 100 megapixel!”, “Batere gede 9000 mAh!”, “Kamera bisa zoom sampai 20 kali!”, dan “Ayo diorder sebelum kehabisan!”

Tentunya orang Indonesia yang suka dengan angka-angka fantastis akan langsung tergiur. Tapi tunggu dulu, itu semua cuma rayuan dan tipu daya. Nyatanya semua omongan itu nggak ada yang bener. Saat hape sudah ditangan mungkin di sistem memang tertera memori besar, kamera beresolusi tinggi dan batere besar.

Namun setelah digunakan beberapa saat pembeli akan sadar kalau hapenya hampir nggak bisa dipake. Ada yang lemot, ada yang kameranya burik, bahkan ada yang nggak bisa nyala. Parahnya, angka-angka yang tertera di sistem atau pengaturan nyatanya cuma rekayasa dan editan sistem doang. Kalau mesinnya dibongkar dan data aslinya diulik nanti bakal ketahuan kalau spesifikasi aslinya jauh lebih jelek dari yang tertera.

Pemerintah harus bekerja sama dengan TikTok untuk membasmi mereka

Walaupun penjual hape KW mencoba mengelak dengan seribu satu cara, namun mereka tetap bisa dijerat hukum karena kasus penipuan. Salah satunya mereka bisa dipidanakan lewat pasal 28 ayat (1) UU ITE yang berbunyi, “Setiap orang dengan sengaja, dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.” Jika terbukti bersalah dan mengakibatkan kerugian konsumen maka penjual hape KW bisa dipenjara 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Namun entah mengapa praktik jual beli dan penipuan ini masuk terus berlanjut. Menurut saya untuk mencegah hal ini kepolisian dan pihak yang berwenang harus bersinergi dengan TikTok. Pihak berwenang bisa melakukan pemantauan siber, pihak TikTok juga bisa memperketat aturan jual beli dan live yang ada di platformnya.

Jika dua hal tersebut dilakukan maka kita nggak perlu takut akan tertipu saat berbelanja. Pihak berwajib atau TikTok jangan selalu menunggu laporan dari korban. Tentunya mencegah lebih baik daripada mengobati.

Jual beli daring memang menggiurkan. Harga murah dan diskon berlimpah jadi racun yang sulit ditolak oleh banyak orang. Namun dalam melakukan transaksi daring kita tetap harus berhati-hati. Jangan sampai tertipu oleh penjual nakal yang menjajakan barang KW. Kenali modusnya dan kita juga harus paham dengan barang yang hendak dibeli. Hal tersebut dilakukan supaya kita nggak gampang kegocek sama penipu.

Penulis: Arzha Ali Rahmat
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Memblokir TikTok Shop Nggak Bikin Pasar Tradisional Tiba-tiba Ramai

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 September 2024 oleh

Tags: hape kwtiktoktiktok shop
Arzha Ali Rahmat

Arzha Ali Rahmat

Lulusan Sastra Indonesia yang lebih suka mengikuti intuisi daripada sekadar teori. Menulis baginya adalah sebuah kebebasan

ArtikelTerkait

Google Maps: Aplikasi Rusak yang Makin Rusak Gara-gara Ulah Penggunanya yang Tolol tiktok

Unpopular Opinion: Ulasan di Google Maps Lebih Valid daripada TikTok untuk Rekomendasi Tempat Wisata

16 Agustus 2024
toko ponsel akun tiktok joget joget marketing mojok

Toko Ponsel tapi Isi Medsosnya kok Nggak Ada Hubungannya dengan Ponsel?

27 Oktober 2020
Beige Flag: Tren Baru di TikTok yang Sebenernya Nggak Perlu Ada karena Terlalu Subjektif dan Mengundang Komentar Tak Diinginkan

Beige Flag: Tren Baru di TikTok yang Sebenernya Nggak Perlu Ada karena Terlalu Subjektif dan Mengundang Komentar Tak Diinginkan

13 Agustus 2023
Tabiat Dosen Gaib, di Kelas Tidak Pernah Ada, tapi Sogok Mahasiswa dengan Nilai A dosen muda

Menjadi Dosen Muda Tak Seindah Konten di TikTok!

11 September 2024
Memahami Apa Itu PMO yang Ramai Diperbincangkan di TikTok dan Cara Mengatasinya Terminal Mojok

Memahami Apa Itu PMO yang Ramai Diperbincangkan di TikTok dan Cara Mengatasinya

1 Januari 2023
3 Makanan Pedas Terenak di TikTok Shop yang Wajib Dibeli, Dijamin Ketagihan!

3 Makanan Pedas Terenak di TikTok Shop yang Wajib Dibeli, Dijamin Ketagihan!

25 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.