Persebaran motor matic dengan kapasitas mesin 150cc makin hari makin banyak. Setiap pabrikan seakan berlomba-lomba mengeluarkan motor matic dengan kapasitas tersebut. Apalagi sejak populernya motor matic gambot atau maxi scooter, yang mana mayoritas punya kapasitas mesin 150 cc ke atas.
Di tengah popularitas motor matic 150 cc, ada satu pertanyaan yang perlu kita jawab bersama. Pertanyaannya adalah, apakah sebenarnya kita butuh dengan motor matic dengan kapasitas mesin sebesar itu? Ada apa dengan motor matic 110 cc dan 125 cc? Apakah keduanya belum cukup untuk mengakomodasi kebutuhan kita semua?
Maka dari itu, tulisan ini mencoba untuk menjawab sekaligus meluruskan perihal ini. Sebagai pembuka, saya ingin memberikan pernyataan bahwa motor matic 150 cc itu sia-sia. Kita tidak benar-benar membutuhkannya, dan harganya pun makin mahal.
Motor matic 125 cc atau bahkan 110 cc sebenarnya sudah cukup
Motor matic itu tujuan awal kemunculannya adalah sebagai solusi praktis berkendara. Maksudnya, motor matic hadir agar para pengendara bisa lebih nyaman berkendara, lebih praktis, dan tidak perlu ganti gigi. Tinggal gas-rem saja. Dengan penggunaan seperti itu, kebutuhan motor matic secara umum tidak perlu kapasitas mesin yang besar.
Motor matic dengan kapasitas mesin 125 cc atau bahkan 110 cc sebenarnya sudah cukup. Apalagi kalau kebutuhannya hanya penggunaan sehari-hari di dalam kota, tidak dipakai untuk trabas alas. Bahkan untuk penggunaan di daerah yang banyak tanjakan dan turunan, kita tidak perlu harus beli motor matic 150 cc. Asalkan motornya sehat dan perawatannya beres, dipakai di medan apa pun bakal aman-aman saja.
Inilah yang membuat motor matic dengan kapasitas mesin 150 cc itu terkesan sia-sia. Kita sebenarnya tidak membutuhkannya. Semua kebutuhan berkendara kita sudah terpenuhi dengan motor kapasitas mesin 110 cc atau bahkan 125 cc.
Harga motor matic 150 cc seharusnya tidak semahal itu
Harga motor matic yang kapasitasnya 150 cc juga semakin mahal. Mahalnya memang bukan yang mahal banget atau sampai overpriced. Hal yang membuat motor matic 150 cc terkesan mahal adalah karena kebutuhan kita akan motor sudah terpenuhi dengan motor matic di bawah 150 cc.
Maksudnya begini. Honda Vario misalnya, sudah sangat tepat dengan mengeluarkan model 125 cc. Itu adalah paduan yang pas, terlebih dengan bodi yang seperti itu. Semuanya pas dan proporsional, lah. Dari segi harga pun juga sudah oke, sekitar 23-25 jutaan. Idealnya, Vario tidak perlu lagi mengeluarkan model lain dengan kapasitas mesin di atas 125 cc yang juga akan menaikkan harganya.
Sayangnya, Vario tetap keukeuh merilis Vario 160 cc. Lihat saja bagaimana jadinya, bodinya jadi terlalu besar, secara kecepatan juga tidak punya pengaruh yang sangat signifikan. Mau dibilang proporsional juga kurang pas. Apalagi kalau dibandingkan dengan Vario 125, bentuknya tidak lebih bagus. Selain itu, harganya juga jadi semakin mahal. Harga motor Honda Vario 160 cc sekarang ada di kisaran 28-31 juta.
Sekarang bayangkan, mengeluarkan uang sekitar 30 jutaan tapi dapatnya cuma Vario 150 cc itu kayak tidak worth it. Rasanya kayak kemahalan aja. Mending beli yang 125 cc dengan harga selisih 5-7 juta lebih murah. Toh, secara performa juga masih mirip, kan?
Soal harga motor ini memang menyebalkan, sebab makin lama makin mahal dan makin susah terbeli. Apalagi in this economy, harga motor matic benar-benar terasa mencekik. Motor matic, mau itu yang kapasitas mesinnya 125 cc atau bahkan 150 cc, harganya seharusnya tidak sampai semahal itu.
Lebih baik untuk model maxi scooter saja sekalian
Motor matic dengan kapasitas mesin 150 cc dan dengan harga 30 juta ke atas sebenarnya bukan sesuatu yang haram. Boleh-boleh saja kalau pabrikan manapun ingin mengeluarkan motor matic seperti ini. Namun, penempatannya jangan di motor matic yang model standar atau model klasik/retro.
Motor matic 150 cc itu sah-sah saja kalau penempatannya di motor matic model gambot (maxi scooter) atau model adventure. Motor matic seperti Yamaha NMAX dan XMAX, serta Honda PCX, dan ADV masih oke saja kalau punya kapasitas mesin 150 cc ke atas. Justru ketika motor model maxi scooter kapasitas mesinnya hanya 125 cc atau bahkan 110 cc juga akan aneh dan tidak maksimal.
Ketika motor itu dibanderol harga 30 juta ke atas juga masih masuk akal. Honda PCX 160 cc dengan harga 35 juta akan terdengar lebih masuk akal kita beli ketimbang Honda Vario 160 cc dengan harga 28-30 juta. Nambah sekian juta pun tidak masalah, asalkan dapat motor yang sekalian bagus dan cocok.
Inilah persoalan yang kita perlu luruskan, bahwa motor matic 150 cc ini terkesan jadi sia-sia dan overpriced. Kita tidak benar-benar membutuhkannya juga, kok. Mungkin akan ada orang yang tidak sepakat dengan argumen ini. Tidak apa-apa juga, toh, tidak ada paksaan dalam tulisan ini. Kalau ada yang merasa bahwa motor matic 150 cc ini tidak sia-sia dan harganya tidak overpriced, ya, silakan saja.
Tapi bagi saya, ya tetap sia-sia dan overpriced.
Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya