Informasi
ADVERTISEMENT

Alasan Emak-emak Cikarang Memenuhi dan Jadi Raja KRL Tujuan Tanah Abang

Alasan Emak-emak Cikarang Memenuhi dan Jadi Raja KRL Tujuan Tanah Abang jawa timur

Ongkos ringan, pulang perginya pun mudah

Ongkos naik KRL pulang pergi Cikarang itu ringan. Satu penumpang cukup merogoh kocek sekitar Rp10 ribu saja untuk PP. Ongkos ini setara sebungkus masakan padang murah yang biasa dikonsumsi para mahasiswa.

Ditambah naik KRL dari Cikarang ke Tanah Abang makin mudah. Cukup sekali naik KRL tujuan Angke via Manggarai, kamu bisa sampai Pasar Tanah Abang. Kalau dulu, penumpang asal Cikarang mesti transit di Stasiun Manggarai saat mau ke Tanah Abang. Pasalnya, dulu belum ada KRL langsung menuju ke sana.

Saya sih nggak ada masalah dengan fenomena emak-emak Cikarang ke Pasar Tanah Abang naik KRL. Malah suka banget dengan fenomena. Fenomena ini menandakan bahwa KRL sudah menjadi transum yang dibutuhkan banyak lapisan masyarakat Cikarang.

Akan tetapi, tetap ada catatan dari saya. Mohon kaum emak-emak ini mematuhi peraturan dalam KRL. Saya tahu kok kaum emak-emak ini raja jalanan. Tapi, tolong banget ketika dalam KRL kita jadi setara ya, sama-sama penumpang.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Menelusuri Sejarah Pasar Tanah Abang, Sejak Dulu Jadi Sumber Penghidupan Rakyat

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Februari 2025 oleh .

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.