Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Naik Bus AKAP? Jangan Lakukan 3 Hal Ini!

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
13 Juni 2022
A A
Bus AKAP (Unsplash.com)

Bus AKAP (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu yang lalu, sebuah video yang cukup mencekam tapi lucu lewat di FYP TikTok saya. Video tersebut berisi tentang sebuah bus AKAP yang ditahan oleh petugas SPBU. Pasalnya, ada penumpang berak di bus ketika berhenti di SPBU. Sudah begitu, nggak ada yang mengaku sudah melakukannya. Alhasil, bus tersebut “ditahan” di SPBU.

Rasa penasaran membawa saya ke bagian dua video tersebut. Lantaran tidak ada penumpang yang cukup kuat menahan malu sudah berak di bus AKAP ketika berhenti di SPBU, semua penumpang memilih patungan demi membayar denda.

ADVERTISEMENT

Berkaca dari “tragedi mencekam” di atas, ternyata masih banyak orang yang belum paham tentang tata tertib naik bus AKAP. Entah karena menggampangkan aturan atau memang sudah tak tertahankan, “oknum” tadi jadi nekat. Padahal, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui ketika naik bus AKAP. 

Mari, sini, saya rangkumkan tiga hal yang sebaiknya jangan dilakukan ketika naik bus AKAP. 

#1 Jangan berak di toilet bus AKAP

Beberapa bus AKAP memang punya toilet di bagian belakang. Namun, fungsinya cuma buat kencing saja, jangan untuk berak. Sudah begitu, ada syaratnya kalau kamu mau kencing. Syarat yang dimaksud adalah kita hanya bisa kencing ketika bus AKAP berjalan. 

Ingat, bus AKAP nggak punya bak penampung layaknya kereta api. Oleh sebab itu, kalau nekat berak, yah, kotorannya akan langsung jatuh begitu saja.

Salah satu contoh nyatanya ya kejadian di SPBU yang saya ceritakan di awal tadi. Bus sedang berhenti di SPBU, kok ya bisa-bisanya ada yang nekat berak. Bayangkan kalau penumpang di bus itu ada yang cepu dan mengatakan siapa pelakunya, ini bakal jadi perkara memalukan yang bukan hanya diingat tujuh hari tujuh malam, tapi tujuh turunan.

Yah, kebelet berak itu manusiawi dan kadang tidak mengenal waktu atau tempat. Namun, jika sedang bepergian, khususnya naik bus AKAP, nggak ada salahnya kalau sudah tidak tahan kita bilang pada sopir untuk berhenti di SPBU. Sopirnya juga bakal ngerti kok, yah gimana, daripada cepirit. Emang paling bener itu kalau naik bus jarak jauh gitu, ngantoingin kerikil kok ya. Hehehe.

Baca Juga:

Pengalaman Naik Bus Putra Remaja dari Jogja Menuju Jambi: Seni Bertahan Hidup Selama 40 Jam di Atas Kursi Rusak yang Menyiksa

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

#2 Jangan mengisi daya powerbank

Bus AKAP zaman sekarang itu sudah canggih. Hampir di setiap kursi disediakan colokan untuk mengisi daya. Jadi, kita nggak perlu khawatir kehabisan daya hape. 

Namun, perlu ingat, colokan itu hanya untuk mengisi daya pada hape saja. Arus listrik sebuah bus itu terbatas. Jadi, nggak bisa digunakan untuk mengecas alat elektronik lainnya dengan daya yang besar. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu nggak mengisi daya powerbank di dalam bus.

Beberapa orang, saking asyiknya bermain hape, kadang suka malas kalau harus mengecas. Jadi, ada saja yang nekat mengecas powerbank di dalam bus. Perkara yang kadang dianggap sepele seperti ini ternyata cukup berbahaya karena bus bisa mengalami kebakaran. Seperti kasus sebuah bus yang pernah terbakar dan disinyalir penyebabnya berasal dari powerbank yang dicas. Meski tak ada korban jiwa, tapi bus mengalami kerusakan.

Memang paling benar itu sebelum kita mengisi daya barang elektronik, sudah semestinya kita mengisi daya intelektual terlebih dahulu. Sehingga ketika sudah ada larangan untuk tidak boleh mengecas powerbank, kita minimal bisa baca dan mengamalkannya. 

#3 Jangan rebahin sandaran kursi sampai full

Kita semua paham bahwa perjalanan jauh itu melelahkan. Duduk di kursi selama berjam-jam itu membuat tubuh kita pegal-pegal. Sehingga, memundurkan sandaran kursi ke belakang adalah privilege buat penumpang biar perjalanannya nyaman.

Namun ingat, penumpang di dalam bus AKAP itu bukan kita sendiri. Yang membayar tiket bus juga bukan cuma kita. Memundurkan sandaran ke belakang mungkin tidak akan berdampak pada kerusakan bus, tidak juga akan dikenakan denda seperti kejadiaan berak di toilet bus. Kamu cuma akan kena sanksi sosial hingga bisa menjadi bahan bakar untuk adu mulut sampai baku hantam dengan penumpang lain.

Orang-orang egois yang mau enaknya sendiri dan tidak peduli dengan orang di belakangnya seperti ini memang tidak pantas naik bus AKAP. Mereka ini bayarnya sama, tapi membuat resah dan tidak nyaman orang lain. Orang-orang seperti ini bahkan kalau ditegur malah nyolot dan ingin dimengerti. Susah pokoknya. 

Saran saja, kalau memang kita itu anak rebahan yang nggak bisa duduk lama di perjalanan, ada baiknya naik truk saja dan bawa kasur sendiri. Jangan naik bus AKAP. Cuma jadi beban.

Penulis: Reni Soengkunie

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 4 Ciri Pengendara Mobil yang Sebenarnya Masih Pemula.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2022 oleh

Tags: berak di busbus AKAPcepirit
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Bus ALS Medan-Jember, Bus dengan Perjalanan Terlama yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Sumatra

Bus ALS Medan-Jember, Bus dengan Rute Perjalanan Terpanjang yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Sumatra

25 Juli 2023
KA Sri Tanjung Memang Murah, tapi Soal Kenyamanan Sepanjang Jogja-Banyuwangi, Bus Mila Sejahtera Juaranya

KA Sri Tanjung Memang Murah, tapi Soal Kenyamanan Sepanjang Jogja-Banyuwangi, Bus Mila Sejahtera Juaranya

22 Februari 2024
Bawah Flyover Jombor, Tempat yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan terminal jombor

Terminal Jombor, Riwayatmu Kini: Dulu Sobat Sejati Pelajar Jogja, Kini Berkawan Sepi

9 Mei 2023
3 Dosa Besar Sopir Bus Antarkota

3 Dosa Besar Sopir Bus Antarkota

14 Juni 2023
Jika Masih Sayang (Nyawa) Dompet Anda, Jangan Pernah Makan di Restoran Rest Area, Pokoknya Jangan! bus akap

Jika Masih Sayang (Nyawa) Dompet Anda, Jangan Pernah Makan di Restoran Rest Area, Pokoknya Jangan!

27 Februari 2024
Jangan Naik Bus Ramayana dari Magelang ke Bekasi, Nanti Bakal Nyesel kayak Saya

Jangan Naik Bus Ramayana dari Magelang ke Bekasi, Nanti Bakal Nyesel kayak Saya

17 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

2 Agustus 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads Mojok.co

4 jasa yang nggak pernah kepikiran bakal ada, tapi saya temukan di Threads

3 Agustus 2026
Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.