Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Our Beloved Summer Tamat, Banyak Cara Kreatif untuk Memulai Kembali

Rizal Nurhadiansyah oleh Rizal Nurhadiansyah
26 Januari 2022
A A
Our Beloved Summer Tamat, Banyak Cara Kreatif untuk Memulai Kembali Terminal Mojok

Our Beloved Summer Tamat, Banyak Cara Kreatif untuk Memulai Kembali (Instagram Netflix Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

Our Beloved Summer telah merampungkan keenam belas episodenya semalam. Rasanya masih belum rela ditinggal mereka di saat saya sedang sayang-sayangnya dengan drama Korea satu ini. Terlepas dari akhir yang bahagia untuk semua karakter, sejujurnya saya ingin sekali ngopi bersama penulis Lee Na Eun untuk membuatkan episode khusus—atau mungkin spin-off—bagi Kim Ji Ung, Jung Chae Ran, Gu Eun Ho, Lee Sol Yi, dan NJ. Namun, saya tahu itu tidak mungkin. Maka dari itu, satu dua minggu ke depan saya akan terus membicarakan Our Beloved Summer.

Ada satu tajuk episode yang cukup menggambarkan Our Beloved Summer selain judul utamanya, yaitu Begin Again. Judul tersebut diambil dari film musikal populer arahan John Carney yang juga cukup membekas bagi saya.

Memulai kembali adalah apa yang para karakter Our Beloved Summer putuskan di akhir drama ini. Sepanjang usia kehidupan mereka, satu-satunya hal yang tidak mereka benar-benar tahu adalah perihal “memulai”. Kapan mereka mulai mengenal diri sendiri, apa mimpi mereka, haruskah mereka bersiap sebelum memulai sesuatu atau cukup menjalaninya, dan pertanyaan-pertanyaan lain yang tumbuh dari penyesalan. 

Choi Ung tidak pernah benar-benar memulai apa pun dalam hidupnya, dia hanya menjalaninya. Kook Yeon Su pun begitu, dia selalu hidup untuk orang lain, mengemban beban yang bukan miliknya. Kim Ji Ung hidup dalam kesepian dan selama hidupnya mati-matian berpura-pura kuat. Dia tidak tahu untuk apa dan untuk siapa dia hidup. NJ terpenjara oleh keterpaksaan. Gemerlapnya dunia selebritas tidak membuatnya bahagia. Senyumnya di depan publik nyaris selalu palsu. Saking seringnya dia tersenyum begitu, orang berpikir dia baik-baik saja. Mereka menjalani hidup yang tidak mereka harapkan. Untuk itu, mereka harus memulai kembali.

Our Beloved Summer adalah tentang “mengenang” hari-hari yang sudah berlalu, hari-hari yang mereka jalani tanpa menyadari banyak hal dalam diri mereka. Pada latar masa kini, semua karakter menengok ke belakang dan menyesali banyak momen. “Seandainya aku begini dan tidak begitu, mungkin sekarang aku tidak berada dalam kondisi menyedihkan ini” terus mengendap di benak mereka. Namun, waktu tak seperti roda yang bisa diputar semau kita. Satu-satunya hal yang bisa mereka lakukan adalah berdamai dengan penyesalan mereka—lalu memulai kembali. 

Seperti Gretta James dan Dan Mulligan yang saling menyembuhkan, karakter-karakter Our Beloved Summer pun begitu. Sebelum memulai kembali, luka harus sembuh. Choi Ung dan Yeon Su saling menyembuhkan dengan meluruhkan ego masing-masing, Kim Ji Ung menyembuhkan dirinya dengan berdamai dengan ibunya yang hidupnya tak lama lagi, dan NJ menyembuhkan dirinya dengan mencintai dirinya sendiri lebih baik lagi. Tentu, semua itu butuh waktu dan keberanian, juga kesadaran. 

Tidak ada yang namanya Buku Panduan Memulai Kembali, tidak juga jasa “penyembuh luka”. Masing-masing karakter menyadari kebutuhan mereka untuk memulai kembali hidup mereka adalah sebuah fase pendewasaan. Perlu tidaknya mereka memulai kembali bergantung pada seberapa besar ketakutan dan penyesalan mereka, sebab pada akhirnya, hidup tidak dijalani hanya karena ingin. 

Our Beloved Summer bagi saya adalah surat cinta. Surat cinta bagi mereka yang merasa hidupnya tidak berarti, mereka yang hidup dalam keterpaksaan, dan mereka yang tidak cukup berani untuk mengakui bahwa diri mereka sedang tidak baik-baik saja. Bahwa kadang hidup hanya perlu “di-nggak apa-apain” dan tidak pernah ada kata telat untuk memulai kembali. Penyesalan tidak akan berubah, selamanya akan jadi penyesalan. Lewat Our Beloved Summer, kita diajak untuk legowo dan fokus pada diri kita sekarang dan nanti. 

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Bersamaan dengan Our Beloved Summer, saya juga sedang membaca ulang buku kumpulan puisi karya Wesley Johanes dan Theoresia Rumthe berjudul Cara-cara Tidak Kreatif Untuk Mencintai. Lalu, saya teringat drama Korea yang dimainkan Choi Woo Shik dan Kim Da Mi itu. Selalu ada keklisean baik dalam drama televisi maupun kehidupan nyata. Untuk memulai kembali, kita tak perlu kreatif. Kita hanya perlu melakukannya.

Penulis: Rizal Nurhadiansyah
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2022 oleh

Tags: drama koreaour beloved summer
Rizal Nurhadiansyah

Rizal Nurhadiansyah

Pemerhati sinema yang menganggap hidup adalah film dengan naskah yang belum selesai. Aktif menulis cerpen dan puisi. Menggunakan media sosial untuk studi banding karakter manusia.

ArtikelTerkait

mitologi dewi hera dalam drakor the penthouse

Cocoklogi Patung Hera Palace sebagai Simbol Dewi Hera dalam Karakter Shim Su-ryeon ‘The Penthouse’

12 April 2021
4 Kemiripan Drakor Lost dengan My Mister terminal mojok

4 Kemiripan Drakor Lost dengan My Mister

22 September 2021
4 Drama Korea dengan Sad Ending Terbaik Terminal Mojok

4 Drama Korea dengan Sad Ending Terbaik

13 Mei 2022
Ko Moon Young di Drama 'It's Okay to Not Be Okay' Membantah Dongeng Disney yang Nggak Masuk Akal terminal mojok.co

Ko Moon Young di Drama ‘It’s Okay to Not Be Okay’ Membantah Dongeng Disney yang Nggak Masuk Akal

21 Februari 2021
Drama Korea Celebrity, Lebih dari Sekadar Sisi Gelap Influencer

Drama Korea Celebrity, Lebih dari Sekadar Sisi Gelap Influencer

6 Juli 2023
Panduan Menabung untuk Membeli Rumah ala Yu Ja-seong di 'Monthly Magazine Home' terminal mojok

Panduan Menabung untuk Membeli Rumah ala Yu Ja-seong di ‘Monthly Magazine Home’

15 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.