Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Dilema Pabrik di Purbalingga: Meningkatkan Kesejahteraan, Menghajar Lingkungan

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
1 November 2023
A A
Dilema Pabrik di Purbalingga: Meningkatkan Kesejahteraan, Menghajar Lingkungan

Dilema Pabrik di Purbalingga: Meningkatkan Kesejahteraan, Menghajar Lingkungan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hal ini memang bukan fenomena baru. Letaknya yang begitu strategi membuat para investor mulai melirik wilayah ini sebagai kawasan industri yang menarik. Mengingat bahwa jalan ini menjadi jalur provinsi yang letaknya amat dekat dengan pusat kota. Untuk menuju pusat kota, hanya perlu waktu sekitar 10- 15 menit saja.

Namun, perlu diketahui bersama, bahwa pembangunan pabrik di sebuah daerah bukan hanya menyerap lapangan kerja saja. Tapi juga bikin lahan pertanian kian terkikis. Selain itu, limbah yang dikeluarkan dari cerobong asap mengganggu pemandangan saya selagi menikmati sore dari belakang rumah kakak saya.

Untuk saat ini mungkin masih mengganggu mata saja. Bagaimana kalau perluasaan area pabrik dibangun secara serampangan? Bukan hanya mata saja yang terganggu, pernafasan dan kenyamanan warga sekitar area pabrik juga menjadi taruhannya. Makanya, amdal adalah pedoman yang harus ditegakan layaknya keadailan. Bukan tiang yang dibengkokkan sesuka hati oleh kepentingan pemilik modal saja.

Mencari solusi kemacetan agar tidak menjadi pemandangan yang dimaklumi

Saat masih di bangku SMA, selain harus bermacet ria dengan sesama anak sekolah, saya juga berbagi jalan dengan para pekerja pabrik. Rata-rata para pegawai pabrik di Kabupaten Purbalingga adalah seorang wanita lulusan SMA. Bahkan, setengahnya sudah berkeluarga. Bayangkan saja, hampir setiap hari saya mengelus dada saat melintasi jalan di area pabrik yang mayoritasnya adalah ibu-ibu. Belum lagi dengan perilaku mereka yang menyalakan lampu sein kanan, eh, ujung-ujungnya belok kiri.

Seharusnya ada transportasi umum yang terintegrasi yang bisa menangani kemacetan di area ini. Hal ini bisa dicegah demgan penggunaan transportasi yang terintegrasi. Kalau dibiarkan secara terus menerus, bukan tidak mungkin jika kemacetan lalu lintas di Purbalingga menjadi sebuah keniscayaan yang dimaklumi.

Bayangkan saja jika dalam satu pabrik ada 500 karyawan. Setiap dari mereka membawa motor masing-masing. Berarti ada 500 motor yang berseliweran di sepanjang pagi dan sore hari di area itu. Sedangkan, jumlah pabrik di area itu tidak hanya satu. Padahal, untuk menampung motor pekerja, pabrik juga harus menyiapkan lahan parkiran yang luas, bukan? Berbeda kalau semua pegawai menggunakan kendaraan umum. Sudah pasti nggak perlu lahan yang luas untuk alokasi parkiran.

Padahal, area ini dilalui oleh Bus Trans Jateng. Namun, bus satu ini memang tidak melewati semua wilayah di Kabupaten Purbalingga. Pemberhentian terakhirnya hanya sampai di Terminal Bukateja saja. Hal ini yang membuat bus satu ini jarang digunakan para pekerja pabrik.

Memang benar apa kata Bang Sapri dalam acara Pesbukers. Bukan hanya air saja yang dimasak biar matang. Pembangunan industri di Kabupaten Purbalingga juga harus direncanakan dengan baik supaya bisa lebih matang dan tidak menimbulkan ketimpangan. Ngaten, njih, Sedulur?

Baca Juga:

Enaknya Hidup di Kecamatan Kembaran Banyumas: Dekat Kota, tapi Masih Asri dan Banyak Makanan Enak

Mahasiswa Baru Wajib Tahu, Fakultas Teknik Unsoed itu Bukan di Purwokerto, tapi di Purbalingga!

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Purbalingga: Ditinggal Merantau Ngangenin, Ditinggali Nggak Menghasilkan Apa-apa

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 2 November 2023 oleh

Tags: isu lingkunganLingkunganpabrikpabrik knalpotpurbalingga
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Wajar Ada Orang yang Mau Keluar Duit Ratusan Juta demi Masuk Polisi, karena Polisi Amat Dihormati di Lingkungan, Tak Peduli Pangkatnya Apa

Wajar Ada Orang yang Mau Keluar Duit Ratusan Juta demi Masuk Polisi, karena Polisi Amat Dihormati di Lingkungan, Tak Peduli Pangkatnya Apa

11 Januari 2025
Mau Sampai Kapan Pakai Detergen yang Ngerusak Air dan Mencemari Lingkungan?

Mau Sampai Kapan Pakai Detergen yang Ngerusak Air dan Mencemari Lingkungan?

18 November 2019
Hanya Karena Rumah Saya Dekat Pabrik Gudang Garam, Bukan Berarti Harga Gudang Garam Surya Jadi Lebih Murah, Lur! jawa timur

Hanya Karena Rumah Saya Dekat Pabrik Gudang Garam, Bukan Berarti Harga Surya Jadi Lebih Murah, Lur!

4 Oktober 2023
IPB Saya “Buang” demi Unsoed yang Katanya Nggak Terkenal (IG Unsoeda) fakultas teknik unsoed

Mahasiswa Baru Wajib Tahu, Fakultas Teknik Unsoed itu Bukan di Purwokerto, tapi di Purbalingga!

6 Oktober 2025
Ironi Purbalingga: Kota Industri, tapi Warganya Lebih Memilih Cari Kerja di Daerah Lain Mojok.co

Ironi Purbalingga: Kota Industri, tapi Warganya Lebih Memilih Cari Kerja di Daerah Lain

24 April 2024
3 Titik Macet Paling Parah di Purbalingga, Bisa Ditinggal Kuliah 14 Semester Saking Lamanya Mojok.co

3 Titik Macet Paling Parah di Purbalingga, Bisa Ditinggal Kuliah 14 Semester Saking Lamanya

15 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.