Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Alasan Orang Bumijawa Tegal Malas “Turun Gunung” ke Slawi

Malik Ibnu Zaman oleh Malik Ibnu Zaman
18 Mei 2023
A A
3 Alasan Orang Bumijawa Tegal Malas "Turun Gunung" ke Slawi

3 Alasan Orang Bumijawa Tegal Malas "Turun Gunung" ke Slawi (Wowo via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Jalan menuju Slawi berliku-liku

Mengingat Bumijawa Tegal merupakan daerah pegunungan, makanya jalan menuju Slawi penuh lika-liku. Keterampilan mengemudi sangat diperlukan di sini. Selain itu, transportasi umum menuju Slawi dan sebaliknya juga nggak beroperasi sampai malam.

Terdapat dua jalan menuju Slawi dari Bumijawa. Pertama, jalan Bumijawa-Yomani. Kedua, jalan Jejeg-Banjaranyar. Warga sendiri lebih banyak yang menggunakan jalan Bumijawa-Yomani untuk pergi ke Slawi baik siang ataupun malam. Sebab, meskipun jalanan ini minim lampu penerangan, banyak kendaraan yang lewat sini. Selain itu, di sebelah kanan dan kiri sepanjang jalan masih terdapat rumah. Warga yang melintas tentu merasa lebih aman.

ADVERTISEMENT

Beda halnya dengan jalan Jejeg-Banjaranyar. Di siang hari saja jalanan ini sepi, apalagi kalau malam tiba. Selain itu, nggak ada lampu penerangan di jalan ini. Sepanjang jalan juga cuma terlihat sedikit rumah warga. Apalagi dulu jalan ini pernah rusak parah. Kalau sekarang sih alhamdulillah jalanannya sudah mulus. Saya pribadi kalau hendak ke Slawi lewat jalan Jejeg-Banjaranyar ini karena desa tempat tinggal saya lebih dekat jika melewati jalan tersebut.

Lantaran faktor jalan itulah saya dan warga Bumijawa Tegal lainnya jadi mikir-mikir kalau mau “turun gunung” ke Slawi. Bahkan kalau saya main ke Slawi dan belum pulang hingga asar, orang tua saya sampai menelepon dan memberikan dua opsi, segera pulang biar nggak kemaleman atau sekalian saja menginap di rumah teman di Slawi.

#3 Sudah banyak objek wisata menarik di Bumijawa

Salah satu objek wisata terkenal di Bumijawa Tegal adalah wisata Guci. Sebenarnya, objek wisata di Bumijawa nggak cuma Guci, melainkan ada banyak. Hampir setiap desa di kecamatan ini memiliki objek wisata. Beberapa di antaranya ada Tuk Mudal, Pasar Slumpring, Sindang Kemadu, Tuk Wangon, Curug Putri, Curug Pengantin, Bukit Baper, Bukit Corong, dan masih banyak lagi.

Makanya warga Bumijawa yang pengin menikmati waktu liburan nggak perlu jauh-jauh “turun gunung” ke Slawi atau ke tempat lain, lha di sini saja juga banyak tempat wisata, kok. Kalau pengin wisata kulineran dengan makan makanan tradisional tinggal datang ke Pasar Slumpring. Kalau pengin kemping bisa ke Bukit Corong. Kalau mau main air di pemandian air panas tinggal ke Guci. Enak, kan?

Itulah tiga alasan kenapa orang Bumijawa Tegal malas “turun gunung” ke Slawi.

Penulis: Malik Ibnu Zaman
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

Nanas madu Pemalang sering diremehkan karena ukurannya, padahal inilah oleh-oleh yang paling layak dibawa pulang

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

BACA JUGA Ada Surga Bernama Sakila Kerti di Terminal Kota Tegal.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2023 oleh

Tags: Bumijawagunung slametjawa tengahkabupaten tegalpilihan redaksi
Malik Ibnu Zaman

Malik Ibnu Zaman

Penulis partikelir yang lahir di Tegal Jawa Tengah. Menulis cerpen, puisi, esai, dan resensi yang tersebar di beberapa media online.

ArtikelTerkait

Pucang Gading, Perbatasan Semarang dan Demak yang Nggak Nyaman Ditinggali

Pucang Gading, Perbatasan Semarang dan Demak yang Nggak Nyaman Ditinggali

7 Februari 2024
Gemblong Cotot, Makanan Khas Salatiga yang Naik Kelas

Gemblong Cotot, Makanan Khas Salatiga yang Naik Kelas

12 September 2023
Simpang Lima Semarang, Saksi Bisu Lika-liku Prostitusi di Kota Lumpia

Simpang Lima Semarang, Saksi Bisu Lika-liku Prostitusi di Kota Lumpia

20 Juli 2023
Payaman, Desa di Magelang yang Viral karena Bunga Tabebuya Ternyata Menyimpan Masalah

Payaman, Desa di Magelang yang Viral karena Bunga Tabebuya Ternyata Menyimpan Masalah

18 Desember 2023
Sragi Pekalongan, Tempat Terbaik untuk Frugal Living di Jawa Tengah. Dijamin Cepat Kaya dan Bisa Bolak-balik Umrah kalau Tinggal di Sini

Sragi Pekalongan, Tempat Terbaik untuk Frugal Living di Jawa Tengah. Dijamin Cepat Kaya dan Bisa Bolak-balik Umrah kalau Tinggal di Sini

5 Maret 2024
Daftar Warung Makanan Haram Masakan Babi di Jogja yang Rasanya Sedaaap terminal mojok

Warung Masakan Babi di Jogja yang Bikin Ngiler

30 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah Mojok

Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah 

21 Juli 2026
4 Tempat Bersejarah di Surabaya Barat yang Bisa Dikunjungi biar Nggak Melulu ke Mal

Surabaya Barat: kota dalam kota yang bikin warga aslinya jadi tamu

17 Juli 2026
Gara-gara pada magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri (Unsplash)

Gara-gara semua orang magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri

21 Juli 2026
Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua (Mojok.co/Aly Reza)

Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua

17 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.